• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, April 27, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Serba Serbi Discovery

Cacar Monyet di Luar Wilayah Endemik

Reporter lian
21 September 2025
Cacar Monyet, Endemik, Virus
Bagikan ke Whatsapp

LamanQu.Com – Di tengah pandemi yang belum usai, sebuah nama penyakit baru kembali mencuat dan menarik perhatian dunia, cacar monyet atau monkeypox. Meski bukan virus baru, kemunculan kembali dan penyebarannya yang meluas di luar wilayah endemik telah memicu kekhawatiran. Namun, sebelum panik, mari kita pahami apa sebenarnya cacar monyet ini, bagaimana cara kerjanya, dan yang terpenting, bagaimana kita bisa melindungi diri kita.

Apa Itu Cacar Monyet?

Cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus monkeypox, anggota dari keluarga virus Orthopoxvirus, sama seperti virus cacar (smallpox), meskipun cacar monyet jauh lebih ringan.

  • Bukan dari Monyet Saja: Meskipun namanya “cacar monyet”, virus ini sebenarnya ditemukan pertama kali pada monyet di laboratorium pada tahun 1958. Namun, hewan pengerat seperti tikus dan tupai di Afrika Barat dan Tengah adalah inang utama virus ini di alam liar.
  • Zona Endemik: Secara historis, cacar monyet sebagian besar ditemukan di daerah terpencil di Afrika Barat dan Tengah, terutama di dekat hutan hujan tropis. Kasus-kasus di luar Afrika biasanya terkait dengan perjalanan atau kontak dengan hewan yang terinfeksi.

Mengenal Gejala dan Penularan Cacar Monyet

Mengetahui gejalanya adalah langkah pertama dalam perlindungan diri.

  • Gejala Awal (1-5 hari):
    • Demam tinggi mendadak
    • Sakit kepala parah
    • Nyeri otot dan punggung
    • Kelelahan ekstrem
    • Pembengkakan kelenjar getah bening – ini adalah ciri khas cacar monyet yang membedakannya dari cacar air.
  • Ruam Kulit (1-3 hari setelah demam):
    • Ruam akan muncul, dimulai dari wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk telapak tangan dan kaki.
    • Ruam berkembang dari bintik merah datar, menjadi benjolan berisi cairan bening, lalu berisi nanah, dan akhirnya mengering menjadi koreng atau keropeng yang akan mengelupas.
    • Proses ini bisa memakan waktu 2-4 minggu.
  • Bagaimana Virus Menyebar?
    • Kontak Langsung Jangka Panjang: Penularan utama adalah melalui kontak fisik yang sangat dekat dan berkepanjangan dengan seseorang yang terinfeksi, terutama dari lesi kulit atau cairan tubuhnya.
    • Tetesan Pernapasan Besar: Droplet besar saat batuk atau bersin, namun ini membutuhkan kontak tatap muka yang sangat dekat.
    • Kontak dengan Benda Terkontaminasi: Menyentuh pakaian, seprai, atau handuk yang telah digunakan oleh orang yang terinfeksi.
    • Dari Hewan: Kontak dengan hewan yang terinfeksi (gigitan, cakaran, atau mengonsumsi daging hewan liar yang tidak dimasak).

Melindungi Diri: Langkah Pencegahan yang Efektif

Kabar baiknya adalah cacar monyet tidak menyebar semudah COVID-19. Ada langkah-langkah sederhana namun efektif yang bisa kita lakukan.

  • Hindari Kontak Dekat: Jauhi kontak fisik yang erat dan berkepanjangan dengan siapa pun yang memiliki ruam mencurigakan atau gejala cacar monyet.
  • Praktikkan Kebersihan Diri: Sering mencuci tangan dengan sabun dan air, atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol.
  • Hati-hati dengan Hewan: Hindari kontak dengan hewan sakit atau bangkai hewan di daerah endemik. Jangan mengonsumsi daging hewan liar yang tidak dimasak dengan benar.
  • Edukasi Diri: Kenali gejala-gejala cacar monyet. Jika Anda mengalami gejala serupa, segera konsultasikan dengan dokter dan lakukan isolasi diri.

Cacar monyet memang membutuhkan perhatian, tetapi dengan pemahaman yang benar dan tindakan pencegahan yang tepat, kita bisa mengendalikannya. Ini adalah pengingat bahwa dunia terus berinteraksi dengan patogen baru, dan kesiapsiagaan kita adalah kunci. Jangan panik, tapi tetap waspada dan jadilah bagian dari solusi.

Tags: Cacar Monyetpenyakit langkaVirus Monkeypox
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kriminalisasi DR Wijang Berlanjut, DR Wijang Diperiksa Polrestabes

Next Post

Dalam Rangka HUT TNI Ke 80, Koramil 418-08/Sako Dukung Kegiatan Donor Darah dan Pengobatan

lian

Info Terkait

Aneurisma Otak, penonjolan pembuluh darah otak

Sekda Serahkan Bantuan Untuk Gendhis

13 Agustus 2021

Berita Terbaru

DPRD Palembang Dapil II Geram Saat Sidak Bangunan Diduga Tak Berizin di Jalan Balayudha

Diduga Picu Banjir, DPRD Palembang Dapil II Tegur Manajemen Mitra 10

Sinergi TNI, Polri, Pemda dan Warga Percepat TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Desa Puro Kecamatan Karangmalang

Dari Palembang untuk Indonesia, The Robin Optimis Lagu “Kehangatan Pria Lain” Digemari Pecinta Musik Tanah Air

Dari Palembang untuk Indonesia, The Robin Optimistis Lagu “Kehangatan Pria Lain” Digemari Pecinta Musik Tanah Air

Disnakertrans Muba Mengeluarkan Teguran Tertulis PT. Muba Global Lestari dan PT.Guthrie Pecconina Indonesia

Reses DPRD Palembang Dapil VI di BPN Palembang Soroti Terkait Sengketa dan Validasi Tanah

Jejak Mayjen TNI Kosasih dari Marbot Masjid, Kini Jadi Pangdam III Siliwangi

Reses Dapil II DPRD Palembang: Mie Gacoan Dinilai Bantu Kurangi Pengangguran di Alang-Alang Lebar

Berita Populer

IKA KSMA Ada Dibeberapa Daerah Di Indonesia, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan

IKA KSMA Ada Dibeberapa Daerah Di Indonesia, Berikut Beberapa Pesan Disampaikan
Reporter YN
19 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M...

Read more

Chairul S Matdiah : Gubernur adalah Wajah Provinsi, Fasilitas Sesuai Kebutuhan Tugas

Chairul S Matdiah : Gubernur adalah Wajah Provinsi, Fasilitas Sesuai Kebutuhan Tugas
Reporter YN
19 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Chairul S Matdiah, angkat bicara terkait dinamika rencana pengadaan mobil dinas senilai...

Read more

Gubernur Herman Deru Ajak Mahasiswa Gunakan AI Secara Bijak

Lomba Video AI
Reporter YN
19 April 2026

Palembang, LamanQu.Com - Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengajak para mahasiswa untuk menggunakan Artificial Intelligence (AI) secara bijak....

Read more

Enam Kandidat Ketua DPC PKB Palembang Siap Jalani Uji Kelayakan

Enam Kandidat Ketua DPC PKB Palembang Siap Jalani Uji Kelayakan
Reporter YN
19 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palembang yang digelar pada Sabtu malam (18/4/2026) menghadirkan terobosan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In