• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 9, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Gubernur Sumsel Hadiri Pembukaan Musyawarah UKM dan IKM Nusantara

Reporter Editor Sumsel
25 November 2022
Musyawarah UKM
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Pembukaan Musyawarah UKM dan IKM Nusantara di Palembang dilaksanakan di Hotel Novotel, Jumat (25/11/2022). Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Herman Deru mengatakan, ada tiga aspek yang menjadi kendala utama para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bersaing dalam pasar pemerintahan. Yakni, masalah itu adalah kurangnya permodalan. Sebagian besar pelaku UMKM merupakan mereka para mantan pekerja yang memutuskan berwirausaha dengan modal pas-pasan. “Modal kecil ini tentu akan menjadi kendala bagi mereka untuk bersaing dengan para pengusaha menengah atau besar,” ujarnya.

“Memang banyak fasilitas permodalan yang tersedia, misalnya saja Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi tidak banyak yang mengetahui cara mendapatkan akses tersebut karena mereka dinilai belum bankable,” tambah Herman Deru.

Dia menerangkan, memang banyak fasilitas permodalan yang tersedia, misalnya saja Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi tidak banyak yang mengetahui cara mendapatkan akses tersebut karena mereka dinilai belum bankable.

“Akhirnya pengusaha mula meminjam dari rentenir dengan bunga yang mencekik. Ketika usaha mereka tidak lancar, akhirnya gulung tikar,” ucapnya.

Masalah lain, lanjut Herman Deru, adalah kendala keterampilan. Banyak pengusaha pemula yang masih belum konsisten dalam menciptakan produk yang berkualitas. Ketika memproduksi barang lebih besar tanpa pendampingan, dikhawatirkan barang yang diciptakan akan menurun.

Karena itu, perlu ada pelatihan lanjutan agar produk mereka terstandardisasi termasuk mendaftarkan produknya dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Yang paling utama adalah masalah akses pasar. Masih banyak pengusaha mula yang belum mampu menembus akses pasar termasuk instansi pemerintah yang anggaran dananya bersumber dari APBN, APBD, atau BUMN.

Padahal, pangsa pasar di sana sungguh besar secara nasional saja mencapai Rp 400 triliun. Kendala ini diamini Direktur CV Kausa Lestari Juta yang membuka usaha minuman fermentasi bernama Promic hasil fermentasi buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Bahkan karena kandungan probiotiknya, minuman ini bisa digunakan untuk mengolah sampah organik agar bisa dijadikan pupuk yang baik bagi masyarakat. “Terus terang saya sedang mencari informasi,” ujarnya.

Dia yakin produk buatannya tersebut sesuai dengan program pemerintah untuk mengelola sampah sejak dari rumah.

Hal serupa disampaikan Maulidia yang membuka usaha sayur organik sejak 2016. Ia pun sampai sekarang masih menjual produknya berupa bayam, selada, dan kangkung pakcoy organik secara konvensional, yakni dikirim ke pasar-pasar. “Kami juga memasarkan produk ini ke media sosial,” ucapnya.

Cuma dirinya belum berhasil untuk masuk ke institusi pemerintahan karena tidak ada pendampingan. Maulidia berharap ke depan ada pelatihan atau akses bagi pengusaha mula sepertinya untuk bisa masuk ke pasar pemerintahan termasuk peluang untuk ekspor.

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumsel Amiruddin menuturkan, pihaknya terus membangun sistem yang dapat menghubungkan UMKM dengan E-Katalog.

Hal itu bertujuan tidak lain untuk memperluas jangkauan pasar. Misalnya, memperbolehkan usaha pribadi untuk masuk ke E-Katalog hanya dengan melampirkan Nomor Induk Berusaha dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pribadi pada E-Katalog lokal Sumsel.

Amiruddin menuturkan, merangkul para UMKM menjadi prioritas saat ini karena pemerintah sudah berkomitmen menganggarkan 40 persen dari total belanja pemerintahan kepada UMKM utamanya produk lokal. “Untuk di Sumsel pemerintah sudah menganggarkan Rp 3,4 triliun belanja untuk UMKM,” tandasnya.

Tags: Kredit Usaha Rakyatmeminjam dari rentenirmengelola sampahPembukaan Musyawarah UKM
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketua PHDI Jawa Barat Sebagai Narasumber Orientasi Pendidikan Karakter Siswa Pasraman

Next Post

Silaturahmi dengan Warga Desa Gajah Muda Muba Lewat Peringatan Maulid Nabi

Editor Sumsel

Info Terkait

Pemberian KUR Mikro

Kejati Sumsel Lakukan Penyidikan Dugaan Tipikor Pemberian KUR Mikro dan Pengelolaan Aset Kas Besar Pada Bank Plat Merah di Kacang Pembantu Semendo

11 November 2025
Job Fair Akbar Sumsel

Ayo Buruan Ikuti Job Fair Akbar Sumsel, Ada 1000 Lowongan Kerja

18 Oktober 2022
pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Laskar Merah Putih

Herman Deru Dorong Ormas dan Komunitas Gencarkan Vaksinasi Covid bagi Warga Sumsel 

4 September 2021

Berita Terbaru

Aksi Cepat Tim Kesehatan Klinik Pratama Kartika 25 Sragen Tangani Peserta Ketarunaan TMMD Reguler ke-128

Melalui Program SENYUM, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Terus Tebar Kepedulian untuk Masyarakat

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tegaskan Razia Lapas Dilakukan Rutin

Air Kehidupan Mengalir dari TMMD, Wasev Tinjau Sumur Bor dan Tanam Harapan di Pelemgadung

Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel

Brigjen TNI Joni Pardede Tinjau RTLH Milik Janda Pencari Pasir dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen

Kadisdik Sumsel Bahas Sekolah Berkekhususan dalam SPMB 2026, Ada Syarat Nilai Tertentu

Tim Wasev Meninjau Secara Langsung Kegiatan Pemberian Paket Sembako dan Peduli Anak Stunting

Antusias Warga Sambut Jendral Bintang 1 dilokasi TMMD Reg Ke-128 Kodim 0725/Sragen

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Percepat Reforma Agraria, DPR RI Segera Bentuk Command Center Penanganan Konflik

Reforma Agraria
Reporter lian
2 Mei 2026

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa DPR RI akan membentuk pusat komando atau command center khusus. Selain...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In