• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Oktober 10, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Ingin Pasang Kawat Gigi? Simak Dulu Penjelasannya

Reporter Editor Sumsel
1 September 2020
Catherine Ambarini, Dokter cantik, Dokter Gigi, Dokter gigi muda, penyakit periodontal, perawatan ortho, perawatan orthodontik, pemakaian behel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Pemakaian kawat gigi atau dikenal dengan behel, menjadi tren yang di gandrungi bagi kaum muda. Pasalnya, warna-warni karet kawat gigi memang menjadi salah satu daya tarik yang disukai remaja.

Tahukah Anda bahwa penggunaan kawat gigi tanpa adanya masalah susunan gigi justru bisa menimbulkan masalah baru pada kesehatan gigi.

pemasangan kawat gigi, bahaya pasang kawat gigi, pasang behel

Gigi yang berjejal /crowded menyebabkan sisa makanan mudah melekat pada gigi, sehingga self cleansing gigi menurun dan dapat menyebabkan karies gigi (gigi berlubang), serta penyakit periodontal.

 

“Keluhan dari pemakaian kawat gigi adalah sulit membersihkan gigi. Kalau pasien tidak membersihkan dengan baik, pasang kawat gigi malah bisa bikin gigi berlubang,” ungkap Catherine Ambarini, S.KG Dokter gigi muda pada awak LamanQu saat diwawancarai via WhatsApp. Selasa (1/9/2020).

Catherine sapaan akrab bagi Dokter cantik ini menjelaskan bahwa, Perawatan orthodontik atau biasa disebut behel bertujuan untuk memperbaiki posisi gigi yang abnormal sehingga dapat diperoleh fungsi pengunyahan yang baik.

Serangkaian pemeriksaan medis pun harus dilakukan sebelum memulai perawatan. Ini penting loh bagi milenial untuk mengetahuinya.

Dalam melakukan perawatan orthodontik, tentunya terdapat faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti status kesehatan pasien, kondisi gigi dan rahang serta usia.

“Usia yang ideal untuk dilakukan perawatan orthodontik yaitu mulai dari usia 12-13 tahun, karena pada usia tersebut gigi susu telah seluruhnya tanggal dan hampir seluruh gigi permanen telah erupsi/tumbuh,” kata Catherine.

Lebih lanjut Catherine menjelaskan. Berdasarkan jenis alat yang digunakan terdapat 2 jenis perawatan orthodontik, yaitu perawatan ortho dengan alat lepasan dan perawatan ortho dengan alat cekat.

“Perawatan ortho dengan alat lepasan biasanya digunakan untuk kasus yang sederhana/ kondisi gigi yang tidak terlalu berjejal. Sedangkan untuk alat ortho cekat digunakan pada kasus yang lebih kompleks/kondisi gigi yang crowded parah.” Bebernya.

Dokter gigi muda ini pun mengajak generasi milenial untuk cerdas dalam penggunaan behel, sembari menerangkanya lagi.

Dalam ilmu orthodontik ada yang disebut dengan biomekanika pergerakan gigi yaitu, bagaimana efek gaya/kekuatan yang diberikan oleh suatu alat orthodontik terhadap gigi.

Perawatan ortho dengan alat lepasan maupun alat cekat tentunya akan menghasilkan suatu pergerakan gigi dan menggeser posisi gigi sesuai dengan besarnya kekuatan/gaya yang diberikan.

Sekecil apapun gaya/kekuatan yang diaplikasikan pada gigi, dapat mengubah posisi gigi. Perawatan ortho bukan hanya memasang kawat pada gigi saja.

Tidak hanya itu, kawat yang digunakan dalam pemasangan alat ortho merupakan kawat khusus yang memang digunakan untuk perawatan, bukan sembarang kawat seperti pada salon gigi yang kita tidak tau kawat jenis apa yang mereka gunakan. Sementara, untuk pemasangan bracket juga perlu di perhatikan aplikasi dan arah pasangnya terhadap gigi, bukan hanya asal tempel seperti yang dilakukan para tukang salon gigi. Tegasnya.

Aplikasi alat yang tidak sesuai dan asal-asalan, akan menimbulkan berbagai masalah baru bagi gigi seperti kegoyangan gigi, kehilangan gigi, infeksi, gigi-geligi menjadi berbentuk seperti “kipas” karena penggunaan kawat yang tidak sesuai indikasi, dsb.

Mungkin masih banyak yang menyepelekan perihal gigi, namun bila gigi rusak tentunya akan berdampak pada sistem organ tubuh lainnya.

Itulah mengapa trend pasang behel di salon gigi perlu dihindari. Jika ingin melakukan perawatan ortho, sebaiknya ke dokter gigi, bukan salon gigi. Imbau Catherine.(RED)

Tags: Catherine AmbariniDokter cantikDokter GigiDokter gigi mudapenyakit periodontalperawatan orthoperawatan orthodontik
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kasdam III Siliwangi Tinjau Latihan Pratugas Batalyon Infanteri di Desa Muncang Cianjur

Next Post

Fitrianti Agustinda Kunjungi Kediaman Ruslan Penderita Penyakit Tumor

Editor Sumsel

Info Terkait

Dokter gigi muda, Catherine Ambarini, Dokter gigi, pemasangan kawat gigi, tukang behel

Alih Fungsi Behel Sebagai Alat Medis Menjadi Alat Modis

27 Agustus 2020

Berita Terbaru

Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel, Pesan Kebersamaan Jadi Bekal Kepemimpinan Baru

Ratusan Alumni Universitas Sumatera Selatan Di Wisuda, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Dukung Pemenuhan Gizi Keluarga, Kilang Plaju Salurkan Paket PMT bagi Ratusan Balita dan Ibu Hamil di Kelurahan Sungai Rebo

Dugaan Penculikan Gegerkan Warga Cengal OKI, Keluarga Masih Mencari Keberadaan Romi

Pembangunan Gedung KDMP Dipersoalkan, Pelapor Sebut Ada Dugaan KKN

Dari Kolaborasi, Tumbuh Kontribusi: Kilang Plaju Terima Apresiasi Bea Cukai Palembang atas Kontribusi Devisa Hasil Ekspor

Ratu Dewa Bilang ‘Enjoy’ Saat Palembang Diselimuti Kabut Asap, Ari Derta: Jangan Terjebak Satu Kalimat, Lihat Kerja Nyatanya!

Aksi Mahasiswa IMM di Kantor Gubernur Sumsel Berjalan Damai dan Kondusif, Kapolrestabes Palembang Apresiasi Massa

Kematian Jon Daus Usai Dijemput Polisi, Kuasa Hukum Desak Kapolda Sumsel Beri Kepastian Hukum

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In