PALEMBANG. Lamanqu. Com
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menegaskan dukungannya terhadap percepatan transisi energi yang berkeadilan di wilayah Sumatera Selatan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, Herryandi Sinulingga AP , bersama Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba, Oktarizal, saat menghadiri Forum Dialog bertajuk “ Memperkuat Inisiatif dan Kebijakan Transisi Energi Berkeadilan di Sumatera Selatan” yang diselenggarakan oleh ICEL dan EITI Indonesia dan Kementerian ESDM RI di Hotel Herper Kamis (16/4).
Kehadiran dua pimpinan OPD kunci dari Kabupaten Muba ini menunjukkan keseriusan daerah dalam menyinergikan aspek lingkungan hidup dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi perubahan peta industri energi.
Dukungan Penuh Kabupaten Muba
Dalam kesempatan tersebut,
Herryandi Sinulingga AP Selaku Kadisnaketrans Muba menyampaikan komitmen strategis Pemkab Muba untuk mengawal kebijakan ini agar tidak hanya berdampak pada kelestarian alam, tetapi juga kesejahteraan para pekerja.
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif dan kebijakan transisi energi ini. Bagi Muba, transisi energi bukan sekadar peralihan teknologi, melainkan bagaimana kita memastikan tenaga kerja lokal kita siap beradaptasi. Kami ingin transisi ini bersifat ‘berkeadilan’, artinya ada perlindungan bagi pekerja di sektor energi lama dan terbukanya peluang lapangan kerja baru yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi putra-putri daerah Muba,” ujar Herryandi.
Sinergi Lingkungan dan Kebijakan
Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala DLH Muba, Oktarizal menekankan pentingnya regulasi daerah yang selaras dengan visi transisi energi nasional. Menurutnya, Muba memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan yang harus dikelola dengan kebijakan lingkungan yang ketat namun pro-investasi hijau.
Poin-Poin Utama Forum:
Akselerasi Kebijakan: Mendorong regulasi yang mendukung investasi energi terbarukan di Sumatera Selatan.
Transisi Berkeadilan: Memastikan masyarakat lokal dan pekerja tidak terdampak secara negatif oleh pergeseran industri.
Kolaborasi Multipihak: Memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, organisasi sipil seperti ICEL, dan lembaga internasional seperti EITI.
Dengan partisipasi aktif ini, Kabupaten Muba diharapkan terus menjadi pionir di Sumatera Selatan dalam mengimplementasikan kebijakan energi masa depan yang ramah lingkungan dan inklusif secara ekonomi.
(Yanti/ril)










