• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, April 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Petani Komering Gelar Aksi Kubur Diri di Kantor Gubernur Sumsel

Reporter Editor Sumsel
4 Maret 2019
Petani Komering Gelar Aksi Kubur Diri di Kantor Gubernur Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Ratusan petani Komering yang tergabung Serikat Tani Nasional (STN) menggelar aksi kubur diri di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Senin (4/3/2019). Aksi mengubur diri tersebut sebagai simbol matinya hukum yang tidak peduli atas komplik agraria yang dinilai telah merugikan masyarakat.

Koordinator aksi Jaimarta mengatakan, tanah adalah hidup dan penghidupan manusia maka penyingkiran manusia atas tanahnya adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. “Kami meminta pemerintah pertama untuk bongkar mafia tanah,” ujarnya saat orasi di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (4/3/2019)

Oleh sebab itu, Jaimarta meminta pemerintah Sumsel secepatnya mengembalikan tanah rakyat Komering yang telah dirampas oleh PT LPI/ Indofood. Pihaknya meminta Pemprov selesaikan konflik agaria, tanah masyarakat Campang Tiga Ulu OKU Timur seluas, 1322 hektare serta segera keluarkan Desa Betung Timur, Tanjung Kukuh, Kota Tanah dari areal konsesi HGU. “Kami minta pemerinta mencabut HGU PT LPI,” ucapnya.

Dia menjelaskan, sengketa agraria bermula dari PT Laju Perdana Indah (Indofood/Salim Group) di tahun 1995 perusahaan PT LPI (Laju Perdana Indah) masuk dan tahun 1997 perusahaan mendapatkan izin lokasi dengan nomor: OOZ/SK-ILP/OKU/ 1997 tanggal 25 April 1997 seluas 25.362 ha yang terletak di Desa Betung, Campang Tiga Ulu, Bumai Mulia. Nirwana, Margorejo, Kota tanah, Tanjung kukuh, Taman agung, Cahaya negeri dan Taraman di Kecamatan Cempaka Kabupaten Oku Timur. Sejak mendapat izin mulailah PT LPI melakukan pembebasan lahan.

Namun pembebasan lahan yang dilakukan oleh PT LPI menyisakan banyak luka di Tanah dan masyarakat Komering. Pasalnya, meninggalkan setumpuk konflik agraria yang sampai hari ini tak kunjung ada penyelesaian. Desa campang Tiga Ulu berkonflik Seluas 1322 Ha, Desa Betung Timur (dulu padukuhan petaling jaya) 564,675 Ha minta di keluarga dari HGU, masyarakat juga minta ganti rugi atas pohon karet dan sawit, yang dirobohkan secara sepihak Oleh LPI sebanyak 2.806 batang karet dan 75 Batang sawit dan penggusuran seluas 44 Ha. Begitupun di desa Tanjung Kukuh. Desa Kota Tanah Masih banyak menyisakan konflik

Berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat Komering untuk mendapatkan keadilan akan tanahnya yang dirampas PT LPI/Indofood. Dari proses dialog sampai mengadukan persoalan ini ke pihak pihak yang bisa mengambil kebijakan baik pemerintah kabupaten sampai ke Kantor Staf Presiden di Istana.

Sementara itu, Asisten I bidang pemerintahan Setda Pemprov Sumsel Akhmad Najib mengatakan, pihaknya sudah merapatkan persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.

“Kami sudah rapatkan masalah ini. Kita akan memanggil pihak LPI untuk menyelesaikan persoalan ini, supaya tidak berlarut larut. Kita sudah jadwalkan, Jumat 8 Maret 2019 nanti duduk bersama dengan pihak LPI,” pungkasnya. (Yanti)

Tags: agrariaaksi kubur dirikomplik agrariapetani Komering
ADVERTISEMENT
Previous Post

Daftar 11 Situs Warisan Dunia Di Indonesia Patut Anda Kunjungi

Next Post

Menteri Pendidikan Janji Angkat Seluruh Guru Honor Secara Bertahap

Editor Sumsel

Info Terkait

Konflik Agraria Berawal Dari Batas Tanah

Konflik Agraria Berawal Dari Batas Tanah

15 April 2019

Berita Terbaru

Polrestabes Palembang Bersihkan Lorong Kenari dari Peredaran Sabu, Tersangka Positif Narkotika

Gerak Cepat Ditreskrimum Polda Sumsel Selidiki Kasus Mutilasi Perempuan di Desa Karang Dalam

Muba Maju Lebih Cepat! Pemkab Muba & PPSDM Migas Siapkan Tenaga Kerja Migas Ber Sertifikasi Nasional

Berlindung di Balik Profesi, Oknum Guru PNS di Palembang Dilaporkan Tipu Korban Rp90,6 Juta

KEJATI Sumsel Tahan Lima Tersangka Dugaan Tipikor Pemberian Fasilitas Pinjaman Dari Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT.BSS dan PT.SAL

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Tegaskan Komitmen Kesehatan Pekerja Sebagai Pilar Keandalan Operasional

Gubernur Sumsel Herman Deru Luncurkan SIGUNTANG, Inovasi Digital Penagihan Pajak Kendaraan di Sumsel

SMK Sumsel Tingkatkan Daya Saing Lulusan Lewat Kolaborasi Industri

Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Disnakertrans Muba Pertegas Prosedur Pembentukan Unit Kerja SPSI di Perusahaan

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In