SOLO. Lamanqu. Com
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mematangkan langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja profesional yang siap diterjunkan ke industri migas sesuai kebutuhan Industri migas nasional maupun internasional, Melalui kolaborasi intensif dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, dengan Disnakertrans Muba menggelar rapat finalisasi kerja sama pelatihan dan sertifikasi bagi generasi Muda Muba di Hotel Alana, Solo, 7-8 April 2026.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam sinkronisasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta penandatanganan dokumen kontrak swakelola untuk Batch 1, sekaligus merancang keberlanjutan program pada Batch 2.
Pendidikan Vokasi Sebagai Senjata Melawan Pengangguran dan Entaskan Kemiskinan
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan setiap investasi pendidikan memiliki dampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.
“Langkah ini adalah instruksi langsung dan tindak lanjut dari program Keluarga Maju yang digagas oleh Bupati Muba HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Muba Kiai Abdur Rohman Husen. Kami tidak hanya sekadar memberikan pelatihan, tapi memberikan ‘tiket’ berupa sertifikasi kompetensi nasional agar generasi muda Muba menjadi unggul di sektor Migas.
SDM adalah investasi masa depan; dengan membekali generasi muda muba dengan keahlian khusus, berarti kita sedang berproses memutus mata rantai kemiskinan dan pengangguran di Muba untuk masa yang akan datang, dan kami juga berharap generasi unggul muba bisa menjadi pelaku pekerja migas di daerah sendiri dan peruhaaan migas nasional kedepannya,” Ujar Sinulingga.
Apresiasi dari PPSDM Migas
Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap visi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Muba yang sangat peduli terhadap pengembangan SDM melalui jalur vokasi.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh terobosan program Keluarga Maju Bapak Bupati HM Toha Tohet dan Bapak Wabup Kiai Abdur Rohman Husen. Sangat jarang ada daerah yang memiliki komitmen sekuat ini dalam mendorong pendidikan vokasi yang bersertifikasi bagi warganya. Ini adalah langkah cerdas dan konkret dalam membangun daerah. Kami siap bersinergi untuk memastikan generasi muda Muba memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional dan layak mengisi posisi strategis di industri energi,” ungkap Waskito dan selain dianggarkan di APBD Muba di Tahun anggaran 2026, Kami Juga Telah mensuport program ini di mana awal tahun 2026 tadi kami telah mendidik 15 Orang Generasi Muda Muba melalui dana APBN PPSDM Cepu, itulah bukti kongkrit kami mendukung program Keluarga Maju Pemkab Muba melalui APBN dan kedepan tetap bersinergi dengan Disnaketrasn muba mencetak generasi unggul muba baik melalui APBD dan APBN,” Tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung dua hari ini mencakup agenda teknis yang padat, mulai dari paparan kebutuhan pelatihan hingga penyelesaian draf kontrak kerja sama dan Penandatangan PKS Tahun 2026 guna memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan transparan.” Ujarnya.
(Yanti/ril)










