• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Aplikasi Songket Mendeteksi Secara Dini Karhutlah

Reporter Editor Sumsel
7 Mei 2021
Aplikasi Songket, Mendeteksi Secara Dini Karhutlah
Bagikan ke Whatsapp

Gubernur Sumsel Lantik Kepengurusan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS)

Palembang, lamanqu.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru meluncurkan aplikasi Digital Songket, di Griya Agung, Palembang, Jumat (7/5/2021).

Peluncuran aplikasi Songket turut dihadiri Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Apliksi ini berguna untuk mendeteksi secara dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah).

Dikesempatan tersebut, Gubernur melantik kepengurusan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) sekaligus menyertakan Forum DAS sebagai mitra kepala daerah dalam mengawasi perusahaan-perusahaan dan oknum masyarakat yang tidak menaati aturan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Herman Deru menjelaskan, Songket merupakan sistem pemantauan berbasis web sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam pencegahan dan pendendalian kebakaran hutan dan lahan di Sumsel.

“Aplikasi ini terintegrasi kesemua lintas sektor kedinasan. Termasuk masyarakat juga dapat menjadi kontributor membantu mencegah karhutla,” ujarnya.

“Aplikasi Songket, kemanfaatan aplikasi ini pencegahan sejak dini. Potensi karhutla, karena ini bukan petugas yg dapat memberikan info. Bahkan masyarakat bisa jadi penginfo, aplikasi ini lebih canggih dari aplikasi sebelumnya, ” tambah Herman Deru.

“Semua diharapkan menjadi pelapor aktif sehingga cepat kita atasi jika ada gejala-gejala kebakaran hutan. Kita bergerak berintegrasi Polri, TNI, Basarnas, BPBD, segenap NGO. Sumsel bebas Karhutla,” beber Herman Deru.

Sementara itu, Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Dr Syafrul Yunardy menjelaskan, aplikasi Songket ini adalah yang disusun Forum DAS Sumsel buntuk mencegah kahutla.

“Dalam perkembangannya, ada permintaan aplikasi ini lebih besar. Kita bagian Pemprov, kita buat aplikasi Songket dengan tambahan para pihak beberapa fitur, sehingga songket ini penyempurnaan aplikasi sebelumnya,” terangnya.

Syafrul menuturkan, Forum DAS ini konsen dan peduli dengan DAS karena lahan gambut di Sumsel luas.

“Api yang bisa memadamkannya adalah dengan air, forum DAS konsen. Untuk pengambilan keputusan, perencaan dan teknis di lapangan. Kita jug kerjasama dengan Polda, termasuk penegakan hukum,” bebernya.

Syafrul mengungkapkan, dengan adanya aplikasi Songket, memudahkan semua pihak, dan di aplikasi itu kita tahu data hot spot. “Kita tau berapa jauh titik hot spot dengan titik air. Kemudian, disitu ada fitur rute terdekat, kita cepat samai ke lpkasi. Fitur ini cuman ada di songket.Kendala selama ini adalah menuju lokasi,” katanya.

“Yang dikukuhkan sekitar 51 pengurus. Ini multi pihak, ada akademisi, NGO, LSM, media. Ada pihak perwakilan asosiasi. Ini forum multi pihak, Forum ini mengawasi kualitas air dan kuantitas air. Melihat sungai dan anak sungai. Jangan berlebih di musim hujan dan jangan kekeringan di musim kemarau,” urainya.

“Sekarang ada titik hot spot, OKI, Muba yang ada lahan gambut. Kalau tidak ujan lama, muncul titik api. Himbauan kami menghimbau agar berhati hat menggunakan api. Kedua pengelolaan lahan boleh asal tidak menggunakan api. Harapan kita bijak dalm mengolah gambut,” pungkasnya.

Tags: Aplikasi Songketkekeringan di musim kemaraumendeteksi kebakaran hutanmengawasi kualitas air
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muba Buka Penerimaan CPNS dan PPPK Formasi 2021

Next Post

Pagi Ini Harga Emas Batangan 24 Karat Terpantau Naik

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Selamatkan Rp10 Triliun dan 2,3 Juta Hektar Lahan, Prabowo: Ini Bukti Nyata, Bukan Seremoni!

Kementerian Investasi Hubungkan Tol Trans Sumatera ke Pelabuhan Tanjung Carat, Bidik Efisiensi Biaya

Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil Bersinergi Genjot PNBP dan Swasembada Energi

Dukung Generasi Sehat Sejak Dini, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Gelar Edukasi Gizi bagi Ibu dan Balita

Muhaimin Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen di 2026, Siapkan Strategi Data Tunggal

Polrestabes Palembang Gerak Cepat Tangkap Driver Ojol Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Gandus

Pemerintah Siap Luncurkan Operasional 1.061 Kopdes Merah Putih di Jateng dan Jatim

Kaos dan Topi Rimba Jadi Kenang-Kenangan Hangat Penghujung TMMD

Bukan Sekadar Tanggul, Giant Seawall Pantura Bakal Jadi Pusat Ekonomi Baru Indonesia

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Probabilitas Resesi Indonesia di Bawah 5%, Pemerintah Perkuat Satgas Debottlenecking

Probabilitas Resesi Indonesia di Bawah 5%, Pemerintah Perkuat Satgas Debottlenecking
Reporter lian
13 Mei 2026

LamanQu.Com - Pemerintah terus memperkuat langkah strategis guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian....

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In