• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Kementan Gencarkan Ekspor Tiga Komoditas Unggulan

Reporter Editor Sumsel
15 Maret 2019
Kementan Gencarkan Ekspor Tiga Komoditas Unggulan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Provinsi Sumatera Selatan berada di urutan ke-10 dalam kontribusi di sektor ekspor non migas dengan mencatat angka 1.454,40 juta dolar Amerika Serikat atau berkontribusi 0,89{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460} terhadap total ekspor non migas Indonesia senilai 162.810,20 juta US Dolar pada tahun 2018, hal ini sesuai dengan data yang dilansir Badan Pusat Statistik. Untuk itu, Kementerian Pertanian memasukan tiga komoditas unggulan kedalam fokus pembangunan pertanian di Sumsel yakni masing-masing adalah karet, kelapa bulat dan kopi.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Kementerian Pertanian Ali Jamil saat menyerahkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosaniatary Certificate PS sebagai persyaratan ekspor negara mitra dagang di Palembang, Jumat (15/3).

Ali menjelaskan, hal ini sejalan dengan instruksi Presiden, untuk menggenjot ekspor non migas guna meraup devisa negara.

“Petugas karantina pertanian melakukan pemeriksaan dokumen dan fisik, memastikan komoditas pertanian tersebut bebas hama dan penyakit. Jika ditemukan adanya investasi hama, maka dilakukan tindakan karantina seperti fumigasi atau tindakan karantina lainnya guna mengeliminasi hama tersebut. Hal ini agar tidak terjadi penolakan saat tiba di negara tujuan,” ujarnya.

“Kami berkomitmen lakukan percepatan layanan ekspor komoditas pertanian, tujuannya agar para petani dan pelaku usaha bisa mendapat nilai tambah yang proporsional, selain menjadi masukan devisa bagi negara,” tambahnya.

Kepala Karantina Pertanian Palembang, Bambang Hesti Susilo memaparkan jumlah komoditas yang diekspor masing-masing adalah karet yang berjumlah 1.108 ton dengan nilai Rp. 21,6 milyar atau setara dengan 1.550.000 USD dengan tujuan Jepang dan Finlandia. Kemudia, komoditas kelapa berjumlah 500 ton dengan nilai Rp.1.3 milyar atau setara dengan 95.000 USD dengan tujuan ke Cina dan komoditas kopi berjumlah 210 ton dengan nilai Rp. 4,2 milyar atau setara dengan 301.770 USD dengan tujuan ke negara Inggris.

Bambang juga menyampaikan bahwa berdasarkan data sistem aplikasi Perkarantinaan, pada tahun 2018 tercatat ekspor komoditas pertanian dari Propinsi Sumatera Selatan berupa karet sebanyak 249.000 ton dengan nilai Rp. 3.9 triluin, kelapa bulat sebanyak 129.001 ton dengan nilai Rp. 245,1 milyar dan kopi sebanyak 2.195 ton dengan nilai Rp.39,5 milyar.

Gubernur Provinsi Sumsel Herman Deru yang hadir dan melepas ekspor ini, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak, khususnya Kementerian Pertanian yang telah melakukan upaya khusus terhadap komoditas unggulan di wilayah kerjanya.

Herman Deru menuturkan, bahwa pelepasan ekspor adalah momentum untuk menguatkan komitmen kita semua dalam upaya meningkatkan nilai tambah dari hulu ke hilir. “Pelepasan ekspor komoditas pertanian dari Provinsi Sumsel diharapkan menjadi titik tolak bagi kita semua untuk senantiasa peduli terhadap peningkatan kesejahteraan petani yang merupakan faktor penting dalam upaya kita untuk peningkatan ekspor komoditas pertanian,” tandasnya.

Bersamaan dengan pelepasan ekspor yang ditandai dengan penyerahan PC kepada masing-masing eksportir yakni PT. Surya Indo Cocos, PT. Hevea Muara Klingi, dan PT.Budi Wahana, atas nama Kementerian Pertanian, Kepala Barantan juga menyerakan aplikasi peta komoditas pertanian unggulan ekspor bagi Propinsi Sumatera Selatan kepada Gubernur.

iMACE atau Indonesia Maps of Agricultural Commodities Exports ini merupakan aplikasi yang dapat digunakan seluruh pemangku kebijakan baik pusat maupun daerah dalam memetakan potensi ekspor di wilayahnya. Aplikasi yang baru saja di luncurkan oleh Menteri Pertanian, Rabu (13/3) ini diharapkan mampu menjadi tools bagi landasan pengambilan kebijakan peningkatan ekspor produk pertanian.

Turut hadir pada acara ini Walikota Palembang, Kapolda Propinsi Sumatera Selatan, Kepala Kejaksaan Tinggi Propinsi Sumatera Selatan, General Manager PT.Pelindo II cabang Palembang, Kepala Dinas Lingkup Provinsi Sumatera Selatan, petani dan Eksportir. (Yanti)

Tags: EksporKementerian Pertaniankomoditas unggulan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Resiko Asam Lambung Dampak Luas nya Simak Disini

Next Post

Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Hangatnya Kebersamaan Pasiter Kodim 0725/Sragen Tinjau Progres TMMD Reg ke-128 di Desa Puro

Indonesia dan Polandia Pererat Hubungan Bilateral Lewat Pendidikan, Budaya, hingga Perdagangan

Jalan Cor TMMD Jadi Awal Harapan Baru Bagi Pak Warno

Menkomdigi Ungkap Ribuan Anak Terpapar Judi Online, Komisi III DPR Desak Pemerintah Berantas Judol

Kini Petani Desa Puro Tersenyum, Jalan Sawah Sudah Dicor Mulus

Jalan Persawahan Sudah Mulus, Kini Saatnya Warga Ikut Menjaga

Kajian Hukum & Organisasi: Kesalahan Fundamental Pembentukan Organisasi Tandingan Dan Pelanggaran Oknum Pengurus Koni Pusat Terhadap Upaya Melegalkan Asosiasi Sepakbola Mini Indonesia (ASMI) Menggantikan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI)

Sumur Bor TMMD Bawa Kebahagiaan Baru, Air Bersih Kini Mengalir ke Rumah Warga

Menko Yusril: Pemerintah Tak Pernah Larang Nobar Film Dokumenter Pesta Babi

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Terima ASITA Bali, Wapres Gibran Tegaskan Pariwisata Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Bali and Beyond Travel Fair
Reporter lian
14 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali di...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In