• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Juni 24, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Pengawas, Kepsek dan Guru Harus kreatif

Reporter Editor Sumsel
1 September 2021
Majunya Dunia Pendidikan, mengefektifkan pembelajaran
Bagikan ke Whatsapp

Majunya Dunia Pendidikan Ditangan Pengawas, Kepsek dan Guru


Palembang, lamanqu.com – Pembinaan pengawasan SMK Sumsel dan Pelepasan Purnabakti Pengawas SMK Sumsel bertempat i SMK Negeri 6 Palembang, Rabu (1/9/2021). Tiga pengawas yang memasuki masa purnabakti adalah Drs H Ismail MM, Drs H Yudhistira MSi dan Dra Hj Endang Setyowatty MPd.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs H Riza Fahlevi MM mengatakan, kegiatan hari ini adalah pembinaan dan pelepasan masa purnabakti pengawas SMK di Palembang. “Kami ucapkan selamat dan terima kasih atas pengabdiannya. Yang banyak membantu dunia pendidikan. Karena majunya dunia pendidikan itu ditangan pengawas, kepsek dan guru. Jadi ketiganya harus harmonis. Mudah mudahan ada pengganti pengawas yang pensiun,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Riza Fahlevi berpesan kepada semua mulai dari Kabid, Kasi, Pengawas, Kepsek dan Guru agar KREATIP, agar terwujud Visi dari Bapak Gubernur Sumsel H Herman Deru” Sumsel Maju Untuk Semua”.

“Untuk penambahan pengawas memang belum urgen. Saat ini satu pengawas mengawasi 10 SMK. Untuk penambahan pengawas ada aturannya. Peraturan pusat, sebelumnya boleh guru jadi pengawas. Sekarang harus dari kepsek jadi pengawas. Ada yang lepas jadi kepsek, tapi pensiun,” katanya.

“Kita tunggu peraturanya, mudah-mudahan Kepsek bisa dari guru umur 36 tahun, jadi kalau menjabat Kepsek 8 tahun. Maka setelah selesai dari Kepsek bisa jadi pengawas. Karena aturannya, pengawas tidak tidak boleh umurnya diatas 50 tahun.Harapan pengawas itu yang masih muda muda,” tambah Riza Fahlevi.

Riza menuturkan, kalau jadi Kepsek usia sudah diatas 40 tahun, maka selesai dari Kepsek sudah diatas umur 50 tahun. “Jangan ada kesan pengawas itu yang sudah tua dan masuk masa pensiun,”ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Pengawas SMK Kota Palembang Sekaligus Koordinator Pengawas SMK Sumsel Drs Nursal menuturkan, tahun ini tiga pengawas SMk memasuki masa purnabakti. “Kita undang Bapak Kepala Dinas Pendidikan Sumsel,Kabid PTK, Kabid SMK. Dan kita mengundang kepsek SMK. Ada tiga orang yang pensiun,” katanya.

“Jumlah pengawas SMK saat ini di Palembang ada 11 orang, tahun ini ada 3 memasuki masa pensiun. Jadi tinggal 8. Dengan jumlah SMk di Palembang 80 SMK. Harapan kita pengawas bekerja makin keras. Kalau selama ini satu pengawas membina 7 SMK, setelah ada 3 pengawas yang pensiun nanti, maka satu pengawas membina 10 SMK. Harapan kita koordinasi terus dilakukan antara pengawas, kepsek dan guru.

“Peleasapan pengawas baru kali ini dibuat. Dulu memasuki purnabakti tidak ada pelepasan untuk pengawas. Padahal mereka sudah puluhan tahun jadi pengawas. Tapi sekarang kami pengawas diperhatikan,” paparnya.

Salah satu pengawas yang memasuki masa pensiun, Drs H Ismail MM mengungkapkan,
pertama jadi guru mengajar di Jakarta. Karena ada keluarga di Palembang, akhirnya pindah di Palembang.

“Pertama kali di Palembang, saya mengajar di SMK Negeri 4. Kemudian, jadi jadi Wakil Kepsek SMK Negeri 7. Dan pada tahun 2004-2010 jadi Kepsek di SMK Negeri 4 Palembang,” katanya.

“Saya mulai mengabdi pada Maret 1985 di dunia pendidikan, dan surat tugas Oktober 1984. Artinya saya sudah 36 tahun di dunia pendidikan,” bebernya.

“Dari tahun 2010 jadi pengawas SMK. Alhamdulilah selama jadi guru, dapat mengajar dengan baik. Setelah kepsek dapat menerapkan langsung, mengefektifkan pembelajaran, siswa lebih banyak praktek.Pesan ke guru, karena SMK ilmu pengetahuannya berkembamg terus. Sehingga guru perlu aktif mencari informasi baru. Bekerjasama dengan dunia industri. Memperoleh informasi terbaru dengan dunia industri, berkoordinasi lah. Jangan segan, kalau ada ilmu baru di dunia industri diundang untuk menularkan ilmu ke guru dan anak anak. Kedepan itu, idealnya dunia pendidikan harus pioner. Perlu dikembangkan pusat penelitian,”pungkasnya.

Tags: majunya dunia pendidikanmemasuki masa purnabaktimengefektifkan pembelajaran
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mobil Listrik Nissan Meluncur Tahun 2022

Next Post

Jadilah Srikandi Polri yang Membawa Harum Nama Institusi

Editor Sumsel

Info Terkait

pengawas smk swasta, memasuki masa purnabakti

Ketua K3S SMK Swasta Palembang : Peran Pengawas Sangat Penting Dalam Menejerial Sekolah Swasta

7 September 2022

Berita Terbaru

Bupati OKU Selatan Pimpin Rapat Tindak Lanjut LHP dan Penguatan SPIP

Jenderal Kosasih Beri Kuliah Umum kepada Ratusan Mahasiswa UNINUS Bandung

Tidak Hanya Dirasa oleh Para Murid, Program MBG juga Dongkrak Perekonomian Warga Sekitar Dapur MBG

Kedepankan Semangat Kolaborasi, Disnakertrans Muba Jamin Investasi Aman dan Hak Masyarakat Transmigrasi Air Balui SP 2 Terjaga

Petani Harus Mempunyai Sifat Enterprenuer Untuk Produknya, Berikut Penjelasannya

Disdik Sumsel Optimistis Cetak Juara Nasional dari O2SN 2026

DPD Horas Bangso Batak (HBB) Sumsel Audiensi dan Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Sumsel

Silaturrahim Gagasan di Sumatera, Arief Rosyid: Kader Golkar Harus Menjadi Penggerak Kedaulatan Energi dan Politik Orang Muda

Ketua KOPRI PC PMII Kota Palembang Desak PB PMII Terkait Pelantikan Pengurus Cabang PMII Kota Palembang

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan
Reporter YN
20 Juni 2026

Palembang,LamanQu.Com-Untuk merespon maraknya kejahatan jalanan, Polda Sumatera Selatan bersama dengan Forum Kepala Desa (FKD) di Kecamatan Indralaya Utara menggelar Focus...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In