• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Maret 29, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Cek Molek, Mengobati Korban Ditengah Perang

Reporter Editor Sumsel
6 Januari 2022
cek molek, pertempuran lima hari lima malam
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Peringatan pertempuran lima hari lima malam di Palembang dari tanggal 1 sampai 5 Januari 1976, Panitia Bersama Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam pada hari kelima menggelar kunjungan ke seorang wanita pejuang yang membantu korban yang terluka dalam perang lima hari lima malam . Dia adalah seorang anggota Palang Merah Indonesia (PMI) bernama Nyayu Khadijah (Cek Molek) kini berusia 97 tahun.

Cek Molek kini kondisinya tidak dapat duduk dan berjalan hanya terbaring di tempat tidurnya saja di kediamannya di Jalan Kemas Umar RT 8, Kelurahan 19 Ilir Palembang , Rabu (5/1/2022).

Hadir dalam kunjungan tersebut Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn, Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, Ketua Panitia Bersama Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam, Vebri Al Lintani dan rombongan.

Dalam kesempatan tersebut Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn dan Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan memberikan santunan dan Panitia Bersama Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam memberikan paket sembako.

Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn mengatakan, masih ada saksi saksi hidup perang lima hari lima malam. Seharusnya diperhatikan juga bukan hanya dari kesultanan Palembang tapi pemerintah juga harusnya memperhatikan para pejuang yang tersisa hanya tinggal beberapa orang lagi.

“Harusnya mereka ini diberikan reward atau penghargaan karena jasa-jasa mereka yang membantu memempertahankan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, kedepan yang membantu bukan hanya kami tapi peran serta pemerintah untuk mendata dan memberikan semacam hadiah tiap tahun atau bulan , kalau bisa diberikan penghargaan tiap bulannya kepada para pejuang ini,” katanya.

Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan mengatakan, kegiatan ini adalah satu wujud kepedulian pihaknya dengan pejuang pejuang yang telah memerdekakan bangsa Indonesia.

“Cek Molek ini adalah saksi hidup berjuang dalam mempertahankan kota Palembang dan Sumatera Selatan ini adalah apresiasi kita generasi muda kepada pejuang kita”, katanya.

Sedangkan Anak nomor 13 dari Nyayu Khadijah (Cek Molek), Cek Tatik, kalau kini ibunya mengalami sakit komplikasi seperti darah tinggi, kencing manis dan lain-lain.

“Tapi kuping masih denger, matanya masih awas, baco Quran masih biso, ibu idak biso lagi duduk dan baru 1 Januari 2022, pas tahun baru, dirayoke ulang tahun ibu, motong nasi tumpeng bae anak bae, anak beranak,” katanya sembari mengatakan, kalau ibunya ini memiliki 20 anak.

Selain itu menurut Cek Tatik, ayahnya (Cek Malik) meninggal dunia 6 tahun lalu dalam umur 97 tahun.

Menurutnya, waktu perang lima hari lima malam di tahun 1947, ibunya berumur 20 tahun.

“Beliau berjuang tahun 1945 umurnya masih 18 tahun jadi Palang Merah, tukang angkut-angkut tentara , dio yang nolong, mikul-mikul peralatan berobat , kantor palang merahnya di lantai bawah rumah panggung kami ini, karena bapak ibu ini , H Toha ini kepala kampung sini,” bebernya.

Dalam menolong , ibunya ini tidak memandang pasien, baik musuh maupun pejuang atau TNI di tolong semua.
“Uwong bertempur ibu idak gentar, idak takut terus berjalan cari pasien. Habis kemerdekaan ibu nikah dengan misan dewek, namanya Cek Malik,” katanya.

Sedangkan anak dari Nyanyu Khadijah (Cek Molek) nomor 7 , Mirza (60) mengaku, ibunya ini dulu waktu masih sehat ibunya aktif di gedung veteran (LVRI) di Jalan Merdeka bersama sesama pejuang lainnya seperti ibu Bambang Utoyo, ibu Lukita, ibu Rusmin dan ibu Benten mereka selalu berempat.

“Dulu rumah ini adalah markas PMI waktu terjadi peperangan tempat mengobati para pejuang yang terluka”, kata Mirza.

Menurutnya rumah ini berbentuk limas (rumah bertiang/panggung) yang besar, dibawah rumah dijadikan tempat balai pengobatan para pejuang yang terluka dan sekaligus tempat persembunyian para pejuang.

Sekarang kondisi rumah tersebut menurutnya masih terawat dan kokoh walau telah berusia 117 tahun karena terbuat dari kayu unglen jati dan tembesu asli.

Tags: Anggota Palang Merah Indonesiacek molekmembantu korban yang terlukamemberikan paket sembako
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gelar Sosialisasi Penyusunan Sasaran dan Penilaian Kinerja Pegawai di Muba

Next Post

Palembang Diharapkan Menjadi Contoh Kota Dengan Moda Transportasi Terlengkap

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

DUA HARI “HILANG”, TERSANGKA NARKOBA DI PALEMBANG DIDUGA DIANIAYA OKNUM POLISI, PROPAM TURUN TANGAN

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Kapolda Sumsel Gelar Coffee Morning, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Profesionalisme Jajaran

Kapolda Sumsel Instruksikan Pemetaan Kompetensi Personel untuk Tingkatkan Kinerja Satker

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Berita Populer

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Reporter YN
25 Maret 2026

OKU SELATAN. Lamanqu. Com Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan...

Read more

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP
Reporter YN
23 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Halal bi halal alumni Universitas Muhammadiyah Palembang digelar di kediaman Firdaus Hasbullah, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini mengusung...

Read more

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Reporter YN
24 Maret 2026

PALEMBANG. Lamanqu. Com Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan melaksanakan deteksi dan monitoring di lebih dari 80...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In