• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Juli 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Reporter YN
7 Januari 2026
Toga Hitam Chairul S Matdiah
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Sosok advokat senior sekaligus legislator, Chairul S Matdiah, SH, MHKes, bersiap meluncurkan karya literatur terbarunya yang bertajuk Di Balik Toga Hitam. Buku ini menjadi catatan penting bagi dunia hukum Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan (Sumsel), yang memotret realitas pahit-manis perjuangan seorang pengacara selama puluhan tahun berkarier.

Melalui buku ini, Chairul tidak hanya berbicara sebagai praktisi hukum, tetapi juga sebagai penyambung lidah masyarakat kecil. Ia membuka tabir tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik megahnya jubah toga hitam yang ia kenakan.

“Toga hitam yang saya pakai mungkin terlihat kaku, namun di baliknya ada tanggung jawab moral yang sangat cair dan menyentuh setiap sendi kehidupan manusia. Buku ini adalah saksi bahwa keadilan harus diperjuangkan, bukan ditunggu,” ujar Chairul S. Matdiah.

Sebelumnya, Chairul S Matdiah sudah meluncurkan buku biografi berjudul Jejak Penjual Kopi yang ditulis oleh Ferly Marison. Buku itu sudah dilaunching pada, Sabtu (23/8/2025) di Aryaduta Hotel Palembang.

Chairul mengatakan, buku Di Balik Toga Hitam akan memberikan perspektif baru mengenai dunia hukum di Indonesia. Buku ini bukan sekadar catatan kasus, melainkan sebuah narasi mendalam tentang perjuangannya sebagai pengacara dalam mencari keadilan di tengah labirin hukum yang sering kali dingin dan kaku.

Judul Di Balik Toga Hitam dipilih untuk melambangkan apa yang tidak terlihat oleh publik saat seorang pengacara berdiri di depan hakim. Jika selama ini pengacara identik dengan ketegasan dan retorika di ruang sidang, buku ini justru menyoroti dilema moral tentang pertarungan batin antara nurani dan profesionalisme saat menangani kasus-kasus pelik.

Pengorbanan personal seperti waktu, keluarga, hingga ancaman keselamatan yang sering kali menjadi “harga” yang harus dibayar. Kemudian sisi humanis klien tentang kisah-kisah rakyat kecil yang mencari secercah harapan di tengah sistem yang rumit.

“Saya ingin mematahkan stigma bahwa hukum hanya milik mereka yang berkuasa. Saya ingin mengajak pembaca mengikuti perjalanan dari meja hijau hingga ke pelosok daerah, di mana keadilan sering kali harus dijemput dengan keringat dan air mata,” katanya.

“Toga hitam ini bukan sekadar seragam. Ia adalah beban tanggung jawab. Di baliknya ada detak jantung yang berdegup kencang setiap kali kami memperjuangkan nasib seseorang,” Chairul menambahkan.

Chairul mengatakan, menjadi pengacara bukan sekadar tampil perlente di ruang sidang. Di balik kemegahan retorika mereka, ada jam-jam panjang yang dihabiskan untuk riset, diskusi malam yang melelahkan, dan pergulatan batin tentang apa itu keadilan yang sebenarnya.

“Di Balik Toga Hitam bukan hanya tentang profesi, melainkan tentang manusia yang mencoba menyeimbangkan antara hukum tertulis dan keadilan nurani,” katanya.

Chairul mengungkapkan bahwa motivasi menulis buku ini adalah untuk memberikan edukasi sekaligus inspirasi.

“Banyak orang mengira pengacara itu hanya soal menang perkara dan uang. Lewat buku ini, saya ingin bilang bahwa hukum itu punya hati. Ada tangis yang harus kita hapus dan ada hak yang harus kita jemput,” ujar Chairul dengan nada rendah namun penuh penekanan.

Buku ini juga menyisipkan pesan kuat bagi generasi muda di Sumsel agar tidak takut bermimpi menjadi penegak hukum yang jujur. Baginya, menjadi pengacara adalah panggilan jiwa, bukan sekadar profesi mencari nafkah.

Tags: karya literaturToga Hitam
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bintang Sumsel Bersinar Nasional, Daeng Supriyanto Pimpin Urusan Umum KSMI

Next Post

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Jalin Silaturahmi Pegiat Layangan Bertandang Ke Kosgoro Kota Palembang

Dari Rumah Nyaris Tak Layak Huni( RTLH)hingga Pos Kamling untuk Warga, Pra TMMD Kodim 0418/Palembang Hadir Membawa Harapan Baru

Nonton Bareng Festa Rakyat Nusantara 2026 Nusantara Piala Dunia 2026, Kodim 0418/Palembang Pererat Kebersamaan TNI dan Masyarakat

SHM Indonesia Sumsel Telah Kontribusi Berikan Medali, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan

Kodim 0418/Palembang Meriahkan Pesta Rakyat Nusantara 2026 dengan Nonton Bareng Perempat Final Piala Dunia 2026

Relawan Pertamina Peduli Sumbang Paket Sekolah Baru Untuk 110 Siswa, Nyalakan Mimpi Masa Depan

Dukung Program Palembang Peduli, Kecamatan Sako Gelar Bimtek dan Konsultasi Hukum Gratis

Pilu di Sudut Kota Palembang, Janda Empat Anak Bertahan Hidup di Rumah Nyaris Roboh, Berharap Uluran Tangan Pemerintah

Muhammad Rolan: Rutan Pakjo Terus Berbenah, Perkuat Pelayanan Publik dan Pembinaan Warga Binaan

Berita Populer

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

PERSADIN Berisi Orang-Orang Hebat Didalamnya, Berikut Beberapa Hal Diungkapkan

PERSADIN Berisi Orang-Orang Hebat Didalamnya, Berikut Beberapa Hal Diungkapkan
Reporter YN
6 Juli 2026

Jakarta,LamanQu.Com-Persatuan Advokasi Indonesia (PERSADIN) menegaskan komitmennya memperkuat kualitas profesi advokat melalui transformasi organisasi yang lebih profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In