• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Petani Komering Gelar Aksi Kubur Diri di Kantor Gubernur Sumsel

Reporter Editor Sumsel
4 Maret 2019
Petani Komering Gelar Aksi Kubur Diri di Kantor Gubernur Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Ratusan petani Komering yang tergabung Serikat Tani Nasional (STN) menggelar aksi kubur diri di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Senin (4/3/2019). Aksi mengubur diri tersebut sebagai simbol matinya hukum yang tidak peduli atas komplik agraria yang dinilai telah merugikan masyarakat.

Koordinator aksi Jaimarta mengatakan, tanah adalah hidup dan penghidupan manusia maka penyingkiran manusia atas tanahnya adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. “Kami meminta pemerintah pertama untuk bongkar mafia tanah,” ujarnya saat orasi di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (4/3/2019)

Oleh sebab itu, Jaimarta meminta pemerintah Sumsel secepatnya mengembalikan tanah rakyat Komering yang telah dirampas oleh PT LPI/ Indofood. Pihaknya meminta Pemprov selesaikan konflik agaria, tanah masyarakat Campang Tiga Ulu OKU Timur seluas, 1322 hektare serta segera keluarkan Desa Betung Timur, Tanjung Kukuh, Kota Tanah dari areal konsesi HGU. “Kami minta pemerinta mencabut HGU PT LPI,” ucapnya.

Dia menjelaskan, sengketa agraria bermula dari PT Laju Perdana Indah (Indofood/Salim Group) di tahun 1995 perusahaan PT LPI (Laju Perdana Indah) masuk dan tahun 1997 perusahaan mendapatkan izin lokasi dengan nomor: OOZ/SK-ILP/OKU/ 1997 tanggal 25 April 1997 seluas 25.362 ha yang terletak di Desa Betung, Campang Tiga Ulu, Bumai Mulia. Nirwana, Margorejo, Kota tanah, Tanjung kukuh, Taman agung, Cahaya negeri dan Taraman di Kecamatan Cempaka Kabupaten Oku Timur. Sejak mendapat izin mulailah PT LPI melakukan pembebasan lahan.

Namun pembebasan lahan yang dilakukan oleh PT LPI menyisakan banyak luka di Tanah dan masyarakat Komering. Pasalnya, meninggalkan setumpuk konflik agraria yang sampai hari ini tak kunjung ada penyelesaian. Desa campang Tiga Ulu berkonflik Seluas 1322 Ha, Desa Betung Timur (dulu padukuhan petaling jaya) 564,675 Ha minta di keluarga dari HGU, masyarakat juga minta ganti rugi atas pohon karet dan sawit, yang dirobohkan secara sepihak Oleh LPI sebanyak 2.806 batang karet dan 75 Batang sawit dan penggusuran seluas 44 Ha. Begitupun di desa Tanjung Kukuh. Desa Kota Tanah Masih banyak menyisakan konflik

Berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat Komering untuk mendapatkan keadilan akan tanahnya yang dirampas PT LPI/Indofood. Dari proses dialog sampai mengadukan persoalan ini ke pihak pihak yang bisa mengambil kebijakan baik pemerintah kabupaten sampai ke Kantor Staf Presiden di Istana.

Sementara itu, Asisten I bidang pemerintahan Setda Pemprov Sumsel Akhmad Najib mengatakan, pihaknya sudah merapatkan persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.

“Kami sudah rapatkan masalah ini. Kita akan memanggil pihak LPI untuk menyelesaikan persoalan ini, supaya tidak berlarut larut. Kita sudah jadwalkan, Jumat 8 Maret 2019 nanti duduk bersama dengan pihak LPI,” pungkasnya. (Yanti)

Tags: agrariaaksi kubur dirikomplik agrariapetani Komering
ADVERTISEMENT
Previous Post

Daftar 11 Situs Warisan Dunia Di Indonesia Patut Anda Kunjungi

Next Post

Menteri Pendidikan Janji Angkat Seluruh Guru Honor Secara Bertahap

Editor Sumsel

Info Terkait

Konflik Agraria Berawal Dari Batas Tanah

Konflik Agraria Berawal Dari Batas Tanah

15 April 2019

Berita Terbaru

Ketua Harian APKASI Kang DS Salurkan Bantuan Bencana ke Situbondo

Workshop PSR dan Pekan Benih Sawit 2026 Dorong Produktivitas Petani Sumsel

Yayasan Bhakti Bela Negara Gelar Panen Raya Padi Organik PS-08

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In