• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Sebagai Tangga Kesuksesan

Reporter YN
14 Maret 2025
Sebagai Tangga Kesuksesan
Bagikan ke Whatsapp

Oleh: Aisyah Sekar Sari


Palembang, LamanQu.Com – Menjadi seorang guru tidak cukup hanya memposisikan diri sebagai pengajar atau mengajarkan anak didik, tetapi juga siap menjadi pelajar siap untuk belajar. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tugas pokok seorang guru adalah mengajar. Guru mengajar berarti ia mentransferkan ilmu yang sudah ia pelajari sebelumnya kepada para siswa. Mengajar tidak hanya mentransferkan ilmu saja, melainkan juga sikap dan perilaku terhadap siswa sehingga terciptanya pendidikan karakter dan bisa diteladani oleh para siswa. Di sini seorang guru harus menjadi role of model bagi para siswa.

Mengajar juga berarti mendidik, mengarahkan dan menuntun para siswa berjalan pada koridor yang sesuai dengan aturan yang sudah disepakati secara bersama. Tentu kita pernah mendengar komentar lepas bahwa guru adalah orang tua kedua dari para siswa di sekolah. Karena ia adalah orang tua, maka rasa kasih sayang harus dimainkan oleh seorang guru di lingkungan sekolah.

Guru mengajar tidak serta merta memposisikan diri sebagai tokoh yang otoriter. Menganggap diri yang paling benar dan sangat kaku bahkan harus enggan untuk menerima saran dari para siswa. Guru dalam tugasnya sebagai pengajar harus siap dan bersedia untuk menerima kritikan. Di sinilah letak kebijaksanaan seorang guru. Bahkan pada titik inilah konsep guru belajar diterapkan. Seorang guru memiliki sikap lapang dada dan kemauan kuat untuk belajar dari orang lain, khususnya dari para siswa. Tidakkah kita harus berpikir secara cermat bahwa profesi yang terjadi atau cita-cita generasi yang tercapai itu karena adanya seorang pengajar, adanya didikan dari seorang guru? Ya, fakta yang terjadi memanglah benar. Tidak ada profesi yang akan terjadi jika tidak di landasi oleh motivasi dan didikan. Guru adalah landasan terciptanya profesi generasi-generasi penerus bangsa.

Tidakkah seharusnya kita menghadiakan mereka dengan doa-doa kebajikan atas perjuangan, penilaian dan ketegasan mereka. Bukankah mereka yang selalu rela untuk menjadi tangga kesuksesan bagi para siswa. Beri mereka kebebasan untuk merasakan hasil dari perjuangan yang telah mereka lakukan. Bukan kebebasan untuk melepas kepenatan akan lingkungan sekolah, bukan juga bebas untuk melakukan tindakan tak patut, tapi beri mereka kebebasan dalam menikmati hasil dari perjuangan mereka yang tak terbayarkan besar jasanya.

“Guru indonesia yang tercinta, tugas anda adalah yang termulia dan yang tersulit. Anda di tugaskan untuk membentuk masa depan bangsa. Tetapi lebih sering diberi aturan daripada pertolongan. Anda ingin membantu murid yang tertinggal di kelas, tetapi waktu anda habis mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul potensi anak tidak bisa di ukur dari hasil ujian tapi terpaksa mengejar angka karena di desak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya tapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu pertualangan. Anda frustasi karena anda tahu, di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi yang akan menentukan kesuksesan anak. Bukan kemampuan menghafal. Anda tahu setiap anak punya kebutuhan yang berbeda. Namun keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi tapi anda tidak diberikan kepercayaan untuk berinovasi. Perubahan tidak bisa di mulai dari atas, semuanya berawal dan berakhir dengan guru,” Mendikbud Nadiem Makarim, 25 November 2019.

Terkadang sekelompok guru berorasi untuk menuntut keadilan, tetapi sulit diperdulikan. Mereka bukan meminta kebebasan untuk memperkecil tanggung jawab, melainkan mereka hanya menuntut untuk kesejahteraan agar terciptakan potensi dan semangat berprofesi. Percayalah mereka adalah tangga bagi kita untuk mencapai kesuksesan.

Tags: perilaku terhadap siswatugas pokok seorang guru
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ribuan Siswa SMA/SMK Negeri Se-Kota Palembang Mengikuti Pesantren Ramadhan di SMAN 5 Palembang, PLT Kadisdik Sumsel Sampaikan Ini

Next Post

Ahsanul Amali ST Kembalikan Formulir Balontum BPC HIPMI Palembang Periode 2025-2028

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

Tiga Bis Rombongan Peserta Mengunjungi Destinasi Wisata, Berikut Disampaikan Ketua DPD Astindo Sumsel

Kreativitas Siswa SMKN 4 OKU, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Disdik Sumsel Buka Ruang Inovasi bagi Pelajar SMK, Karya Siswa Didorong Jadi Solusi

Bicara Soal Pendidikan, Diknas Dan Komisi IV DPRD Kota Serta KOSGORO 1957 Gelar Diskusi Lintas Lembaga

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Pelantikan KPSTI Sumsel 2026–2030, Imam Mustakim Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Bangsa

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In