• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Juli 14, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Ini Resiko Bagi Remaja SMP dan SMA Kurang Jam Tidur

Reporter Editor Sumsel
26 November 2018
Ini Resiko Bagi Remaja SMP dan SMA Kurang Jam Tidur
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Sama seperti makanan, tidur itu penting bagi kesehatan. Bahkan, tidur adalah makanan untuk otak. Pasalnya saat tidur, banyak aktivitas yang dilakukan otak. Maka itu, melewatkan waktu tidur alias begadang bisa berbahaya. Jika anak-anak dan remaja yang begadang, bukan tidak mungkin prestasi di sekolahnya menurun.

Lalu, seberapa lama sih idealnya waktu tidur untuk remaja? Apakah sama seperti waktu tidur orang dewasa?

Berapa banyak waktu tidur yang dibutuhkan remaja?

Setiap anak membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda berdasarkan usianya. Remaja di bangku SMP (usia 13-15 tahun) dan SMA (usia 16-18 tahun) pun perlu waktu tidur yang berbeda

Waktu tidur yang cukup untuk remaja SMP sekitar 9-11 jam per hari. Berarti tidak boleh kurang dari tujuh jam dan lebih dari dua belas jam per hari.

Sementara remaja SMA memerlukan waktu tidur yang cukup sekitar 8-10 jam per hari. Artinya tidak boleh kurang dari tujuh jam dan lebih dari sebelas jam dalam satu hari.

Anak remaja yang tidak cukup tidur memiliki risiko obesitas, diabetes, cedera, kesehatan jiwa yang buruk, dan masalah dengan konsentrasi dan perilaku yang lebih tinggi.

Kenapa remaja membutuhkan waktu tidur lebih lama?

Jika dibandingkan dengan orang dewasa, anak remaja memang membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak. Umumnya orang dewasa membutuhkan tidur 6-9 jam per hari. Sementara anak remaja membutuhkan 9-11 jam per hari.

Anak remaja membutuhkan waktu tidur yang lebih lama untuk memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan untuk melakukan aktivitasnya di waktu terjaga.

Umumnya, anak remaja punya jadwal tidur yang tidak teratur setiap hari. Anak remaja cenderung tidur larut malam di akhir pekan sebagai cara untuk memulihkan diri dari hutang tidur di hari-hari sebelumnya.

Namun, tidur larut malam hanya akan membuat jam biologis mereka semakin kacau, sehingga kian sulit untuk bisa tertidur pada jam tidur yang normal selama seminggu. Jadi, bisa dibilang mereka berada dalam lingkaran pola tidur yang buruk. Selama hari sekolah, mereka harus terjaga setiap siang dan akhirnya menumpuk di akhir minggu.

Hal ini membuat remaja kelelahan di akhir pekan dan tidur sepanjang waktu. Jika sudah masuk awal minggu lagi alias hari Senin, remaja akan mengulang siklusnya tersebut.

Tidur cukup penting untuk remaja

Tidur sangat penting untuk kesehatan dan fungsi organ tubuh sehari-hari. Itu sama pentingnya dengan diet sehat dan aktivitas fisik. Pada semua tahap kehidupan, otak tetap aktif selama tidur, memproses ingatan dan emosi, menyegarkan sel-sel dan membersihkan sisa-sisa bahan limbah yang dapat memperlambat atau merusak fungsi otak.

Pada masa remaja, otak masih berkembang, dan tidur cukup sangat penting untuk perkembangan otak. Bagian korteks prefrontal pada otak adalah salah satu area terakhir otak yang mengalami perkembangan dan kematangan selama masa remaja. Bagian otak ini berperan dalam berpikir kompleks dan mengambil keputusan, serta pengaturan emosi. Bagian otak ini sangat sensitif terhadap efek kurang tidur.

Remaja yang memiliki waktu tidur yang pendek memiliki risiko untuk mengalami masalah intelektual, sosial, emosional, dan perilaku. Tidur yang tidak cukup pada remaja bisa berdampak pada:

Masalah kognitif

Masalah dengan ingatan, Fokus dan perhatian yang berkurang, Kesulitan belajar, Sulit mengambil keputusan, Sulit memecahkan masalah, Masalah perilaku dan sosial

Kecenderungan yang lebih besar untuk terlibat dalam perilaku berisiko, termasuk merokok dan penggunaan narkoba
Hiperaktif
Agresif, Menarik diri dari lingkungan, Sulit bergaul dengan orang lain, Masalah emosional, Iritabilitas dan gangguan suasana hati, Sering berpikir negatif, Sulit mengendalikan emosi, Meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan berpikir untuk bunuh diri.

Tags: Kurang tidurResiko kurang tidurTidur
ADVERTISEMENT
Previous Post

Alasan Kuat 25 November Hari Guru Nasional, Ini Ceritanya

Next Post

Cukup Rp 3 Jutaan Nikmati Fitur Menarik Oppo A7

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Selama 5 Hari Peserta Didik Baru Akan Ikuti MPLS, Berikut Pesan Disampaikan

Kasdim 0418/Palembang Cek Kesiapan Pembukaan TMMD ke-129, Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Dr. Mirna Ari Mulyani, M.Pd :Model Kepemimpinan “Kunci Inggris”, Penguatan Peran Alumni dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Lulusan Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam

Jelang Pembukaan TMMD ke-129, Kodim 0418/Palembang Matangkan Persiapan di Talang Jambe

Dukung Sinergi Industri Migas Sumbagsel, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Sukses Jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Migas 2026

Dandim 0418/Palembang Ajak Media Bersinergi Sukseskan TMMD ke-129 dan Program Jembatan Presiden

Gold Generation” Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Dukung Pendidikan di Lampung

Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat, BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan Sembako ke Enam Gereja

Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat, BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan Sembako ke Enam Gereja

Berita Populer

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?
Reporter YN
21 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Gelombang kritik terhadap tata kelola kampus kembali mencuat di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In