• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Juni 26, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Sering Makan Jeroan? Waspada, Ini Efeknya Bagi Kesehatan

Reporter Editor Sumsel
21 Maret 2019
Sering Makan Jeroan? Waspada, Ini Efeknya Bagi Kesehatan
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Jeroan memang lezat disantap di dalam menu sop, soto, atau kudapan yang digoreng. Namun, tahukah Anda bahwa ati ayam dapat meningkatkan kadar kolesterol bila dikonsumsi melebihi porsi yang dianjurkan? Efek samping yang sama juga bisa didapatkan akibat mengonsumsi bentuk-bentuk jeroan yang lain. Yuk, cari tahu soal efek dari mengonsumsi jeroan bagi kesehatan tubuh.

Jenis-jenis makanan dari jeroan memiliki kandungan senyawa purin yang tinggi. Jeroan sendiri adalah sebutan lain untuk organ internal hewan potong yang dapat dimakan manusia, meliputi ayam, bebek, kambing, dan sapi. Organ internal yang dimaksud bisa berupa otak, hati, kelenjar timus, pankreas, dan ginjal.

Siap-siap Kena Penyakit Ini Jika Makan Jeroan Terlalu Banyak
Konsumsi jeroan yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh kelebihan zat purin. Tingginya kadar purin dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh yang akhirnya menyebabkan penyakit asam urat. Terlebih lagi, jeroan merupakan sumber kolesterol yang tinggi. Konsumsi berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah sehingga berisiko menyebabkan aterosklerosis. Selain itu, masih ada efek-efek lain seperti bisa menyebabkan kelebihan berat badan, serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Jika belum bisa menghindari diri dari konsumsi jeroan, mulailah dengan mengurangi porsi konsumsinya. Batasi mengonsumsi jeroan menjadi porsi mini atau kurang dari 85 g sekali dalam sebulan. Hal ini dikarenakan organ hati kaya akan zat besi dan vitamin A yang juga dibutuhkan oleh tubuh. Ati sapi yang dimasak dalam jumlah yang sama berpotensi menghasilkan sebanyak 331 mg kolesterol bagi tubuh. Padahal, tingkat kolesterol yang dianjurkan untuk orang dewasa tidak melebihi 300 mg per hari. Jangan lupa, imbangi dengan mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan agar tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang.

Kurangi Konsumsi Jeroan Mulai dari Sekarang

Mulai sekarang, ubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat dengan mengurangi konsumsi jeroan dengan cara-cara berikut:

Mengurangi makanan tinggi kolesterol, lemak jenuh dan lemak trans

Kolesterol mudah dijumpai pada makan-makanan berbahan daging hewani. Bahan-bahan makanan yang tergolong tinggi kandungan kolesterol terutama berasal dari organ-organ internal hewani atau jeroan, kuning telur, dan kerang-kerangan.

Memperbanyak konsumsi makanan berserat tinggi

Makanan berserat menjadi solusi dalam menjaga tingkat kestabilan kolesterol darah. Makanan berserat mudah ditemui pada biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Anda bisa memvariasiakan beragam jenis menu dari sereal oatmeal, beras merah, kacang merah, kacang polong, apel, pisang, dan bayam.

Memilih makanan pengganti yang mengandung minyak dan lemak sehat

Lemak baik bisa diperoleh dari makanan yang mengandung omega-3 karena lebih sedikit mengandung low-density lipoprotein (LDL). LDL adalah lemak yang membentuk kolesterol jahat. Cukupi kebutuhan asupan omega-3 melalui konsumsi ikan makarel, salmon, dan sarden. Roti dan telur yang diperkaya omega 3 juga bisa diandalkan untuk mendapatkan nutrisi tersebut.

Ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi jeroan terutama organ hati atau ati ampela setiap hari dikarenakan kandungan vitamin A dan retinol dapat menyebabkan kelainan pada janin yang dikandung, terutama pada bulan pertama proses kehamilan. Jadi, sebisa mungkin hindari atau konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat sebelum mengonsumsi jeroan.

Tags: Efek Makan Jeroan Bagi KesehatanMakan Jeroan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara Menghilangkan Komedo Putih di Hidung Secara Alami, Hasilnya Lebih

Next Post

Kadisnaker Bandung Klaim Kolaborasi Ritel dan Pemerintah Turunkan Pengangguran

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Kolaborasi Disnakertrans Muba dengan PT Baturona Adimulya Buka Loker Driver Dump Truck (DT) Harian

BERSATU MELAWAN NARKOBA: Tanggung Jawab Moral, Agama, dan Sosial dalam Menolak Kejahatan Jalanan di Sumatera Selatan

Bupati OKU Selatan Pimpin Rapat Tindak Lanjut LHP dan Penguatan SPIP

Jenderal Kosasih Beri Kuliah Umum kepada Ratusan Mahasiswa UNINUS Bandung

Tidak Hanya Dirasa oleh Para Murid, Program MBG juga Dongkrak Perekonomian Warga Sekitar Dapur MBG

Kedepankan Semangat Kolaborasi, Disnakertrans Muba Jamin Investasi Aman dan Hak Masyarakat Transmigrasi Air Balui SP 2 Terjaga

Petani Harus Mempunyai Sifat Enterprenuer Untuk Produknya, Berikut Penjelasannya

Disdik Sumsel Optimistis Cetak Juara Nasional dari O2SN 2026

DPD Horas Bangso Batak (HBB) Sumsel Audiensi dan Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Sumsel

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan
Reporter YN
20 Juni 2026

Palembang,LamanQu.Com-Untuk merespon maraknya kejahatan jalanan, Polda Sumatera Selatan bersama dengan Forum Kepala Desa (FKD) di Kecamatan Indralaya Utara menggelar Focus...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In