• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Pendidikan

Sumsel Minta Mapel Sejarah Dikembalikan Jadi Mapel Wajib wajib di SMA dan SMK

Reporter Editor Sumsel
3 November 2020
modul kurikulum, mata pelajaran wajib, pelajaran sejarah
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Terkait adanya rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menempatkan mata pelajaran sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di SMA, bahkan menghilangkannya di SMK.

Rencana perubahan pendidikan sejarah di SMA/SMK itu tertuang dalam draf sosialisasi Penyederhanaan Kurikulum dan Asesmen Nasional tertanggal 25 Agustus 2020.

Maka Asosiasi Guru Sejarah Indonesia ( AGSI ) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar dengar pendapat dengan pihak berkaitan langsung terhadap mata pelajaran sejarah di Sumsel di Auditorium Museum Negeri Sumatera Selatan, Balaputra Dewa, Selasa (3/11/2020).

Turut hadir Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn , Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Sumatera Selatan Merry Hamraeny, S.Pd, M.M, Kepala Museum Negeri Sumatera Selatan, Balaputra Dewa, H Chandra Amprayadi, Kepala Balai Arkeologi (Balar) Provinsi Sumsel Budi Wiyana, tokoh pendidikan Susmel Mirza Fransuri, budayawan Susmel Vebri Al Lintani, sejarawan Sumsel Kemas Ari Panji, Ersan Benyamin alias Ican, Ketua Komunitas Jeep Pariwisata Palembang (KJPP) , perwakilan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Sumsel Dr Suherman SPd M Si dan guru-guru sejarah Sumsel yang tergabung dalam AGSI Sumsel , MGMP Sejarah Sumsel dan MGMP Sejarah Kabupaten / Kota .

Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Sumatera Selatan Merry Hamraeny, S.Pd, M.M mengatakan, setelah tim perumus berkerja dan memasukkan seluruh masukan peserta dengar pendapat maka pihaknya berkesimpulan bahwa Sumsel meminta atau mengusulkan agar mata pelajaran (Mapel) sejarah dikembalikan menjadi mata pelajaran wajib dalam kurikulum bagi setiap jenjang baik SMA maupun SMK.

“Yang membedakan dengan provinsi lain , Sumatera Selatan ini menentukan jam, jadi kita tentukan permintaan kita ditentukan empat jam pelajaran perminggunya ,” katanya.

Dia menyatakan, pernyataan sikap ini akan dikirim sebelum tanggal 5 November 2020 via pos dan setelahnya akan dijadwalkan pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

“Perantaranya Menteri dan ini disampaikan kepada Presiden langsung , jadi pernyataan sikap ini melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim nanti akan langsung ke presiden , itu 34 provinsi juga,” katanya.

Menurutnya draf kurikulum ini, menurutnya mulai disosialisasikan pada Desember 2020. Lalu akan dilaksanakan pada Maret 2021. Sementara pada 5 November nanti bakal keluar modul kurikulum tersebut.

“Jam pelajaran sejarah jumlah jamnya digantikan dengan mata pelajaran baru yaitu pengembangan karakter,” katanya.

Sedangkan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn menyesalkan rencana pemerintah mereduksi pelajaran sejarah di jenjang SMA, bahkan menghilangkannya di SMK. Sebab sejarah adalah identitas bangsa.

“Kita sangat menyayangkan kalau jam pelajaran sejarah kurang. Apalagi, pengetahuan anak didik tentang sejarah, utamanya sejarah lokal, masih sangat minim,” kata SMB IV.

Menurutnya, sejarah adalah aset berharga suatu daerah, yang tidak dimiliki daerah lainnya. Ia mencontohkan batu-batu peninggalan zaman megalitikum. “Itu hanya kita, Sumatera Selatan, yang punya. Daerah lain tidak. Benda-benda bersejarah ini juga yang menjadi daya tarik wisatawan,” katanya.

Perwakilan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Sumsel Dr Suherman SPd M Si mengatakan, upaya mengenyampingkan sejarah sudah terlihat jelas di tingkat perguruan tinggi. Buktinya, tidak ada program doktoral (S3) sejarah. Malah di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Sejarah dihapuskan.

“Bagaimana menanamkan kecintaan sejarah kalau Dirjen Sejarah dihapus,” katanya.

Sedangkan tokoh pendidikan Sumsel Mirza Fransuri meminta agar mata pelajaran sejarah masuk dalam mata pelajar wajib dengan cara mengurangi mata pelajaran lain terutama mata pelajaran baru yang jumlah jamnya terlalu banyak.

“Jangan sampai mata pelajaran sejarah hilang, kalau itu tidak terpenuhi maka masukkan mata pelajaran sejarah dalam muatan lokal,” punkasnya. (Yanti)

Tags: Asosiasi Guru Sejarah Indonesiadraf sosialisasikurikulummata pelajaran wajibmodul kurikulum
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pangdam III/Siliwangi, Pecat Perwira TNI AD di Cimahi

Next Post

Pertandingan Antara Atalanta  vs Liverpool Di Penuhi Hat-Trick

Editor Sumsel

Info Terkait

Asosiasi Guru Sejarah Indonesia

Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Sumsel Periode 2024-2029 Dilantik, PLT Disdik Provinsi Sumsel Tekankan Pentingnya Belajar Sejarah

28 September 2024

Berita Terbaru

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Titip Pesan Persatuan untuk AMKI Sumsel

PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra, Pulih bertahap, Lebih dari 8,3 juta Pelanggan Telah Menikmati Kembali Pasokan Listrik

Fakar Indonesia Dorong Pembentukan Akademik Khusus Cetak Guru Profesional

Targetkan Generasi Muda, Acara LIKE IT 2026 Resmi Diluncurkan di Yogyakarta

Laga Persib vs Persijap, KAI Bandung Imbau Penumpang Tak Pakai Atribut Bola

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Berita Populer

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang,LamanQu. Com-Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA Negeri 1...

Read more

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang, LamanQu.Com - Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA...

Read more

Gandeng Green Diplomacy Network, Wapres Gibran Pacu Kualitas SDM Muda di Kancah Global

Green Diplomacy Network
Reporter lian
21 Mei 2026

LamanQu.Com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Green Diplomacy Network (GDN) di Istana Wakil Presiden,...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In