• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Oktober 8, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Reporter YN
10 Februari 2026
Bundaran Air Mancur Palembang
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Rapat Koordinasi terkait Revitalisasi Bundaran Air Mancur (BAM) digelar di Ruang Rapat Ketua DPRD Kota Palembang, Selasa (10/2/2026). Rapat tersebut mengemuka setelah muncul berbagai laporan dan masukan dari masyarakat terkait desain, penggunaan simbol keagamaan, hingga kompetensi konsultan proyek revitalisasi.

Rapat dihadiri Ketua DPRD Kota Palembang Ali Subri, Wakil Ketua DPRD M. Hidayat, SE., M.Si, Ketua Komisi II DPRD Ilyas Hasbullah, Ketua Komisi III DPRD Rubi Indiarta, S.H, Ketua LKPSS Dr. Ir. H. Rahidin H. Anang, MS, Ketua Tim 11 Percepatan Pemajuan Kebudayaan Palembang Hidayatul Fikri (Mang Dayat), perwakilan OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.

Ketua LKPSS, Dr. Ir. H. Rahidin H. Anang, menyampaikan bahwa kajian terhadap revitalisasi BAM dilakukan karena banyaknya laporan masyarakat. Namun dalam pertemuan tersebut belum ditemukan titik temu.

“Pertemuan hari ini belum ada titik temu, karena kita belum tahu siapa perencana, desainer, dan konsultannya. Kami berharap pada pertemuan selanjutnya Perkimtan Palembang menghadirkan pihak-pihak tersebut,” ujarnya.

Rahidin menegaskan bahwa konsultan perencanaan harus memiliki sertifikat arsitek dan kompetensi yang sah.

“Kalau tidak punya kompetensi, maka tidak sah. Ini ruang publik, harus dikaji ulang. Jika tidak profesional, itu melanggar aturan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti besaran anggaran revitalisasi yang mencapai sekitar Rp10 miliar, yang menurutnya bukan nilai kecil dan harus dipertanggungjawabkan secara profesional dan transparan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Palembang Ali Subri menilai penempatan tulisan Nabi Muhammad SAW di atas teratai pada desain BAM tidak pantas untuk ruang publik.

“Secara pribadi saya menilai itu tidak pantas. Palembang ini terdiri dari berbagai agama. Ruang publik harus inklusif, sebaiknya desainnya diubah,” katanya.

Ali Subri juga mengaku tidak mengetahui secara jelas siapa konsultan dan desainer proyek tersebut. Ia menambahkan bahwa anggaran revitalisasi BAM dan BKB bersumber dari Bantuan Gubernur (Bangub), bukan APBD Kota Palembang.

Ketua Komisi II DPRD Palembang Ilyas Hasbullah secara tegas menyatakan bahwa penempatan simbol keagamaan di Bundaran Air Mancur tidak tepat.

“Nabi Muhammad SAW itu mulia. Tidak pantas lafaz beliau ditempatkan di air mancur. Tempatnya di masjid atau musala. Bundaran ini ruang publik lintas agama,” tegas Ilyas.

Wakil Ketua DPRD Palembang M. Hidayat menjelaskan bahwa desain Detail Engineering Design (DED) dibuat pada akhir 2024, dengan anggaran sekitar Rp10 miliar yang merupakan bantuan langsung dari Gubernur kepada Wali Kota Palembang.

Ketua Komisi III DPRD Palembang Rubi Indiarta, S.H menambahkan bahwa desain revitalisasi harus dibuat oleh badan hukum atau konsultan bersertifikat.

“Kalau tidak, itu bisa melanggar hukum dan berurusan dengan aspek legal,” ujarnya.

Dari pihak eksekutif, Sekretaris Dinas Perkimtan Kota Palembang Muh. Nur Hendratna, S.E., MTP menjelaskan bahwa BAM telah berdiri sejak 1970 dan terakhir direvitalisasi pada ajang Sea Games 2011.

“Karena dianggap sudah tidak relevan, kepala daerah menginginkan revitalisasi agar menjadi ikon kota. DED dibuat akhir 2024 dengan melibatkan budayawan. Anggarannya sekitar Rp10 miliar,” jelasnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi BAM, Ari Apriansyah, menyampaikan bahwa seluruh masukan dalam rapat akan menjadi bahan evaluasi lanjutan.

“Pekerjaan fisik sudah rampung sejak 5 Januari 2026. Anggaran baru terserap sekitar 30 persen. Pembayaran dilakukan bertahap karena ini dana Bangub,” jelasnya.

Ada tahap pembayarannya yakni 30 persen, 40 persen dan 30 persen. Itu prosesnya di BPKAD. Itu ditanggung dulu pembangunannya itu oleh kontraktor. Anggarannya Rp 9.950.000.000.

Ketika ditanya terkait DED, Ari menuturkan, dirinya kurang tau PPK DED, konsultannya.

“Mungkin PPK itu tersendiri. Perubahan juga saya kurang paham, karena saya pelaksana,” katanya.

Anggota LKPSS sekaligus anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Ardani, menegaskan bahwa Bundaran Air Mancur merupakan pintu masuk Kota Palembang dan milik publik.

“Kalau dirancang, harus oleh orang yang berkompeten. Kalau tidak, itu melanggar aturan,” tandasnya.

Sementara itu, Budayawan Palembang Vebri Al Lintani menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengangkat simbol sejarah dan identitas budaya Palembang. Menurutnya, identitas Palembang tidak bisa dilepaskan dari sejarah Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.

Ia menjelaskan bahwa Tugu Cempako Telok dirancang sebagai simbol falsafah adat dipangku, syariat dijunjung, yang merepresentasikan harmoni adat dan ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat Palembang.

“Simbol budaya bukan sekadar dekorasi, tapi narasi sejarah dan arah pembangunan. Jika tidak dipahami dengan benar, justru bisa menimbulkan polemik,” ujarnya.

“Kami dilibatkan waktu awal untuk pembuatan desain. Tapi saat ada perubahan desain, kami tidak dilibatkan lagi,” pungkasnya.

Tags: Bundaran Air Mancur Palembangproyek revitalisasiTugu Cempako Telok
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Next Post

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Ratu Dewa Bilang ‘Enjoy’ Saat Palembang Diselimuti Kabut Asap, Ari Derta: Jangan Terjebak Satu Kalimat, Lihat Kerja Nyatanya!

Aksi Mahasiswa IMM di Kantor Gubernur Sumsel Berjalan Damai dan Kondusif, Kapolrestabes Palembang Apresiasi Massa

Kematian Jon Daus Usai Dijemput Polisi, Kuasa Hukum Desak Kapolda Sumsel Beri Kepastian Hukum

Haraku Ramen Perluas Bisnis di Palembang, Outlet Kedua Resmi Hadir di Palembang Icon

Kilang Plaju Sambut Kunjungan Kerja DPRD Lahat, Bangun Sinergi Edukasi Bijak Berenergi dan Optimalisasi Potensi Lokal

PT Syarifah Alawiyah Insyirah (SAI), Biro Perjalanan Umrah dan Haji

Dari Lingkaran Pertemanan Menuju Kesiapan Kerja

Pemkab PALI Digugat Warga, Polemik Tarif Kompensasi Seismik 3D Masuk Meja Hijau

Mengurangi Biaya Perawatan Mobil Tua Dilingkungan Biro Umum dan Perlengkapan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In