• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Mei 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Menguak Tragedi Berdarah di Atas Sengketa Lahan 180 Hektar

Reporter Editor Sumsel
8 Mei 2020
Menguak Tragedi Berdarah di Atas Sengketa Lahan 180 Hektar
Bagikan ke Whatsapp

* Peringatan 40 Hari Tewasnya Dua Warga

* Warga Pagar Batu Klaim Lahan

Lahat, lamanqu.com – Warga Desa Pagar Batu, Lahat, Sumatera Selatan, kembali mengklaim lahan menandai peringatan 40 hari kematian dua warganya dalam kasus sengketa lahan dengan PT Artha Prigel. Klaim tersebut sebagai tanda warga tidak mundur dalam sengketa lahan seluas 180,31 hektare dengan PT Artha Prigel meski dua warganya telah tewas.

Klaim lahan seluas 180,36 hektare dilakukan warga Pagar Batu, Lahat, Sumsel pada Kamis 7 Mei 2020. Mengutip berita di TransIndonesia.co terdapat sejumlah foto aksi yang dikirimkan warga Pagar Batu melalui jaringan WhatsApp.

Dari sejumlah foto terlihat sekumpulan warga menutup sebuah jalan di lahan sengketa dengan mendirikan pagar menggunakan dahan pohon. Pada pagar tersebut, warga mengikatkan dua spanduk. Salah satu spanduk berisi rekomendasi DPRD Kabupaten Lahat kepada Pemda Kabupaten Lahat yang isinya antara lain untuk memberikan sanksi kepada PT Artha Prigel. Sanksi antara lain pencabutan Ijin Usaha Perkebunan.

Sementara satu spanduk lagi berisi tulisan “Lahan Ini Sedang Diawasi oleh Tim Advokasi Rakyat Pagar Batu”. Terdapat 40 nama anggota Tim Advokasi yang tercantum dalam spanduk tersebut antara lain Dhabi K Gumaira SH MH, Mualimin Pardi Dahlan SH, M Hairul Sobri ST, M Untung Saputra, dan Dedek Chaniago.

“Kami masyarakat Pagar Batu tidak akan pernah tunduk pada pihak yang merampas tanah kami meski dua warga kami telah gugur,” kata Robby Harinata, tokoh pemuda Pagar Batu dalam pernyataan yang dikirimkan kepada TransIndonesia.co.

Dua warga Pagar Batu yaitu Putra (33) dan Suryadi (36) tewas di tanah sekuriti PT Artha Prigel dalam konflik berdarah pada 21 Maret 2020. Dua warga lainnya, Sumarlin dan Lion Agustin juga luka tersayat senjata tajam.

“Klaim lahan yang kita lakukan hari ini adalah tanda bahwa kami tidak akan mundur dari perjuangan untuk kembali mendapatkan lahan kami,” tegas Robby Harinata.

Menurutnya, tewasnya dua warga justru semakin membakar semangat warga Pagar Batu untuk memperjuangkan lahannya yang dirampas pihak lain. “Negeri ini lahir bukan dari merdunya suara bersin ikan paus, melainkan buah perjuangan anak negeri yang rela gugur sebagai pejuang,” tandas Robby.

Apalagi, tutur Robby, Desa Pagar Batu didirikan Raja Demak Raden Fatah saat berdakwah di daerah Lahat pada tahun 1500-an. “Kami memiliki sejarah panjang sebagai kesatuan adat karena kami adalah anak cucu Raden Fatah. Kami akan terus berjuang,” lanjut Robby.

Ia juga menuntut Pemerintah Kabupaten Lahat untuk segera menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Lahat untuk mencabut Ijin Usaha Perkebunan PT Artha Prigel. Dia menyesalkan belum ada langkah konkret dari Bupati Lahat.

Sementara itu TransIndonesia.co sudah mencoba menghubungi Humas PT Artha Prigel melalui jaringan telepon seluler. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari PT Artha Prigel.

Dedek Chaniago Sekretaris Jenderal Komite Reforma Agraria Sumsel ketika dikonfirnasi lamanqu.com berpandapangan peristiwa 7 Mei 2020 pukul 14.00 di mana masyarakat Desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang, Lahat yang kembali menduduki dan atau mengeclaim lahan 180.36 hektar dan berkonflik dengan PT. ARTA PRIGEL sebuah kewajaran.

Dan ini wajar, sebab Pristiwa berdarah Tanggal 21 Maret 2020, 2 warga bernama Suryadi dan Putra dibunuh oleh squrity perusahaan dengan menikam pakai pisau dan parang, kemudian 2 lagi luka Marlin dan Lion. Tidak juga membuat pemerintah bertindak cepat untuk menyelesaikan persoalan tanah warga yang tahun 94 diambil secara paksa oleh perusahaan. Upaya telah dilakukan oleh masyarakat dan sudah juga ada rekomendasi dari DPRD Lahat, gubernur, dan menteri ATR/BPN, agar bupati harus segera menyelesaikan persoalan sengketa lahat tersebut dan persoalan hukumnya.

“Namun, sampai hari ini belum ada progres dari bupati untuk membahas penyelesaian konflik itu dan aparat kepolisian juga tidak ada progres untuk menangkap pelaku lainnya. Ini sudah 40 hari. Wajar masyarakat marah dan meIngambil pilihan untuk kembali menduduki dan mengeclaim lahan. Saya berharap, simbol bahwa rakyat menginginkan betul tanahnya kembali harus cepat pemerintah mengambil langkah langkah walau di situasi covid ini,” ucap Dedek Chaniago.

Sambungnya, agar tidak terjadi lagi pertumpahan darah, maka sesunguhnya ini peluang bagi Sumsel umumnya dan Lahat khususnya untuk menjalankan perintah konstitusi dan presiden untuk mewujudkan REFORMA AGRARIA. (RLQ)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Saya Ajak Mereka Berkuda, Memanah dan Cocok Tanam

Next Post

Roy Ditangkap Karena Narkoba

Editor Sumsel

Info Terkait

PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Hampir 2.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Hampir 2.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

28 Mei 2026
Semarak Iduladha di Kilang Plaju, Ribuan Kantong Daging Qurban Disalurkan Penuh Kepedulian

Semarak Iduladha di Kilang Plaju, Ribuan Kantong Daging Qurban Disalurkan Penuh Kepedulian

28 Mei 2026
Ice Trisnawati Terpilih Pimpin INKINDO Sumsel 2026–2031, Konsultan Lokal Minta Perlindungan

Ice Trisnawati Terpilih Pimpin INKINDO Sumsel 2026–2031, Konsultan Lokal Minta Perlindungan

28 Mei 2026
Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Tekankan Keikhlasan Berkorban dan Pelayanan untuk Masyarakat

Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Tekankan Keikhlasan Berkorban dan Pelayanan untuk Masyarakat

28 Mei 2026
Forum Jurnalis Berbagi Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial

Forum Jurnalis Berbagi Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial

28 Mei 2026
Ratusan Bungkus Daging Kurban Dibagikan, Ini Disampaikan Sekda Sumsel

Ratusan Bungkus Daging Kurban Dibagikan, Ini Disampaikan Sekda Sumsel

28 Mei 2026

Berita Terbaru

Raih Juara Umum II Pencak Silat di Piala Pangdam III Siliwangi, Dandim 0624/Kab.Bandung Apresiasi dan Bangga kepada Atlet Serta Pelatih

SAPI SIMENTAL KETUM DPP PARTAI GOLKAR CURI PERHATIAN DI DPD GOLKAR SUMSEL SAAT PEMOTONGAN HEWAN KURBAN

Dorong UMKM Lebih Cuan dan Terarah, PLN UID S2JB Gelar Pelatihan Financial Planning melalui Rumah BUMN Jambi

PLN UID S2JB Siaga Idul Adha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Momentum Iduladha 1447 H, Kilang Plaju Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kepedulian

Wagub Cik Ujang Kurban 6 Sapi di Idul Adha, Disebar ke Berbagai Wilayah di Sumsel

46 Peserta Seleksi Calon Petugas Keamanan (Security) di PT MBI Wilmar Group Rabu 3 Juni 2026 di BLK Disnaketran Muba

Bukan Sekadar Berbagi, Kilang Plaju Tebar Kebersamaan dan Kepedulian kepada Masyarakat Melalui Penyaluran Hewan Qurban

Panen Melon SAE, Rutan Kelas I Palembang Wujudkan Pembinaan Produktif dan Dukung Ketahanan Pangan

Berita Populer

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Rangkaian kegiatan Jambore Sumsel 2026 resmi ditutup melalui Closing Ceremony dan pemberian awarding kepada pelaku UMKM serta sponsor pendukung, Minggu...

Read more

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Ketua PWNU Sumatera Selatan, Ustadz Hendra Zainuddin bersama Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim, menggelar kegiatan mancing bersama sebagai ajang...

Read more

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang, LamanQu. Com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Chairul S Matdiah, meminta masyarakat untuk lebih jeli...

Read more

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In