• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Februari 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Ingin Pasang Kawat Gigi? Simak Dulu Penjelasannya

Reporter Editor Sumsel
1 September 2020
Catherine Ambarini, Dokter cantik, Dokter Gigi, Dokter gigi muda, penyakit periodontal, perawatan ortho, perawatan orthodontik, pemakaian behel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Pemakaian kawat gigi atau dikenal dengan behel, menjadi tren yang di gandrungi bagi kaum muda. Pasalnya, warna-warni karet kawat gigi memang menjadi salah satu daya tarik yang disukai remaja.

Tahukah Anda bahwa penggunaan kawat gigi tanpa adanya masalah susunan gigi justru bisa menimbulkan masalah baru pada kesehatan gigi.

pemasangan kawat gigi, bahaya pasang kawat gigi, pasang behel

Gigi yang berjejal /crowded menyebabkan sisa makanan mudah melekat pada gigi, sehingga self cleansing gigi menurun dan dapat menyebabkan karies gigi (gigi berlubang), serta penyakit periodontal.

 

“Keluhan dari pemakaian kawat gigi adalah sulit membersihkan gigi. Kalau pasien tidak membersihkan dengan baik, pasang kawat gigi malah bisa bikin gigi berlubang,” ungkap Catherine Ambarini, S.KG Dokter gigi muda pada awak LamanQu saat diwawancarai via WhatsApp. Selasa (1/9/2020).

Catherine sapaan akrab bagi Dokter cantik ini menjelaskan bahwa, Perawatan orthodontik atau biasa disebut behel bertujuan untuk memperbaiki posisi gigi yang abnormal sehingga dapat diperoleh fungsi pengunyahan yang baik.

Serangkaian pemeriksaan medis pun harus dilakukan sebelum memulai perawatan. Ini penting loh bagi milenial untuk mengetahuinya.

Dalam melakukan perawatan orthodontik, tentunya terdapat faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti status kesehatan pasien, kondisi gigi dan rahang serta usia.

“Usia yang ideal untuk dilakukan perawatan orthodontik yaitu mulai dari usia 12-13 tahun, karena pada usia tersebut gigi susu telah seluruhnya tanggal dan hampir seluruh gigi permanen telah erupsi/tumbuh,” kata Catherine.

Lebih lanjut Catherine menjelaskan. Berdasarkan jenis alat yang digunakan terdapat 2 jenis perawatan orthodontik, yaitu perawatan ortho dengan alat lepasan dan perawatan ortho dengan alat cekat.

“Perawatan ortho dengan alat lepasan biasanya digunakan untuk kasus yang sederhana/ kondisi gigi yang tidak terlalu berjejal. Sedangkan untuk alat ortho cekat digunakan pada kasus yang lebih kompleks/kondisi gigi yang crowded parah.” Bebernya.

Dokter gigi muda ini pun mengajak generasi milenial untuk cerdas dalam penggunaan behel, sembari menerangkanya lagi.

Dalam ilmu orthodontik ada yang disebut dengan biomekanika pergerakan gigi yaitu, bagaimana efek gaya/kekuatan yang diberikan oleh suatu alat orthodontik terhadap gigi.

Perawatan ortho dengan alat lepasan maupun alat cekat tentunya akan menghasilkan suatu pergerakan gigi dan menggeser posisi gigi sesuai dengan besarnya kekuatan/gaya yang diberikan.

Sekecil apapun gaya/kekuatan yang diaplikasikan pada gigi, dapat mengubah posisi gigi. Perawatan ortho bukan hanya memasang kawat pada gigi saja.

Tidak hanya itu, kawat yang digunakan dalam pemasangan alat ortho merupakan kawat khusus yang memang digunakan untuk perawatan, bukan sembarang kawat seperti pada salon gigi yang kita tidak tau kawat jenis apa yang mereka gunakan. Sementara, untuk pemasangan bracket juga perlu di perhatikan aplikasi dan arah pasangnya terhadap gigi, bukan hanya asal tempel seperti yang dilakukan para tukang salon gigi. Tegasnya.

Aplikasi alat yang tidak sesuai dan asal-asalan, akan menimbulkan berbagai masalah baru bagi gigi seperti kegoyangan gigi, kehilangan gigi, infeksi, gigi-geligi menjadi berbentuk seperti “kipas” karena penggunaan kawat yang tidak sesuai indikasi, dsb.

Mungkin masih banyak yang menyepelekan perihal gigi, namun bila gigi rusak tentunya akan berdampak pada sistem organ tubuh lainnya.

Itulah mengapa trend pasang behel di salon gigi perlu dihindari. Jika ingin melakukan perawatan ortho, sebaiknya ke dokter gigi, bukan salon gigi. Imbau Catherine.(RED)

Tags: Catherine AmbariniDokter cantikDokter GigiDokter gigi mudapenyakit periodontalperawatan orthoperawatan orthodontik
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasdam III Siliwangi Tinjau Latihan Pratugas Batalyon Infanteri di Desa Muncang Cianjur

Next Post

Fitrianti Agustinda Kunjungi Kediaman Ruslan Penderita Penyakit Tumor

Editor Sumsel

Info Terkait

Dokter gigi muda, Catherine Ambarini, Dokter gigi, pemasangan kawat gigi, tukang behel

Alih Fungsi Behel Sebagai Alat Medis Menjadi Alat Modis

27 Agustus 2020

Berita Terbaru

Ketua Harian APKASI Kang DS Salurkan Bantuan Bencana ke Situbondo

Workshop PSR dan Pekan Benih Sawit 2026 Dorong Produktivitas Petani Sumsel

Yayasan Bhakti Bela Negara Gelar Panen Raya Padi Organik PS-08

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

Penetapan Tersangka Dugaan Tipikor Kegiatan Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel Oleh Distributor PT KMM

Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel
Reporter YN
10 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Pada hari Senin tanggal 09 Februari 2026, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan 3 (tiga) orang...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In