• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Oktober 2, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Jatim

Penyebar Berita Bohong Tentang Meninggalnya Wisatawan Pada Insiden Pelemparan Bus Pariwisata Berhasil Diamankan

Reporter IB
6 Mei 2023
penyebar berita bohong, bus pariwisata, wisatawan meninggal, Tiktok LAVANA TRANS
Bagikan ke Whatsapp

Banyuwangi, lamanqu.com – Satreskrim Polresta Banyuwangi bergerak cepat mengamankan pelaku penyebar berita bohong yang menyebut adanya wisatawan meninggal akibat insiden pelemparan batu terhadap bus pariwisata di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Kamis (4/5/2023).

Penyebaran video Tiktok berisikan narasi adanya korban meninggal dunia akibat pelemparan batu terhadap kendaraan Bus di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi itu, AU AMINUDDIN, 44 tahun, Pedagang/Sopir, Alamat Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Video tersebut di upload pada Tanggal 1 Mei 2023 di tempat wisata Bukit Sekipan dengan alamat Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah.

Dugaan tindak pidana menyebarkan berita bohong atau kabar tidak pasti yang dapat menyebabkan keonaran tersebut diunggah di akun Tiktok LAVANA TRANS milik pelaku.

Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa melalui Kasatreskrim Kompol Agus Sobarnapraja menjelaskan, bahwa pada tanggal 1 Mei 2023 sekira pukul 12.00 Wib pelaku mendapatkan sebuah file video dari Grup Whatsapp DKM (Driver Kota Malang) dengan peserta yang berjumlah 215 peserta yang dikirim ke grup.

“Bahwa video dimaksud adalah video yang berdurasi 46 detik dengan suara laki – laki berisi “ bro korbane sakmene ambane lho bro, siji loro telu papat limo enem pitu wolu sing kenek gur siji tok, songo sepuluh Elf nemen, sing mburi iki dibandem kaget nabrak uwong ninggal, Wongsorejo arep mlebu Ketapang ati – ati (Bro korbannya banyak sekali lho bro, Satu Dua Tiga Empat Lima Enam Tujuh Delapan yang kena Cuma Satu, Sembilan Sepuluh Elf Parah, ini yang belakang dilempar terkejut nabrak orang meninggal, Wongsorejo mau masuk Ketapang hati – hati),” ujarnya menirukan seperti di WAG.

Kompol Agus mengatakan, bahwa berdasarkan video tersebut pelaku mengartikan telah terjadi pelemparan batu terhadap kendaraan bus yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia.

Sehingga pada tanggal 1 Mei 2023 sekira pukul 13.10 Wib pelaku mengunggah video tersebut di akun Tiktok LAVANA TRANS dengan melakukan editing dan menambahkan narasi tulisan dan lisan Puluhan armada pariwisata dilempari batu di Wongsorejo Banyuwangi 1 orang meninggal.

Pelaku juga menyebut kejadian pukul 01.00 tanggal 1 Mei 2023 dan meminta memviralkan agar pelaku ditangkap.

Pelaku dalam mengunggah video di akun Tik Tok tersebut menggunakan handphone miliknya, pelaku sebelumnya tidak pernah melakukan pengecekan terhadap kebenaran informasi dalam video tersebut. Pelaku percaya terhadap informasi tersebut karena dikirim oleh teman sesama driver di grup whatsapp.

“Video di akun tiktok pelaku telah dilike (Disukai) oleh 4507 akun tiktok, dikomentari 887 akun titktok, disimpan 272 akun dan dilihat oleh 168,5K akun,” kata Kompol Agus.

Kompol Agus menambahkan, bahwa pelaku telah menyadari dan mengaku bersalah serta menyesali perbuatannya karena menambahkan narasi dalam video yang telah disebarkan padahal tidak sesuai fakta sebenarnya.

Pelaku juga telah menghapus video tersebut dari akun Tiktoknya serta membuat pernyataan permintaan maaf secara tertulis dan video serta membuat video klarifikasi meluruskan informasi yang keliru tersebut.

“Terhadap persoalan tersebut demi kemanfaatan hukum penyidik tidak memperkarakan lebih lanjut, kasus pelemparan Bus telah dibentuk Timsus gabungan Polsek dan Polresta untuk mengusut tuntas perkara tersebut.” tegas Kompol Agus

Tags: penyebar berita bohongVideo Tiktokwisatawan meninggal
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bakal Calon Walikota Palembang Charma Afrianto Hadiri Acara Milad RMPN Ke-3 Tahun

Next Post

Pelaku Penusukan Di Perkebunan PTPN XII Berhasil Diamankan

IB

Info Terkait

Polresta Banyuwangi

Polresta Banyuwangi Selidiki Akun Penyebar Berita Bohong Polisi Terima Suap Soal Battle Sound

8 April 2024

Berita Terbaru

Klarifikasi Tak Temukan Titik Temu, Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Siapkan Langkah Hukum

Kuasa Hukum Irza Prasetya Walk Out, Persoalkan Dakwaan hingga Independensi Majelis Hakim

Capacity Building KDEKS Sumsel, Langkah Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah di Daerah

Diduga Tipu Korban Hingga Rp 488 Juta, Oknum Bhayangkari WNS Dilaporkan ke Polrestabes Palembang

Lebih dari Sekadar Makan, Meja Makan Kembali Menjadi Ruang untuk Berkumpul

Danlanud Smh Menerima Kunjungan Tim Sosialisasi Binkonsos dengan Komponen Bangsa TA.2026 dari Pusterau

Kepengurusan MTI Sumsel Sah Dikukuhkan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Kepala Rutan Palembang Perkuat Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri melalui Kunjungan Silaturahmi

Perkuat Sinergitas dan Keamanan, Kepala Rutan dan Kalapas Palembang Silaturahmi dengan Kapolrestabes

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In