• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Cek Molek, Mengobati Korban Ditengah Perang

Reporter Editor Sumsel
6 Januari 2022
cek molek, pertempuran lima hari lima malam
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Peringatan pertempuran lima hari lima malam di Palembang dari tanggal 1 sampai 5 Januari 1976, Panitia Bersama Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam pada hari kelima menggelar kunjungan ke seorang wanita pejuang yang membantu korban yang terluka dalam perang lima hari lima malam . Dia adalah seorang anggota Palang Merah Indonesia (PMI) bernama Nyayu Khadijah (Cek Molek) kini berusia 97 tahun.

Cek Molek kini kondisinya tidak dapat duduk dan berjalan hanya terbaring di tempat tidurnya saja di kediamannya di Jalan Kemas Umar RT 8, Kelurahan 19 Ilir Palembang , Rabu (5/1/2022).

Hadir dalam kunjungan tersebut Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn, Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, Ketua Panitia Bersama Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam, Vebri Al Lintani dan rombongan.

Dalam kesempatan tersebut Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn dan Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan memberikan santunan dan Panitia Bersama Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam memberikan paket sembako.

Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn mengatakan, masih ada saksi saksi hidup perang lima hari lima malam. Seharusnya diperhatikan juga bukan hanya dari kesultanan Palembang tapi pemerintah juga harusnya memperhatikan para pejuang yang tersisa hanya tinggal beberapa orang lagi.

“Harusnya mereka ini diberikan reward atau penghargaan karena jasa-jasa mereka yang membantu memempertahankan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, kedepan yang membantu bukan hanya kami tapi peran serta pemerintah untuk mendata dan memberikan semacam hadiah tiap tahun atau bulan , kalau bisa diberikan penghargaan tiap bulannya kepada para pejuang ini,” katanya.

Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan mengatakan, kegiatan ini adalah satu wujud kepedulian pihaknya dengan pejuang pejuang yang telah memerdekakan bangsa Indonesia.

“Cek Molek ini adalah saksi hidup berjuang dalam mempertahankan kota Palembang dan Sumatera Selatan ini adalah apresiasi kita generasi muda kepada pejuang kita”, katanya.

Sedangkan Anak nomor 13 dari Nyayu Khadijah (Cek Molek), Cek Tatik, kalau kini ibunya mengalami sakit komplikasi seperti darah tinggi, kencing manis dan lain-lain.

“Tapi kuping masih denger, matanya masih awas, baco Quran masih biso, ibu idak biso lagi duduk dan baru 1 Januari 2022, pas tahun baru, dirayoke ulang tahun ibu, motong nasi tumpeng bae anak bae, anak beranak,” katanya sembari mengatakan, kalau ibunya ini memiliki 20 anak.

Selain itu menurut Cek Tatik, ayahnya (Cek Malik) meninggal dunia 6 tahun lalu dalam umur 97 tahun.

Menurutnya, waktu perang lima hari lima malam di tahun 1947, ibunya berumur 20 tahun.

“Beliau berjuang tahun 1945 umurnya masih 18 tahun jadi Palang Merah, tukang angkut-angkut tentara , dio yang nolong, mikul-mikul peralatan berobat , kantor palang merahnya di lantai bawah rumah panggung kami ini, karena bapak ibu ini , H Toha ini kepala kampung sini,” bebernya.

Dalam menolong , ibunya ini tidak memandang pasien, baik musuh maupun pejuang atau TNI di tolong semua.
“Uwong bertempur ibu idak gentar, idak takut terus berjalan cari pasien. Habis kemerdekaan ibu nikah dengan misan dewek, namanya Cek Malik,” katanya.

Sedangkan anak dari Nyanyu Khadijah (Cek Molek) nomor 7 , Mirza (60) mengaku, ibunya ini dulu waktu masih sehat ibunya aktif di gedung veteran (LVRI) di Jalan Merdeka bersama sesama pejuang lainnya seperti ibu Bambang Utoyo, ibu Lukita, ibu Rusmin dan ibu Benten mereka selalu berempat.

“Dulu rumah ini adalah markas PMI waktu terjadi peperangan tempat mengobati para pejuang yang terluka”, kata Mirza.

Menurutnya rumah ini berbentuk limas (rumah bertiang/panggung) yang besar, dibawah rumah dijadikan tempat balai pengobatan para pejuang yang terluka dan sekaligus tempat persembunyian para pejuang.

Sekarang kondisi rumah tersebut menurutnya masih terawat dan kokoh walau telah berusia 117 tahun karena terbuat dari kayu unglen jati dan tembesu asli.

Tags: Anggota Palang Merah Indonesiacek molekmembantu korban yang terlukamemberikan paket sembako
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gelar Sosialisasi Penyusunan Sasaran dan Penilaian Kinerja Pegawai di Muba

Next Post

Palembang Diharapkan Menjadi Contoh Kota Dengan Moda Transportasi Terlengkap

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Muktamar Ke-33 PII di Palembang Bakal Pilih Ketum Baru

Warga Royyan Mulya Dukung Penyelesaian Santun, Apresiasi Respons PT TSM

Penetapan Tersangka Dugaan Tipikor Kegiatan Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel Oleh Distributor PT KMM

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In