• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dies Natalis ke-67 Unpar Bandung, Presiden Bicara Implementasi Pancasila dalam Penanganan Pandemi

Reporter UMR
17 Januari 2022
dies natalis unpar bandung
Bagikan ke Whatsapp

Bandung, lamanqu.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan pada acara Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) Unpar, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 17 Januari 2022. Dalam pidatonya, Presiden menyebut bahwa implementasi Pancasila berupa gotong royong seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam penanganan pandemi di Indonesia.

“Saya lihat betul implementasi dari Pancasila itu ada, masih kuat sekali kegotong-royongan kita. Itu yang tidak dimiliki negara lain. Banyak yang kaget kenapa Indonesia bisa tahu-tahu turun dari 56 ribu ke hanya angka-angka seratusan, ya kuncinya di situ. Semuanya bergerak, pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi-organisasi rakyat, perangkat kita yang sampai ke bawah semuanya,” ujar Presiden.

Implementasi Pancasila

Presiden bersyukur bahwa angka kasus harian 56 ribu yang sempat terjadi di pertengahan bulan Juli 2021 kini telah menurun drastis di rentang ratusan kasus saja. Per hari kemarin (16/01/2021), angka kasus harian Covid-19 nasional tercatat 855 kasus saja.

“Kenapa kita bisa menurunkan drastis dari 56 ribu ke angka seratusan? Itu karena kita memiliki yang namanya gotong royong, Pancasila kita ada di situ. Negara besar tidak memiliki. Mereka tidak mempunyai bahwa rakyat di desa, rakyat di RT, rakyat kita di RW mau memberikan rumahnya untuk isolasi, untuk karantina, yang berpunya mau memberikan sembako kepada yang baru kesusahan karena pandemi,” jelasnya.

Terkait dengan vaksinasi, Kepala Negara menuturkan bahwa saat ini 30 provinsi telah mencapai target vaksinasi di atas 70 persen, dengan total dosis vaksinasi Covid-19 secara nasional telah mencapai 297,5 juta dosis. Menurutnya, capaian tersebut bukanlah sesuatu yang mudah terutama jika mengingat tantangan geografis yang dimiliki oleh Indonesia.

“Menyuntikkan 297 juta kali ke 17 ribu pulau, 514 kabupaten dan kota, 34 provinsi bukan barang yang mudah. Ada yang harus naik perahu, ada yang harus naik sepeda motor untuk naik ke gunung, bukan barang yang mudah. Saya sangat mengapresiasi TNI dan Polri yang memberikan dukungan penuh dalam rangka vaksinasi ini. Kita ini vaksinasinya nomor empat di dunia setelah China, India, Amerika, kemudian Indonesia,” ungkapnya.

Di samping tantangan berupa pandemi Covid-19, disrupsi teknologi dan revolusi industri 4.0 juga telah menyebabkan ketidakpastian global makin meningkat. Kompleksitas masalah global tersebut ditambah juga dengan kelangkaan energi, pangan, hingga kontainer yang menyebabkan distribusi logistik terganggu.

Selain itu, kenaikan inflasi yang terjadi di hampir semua negara telah menyebabkan kenaikan harga produsen yang berimbas pada kenaikan harga konsumen juga. Untuk itu, Presiden menegaskan pentingnya kepemimpinan global.

“Diperlukan sebuah kepemimpinan global yang bisa membuat semuanya kembali menjadi pasti. Inilah yang sangat tidak mudah dan saat ini kita menjadi keketuaan di negara-negara G20, negara dengan GDP terbesar di dunia. Inilah yang tadi saya sampaikan sebuah keadaan yang tidak mudah,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana, dan Rektor Universitas Katolik Parahyangan Mangadar Situmorang.

Tags: Implementasi PancasilaPenanganan Pandemi di IndonesiaUniversitas Katolik Parahyangan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Herman Deru Sukses Antar Pemprov Sumsel Raih Baznas Award 2022 

Next Post

Inovasi Aplikasi Tispa Goes Diluncurkan Di Oku Selatan, Tumbuhkan UMKM Kekuatan Lokalitas 

UMR

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Perubahan Paradigma Polri dari Crowd Control Menuju Crowd Management, Apakah Efektif di Tengah Kondisi Bangsa dan Ancaman Kemunduruan Demokrasi

Hotspot Karhutla Sumsel Jadi Sorotan, BPBD Ungkap Tantangan Pengawasan dan Pencegahan

Merasa Nama Baiknya Tercemar, Putri Datangi Polda Sumsel Laporkan Beberapa Pengguna Tiktok

Peringati HUT ke-80 POMAU, Danlanud Husein Sastranegara Apresiasi Dedikasi Personel Satpomau

Sebanyak 50 Pelajar SMK dari 17 Kabupaten dan Kota Adu Pengetahuan tentang Budaya Sumatera Selatan

Listrik Menjangkau Pelosok, PLN UID S2JB Raih Nusantara Electrification Award 2026

Sebanyak 1.091 Atlet Pelajar Bersaing, Sumsel Bidik Bibit Unggul untuk Popnas

Jumat Keliling, Kapolsek Sungai Lilin IPTU Marlin Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas

Musda KPPI Sumsel Tetapkan Zaitun Sebagai Ketua KPPI Sumsel 2026 – 2031

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In