• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Ekobis

Menengok Produk Rajutan Khas Perempuan Minang

Reporter Editor Sumsel
6 Februari 2021
Rajutan Khas Minang, Produk Khas Minang, Tenun Khas Minang
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Di tangan Lusya Agustin (42) helai demi helai benang dipintal, lama-lama rajutan itu membentuk pola yang akhirnya menghasilkan sebuah produk bernilai ekonomis.

Kepiawaian merajut itu didapat warga Monggong, Nagari Surabayo, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam Sumatera Barat tersebut dari sang nenek, puluhan tahun silam.

Sejak belia, Lusya sudah tertarik dengan seni merajut yang biasa dilakukan neneknya. Bukan hanya sang nenek, ibunya pun juga sangat piawai dalam merajut.

Ketika kelas 5 SD, ia sudah bisa merajut alas meja sendiri, tutup jamba, hingga hiasan dinding. Karena memang nenek dan ibunya setiap saat mengajarkan cara merajut.

Kini, ia meneruskan kebiasan merajut itu. Usaha rajutan ini mulai serius digarap sejak 2015. Bisnis rumahan ini diberi nama Uni Uci. Lusya mulai merintisnya ketika berada di perantauan.

“Awalnya saya mulai ketika merantau di Pulau Jawa, namun saya ingin mengembangkan usaha ini di kampung halaman,” ujarnya.

Berbekal pengalaman di rantau dan kepiawaiannya, Lusya yang akrab dipanggil Uci seakan mendapat inspirasi untuk menjadikan kerajinan rajutan sebagai bisnis yang menjanjikan.

Menurutnya, jika dahulu rajutan identik dengan pakaian, kini kerajinan tangan itu telah merambah ke fashion, seperti sepatu, tas, sweater, masker, topi, hingga sarung tangan.

“Sarung bantal dan tempat tisu juga dibuat dengan cara dirajut,” sebut ibu 4 anak itu.

Saat pandemi Covid-19 melanda, Uci pun berusaha menyesuaikan kreasi rajutannya dengan situasi. Produk-produk rajutannya lebih diarahkan ke alat pelindung diri seperti masker dan holder masker.

Masker yang dibuat tetap dilapisi kain, sehingga segi keamanan tak diabaikan, dan maskernya juga bagus secara penampilan.

Uci mengaku dalam menghasilkan satu produk, ia tidak membutuhkan waktu lama. Misal, untuk sepatu rajut, jika fokus bisa selesai dalam 2 jam dan masker kelar dalam 1 jam.

Untuk harga kerajinan tangannya, Uci mengatakan tergantung seberapa banyak benang yang dihabiskan dan tingkat kerumitannya.

“Harga baju dan sepatu rentang Rp150 hingga Rp400 ribu, masker Rp25 ribu, tas handphone Rp75 ribu,” sebutnya.

Uci juga memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya, seperti di Facebook, di samping memasarkan ke lingkaran pertemanannya.

Produk Uni Uci juga sudah diminati berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga kalangan kelas menengah ke atas. Ia optimis usaha yang digelutinya itu menemukan pasarnya sendiri.

Ke depan, dirinya berharap bakal memiliki galeri rajut yang dapat disambangi oleh calon pembeli. Ia juga berkeinginan membuka kelas rajut untuk siapa saja yang ingin menekuni usaha fashion berbahan rajut.

Tags: fashion berbahan rajutMedia Sosialpuluhan tahun silam
ADVERTISEMENT
Previous Post

Waspada Perampokan Berkedok Mobil Travel Tengah Berkeliaran

Next Post

AC Milan Berpeluang Salip Lagi Inter Milan

Editor Sumsel

Info Terkait

isu kepergian ronaldo, Cristiano Ronaldo

MU Gelisah Ketika Isu Kepergian Ronaldo Semakin Beredar

23 Juli 2022
Smartphone Usir Kepekaan Sosial, Kok bisa?

Smartphone Usir Kepekaan Sosial, Kok bisa?

16 Oktober 2018

Berita Terbaru

CNG Hilir Raya Sudah 17 Tahun Berkiprah Dibidang Energi, Berikut Pesan Disampaikan

Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Pertajam Arah Program Proklim & Waste Management

Kepengurusan JKSN Wilayah Sumsel Sah Dikukuhkan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Festa Rakyat Nusantara 2026 Euforia Piala Dunia 2026 Menggema di Kambang Iwak Kota Palembang

SMPN 40 Palembang Libatkan Orang Tua Bangun Karakter Siswa, Kepala Sekolah: Pendidikan Berhasil karena Kolaborasi

Setir Kanan Bawa Promo Mobil Bekas dan Berbagai Aktivitas Seru ke Palembang

Awali Era Baru, Sumsel United Percayakan Kursi Pelatih kepada M Nasuha untuk Wujudkan Misi Promosi

RS Graha Mandiri Khitan Massal 100 Anak, Tebar Kepedulian di Bulan Muharam Bersama BAZNAS Kota Palembang

Polsek Keluang Gerebek Kilang Minyak Ilegal Berkapasitas 80 Drum, Tiga Pelaku Diamankan

Berita Populer

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?
Reporter YN
21 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Gelombang kritik terhadap tata kelola kampus kembali mencuat di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In