• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Agustus 30, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Ini Resiko Bagi Remaja SMP dan SMA Kurang Jam Tidur

Reporter Editor Sumsel
26 November 2018
Ini Resiko Bagi Remaja SMP dan SMA Kurang Jam Tidur
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Sama seperti makanan, tidur itu penting bagi kesehatan. Bahkan, tidur adalah makanan untuk otak. Pasalnya saat tidur, banyak aktivitas yang dilakukan otak. Maka itu, melewatkan waktu tidur alias begadang bisa berbahaya. Jika anak-anak dan remaja yang begadang, bukan tidak mungkin prestasi di sekolahnya menurun.

Lalu, seberapa lama sih idealnya waktu tidur untuk remaja? Apakah sama seperti waktu tidur orang dewasa?

Berapa banyak waktu tidur yang dibutuhkan remaja?

Setiap anak membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda berdasarkan usianya. Remaja di bangku SMP (usia 13-15 tahun) dan SMA (usia 16-18 tahun) pun perlu waktu tidur yang berbeda

Waktu tidur yang cukup untuk remaja SMP sekitar 9-11 jam per hari. Berarti tidak boleh kurang dari tujuh jam dan lebih dari dua belas jam per hari.

Sementara remaja SMA memerlukan waktu tidur yang cukup sekitar 8-10 jam per hari. Artinya tidak boleh kurang dari tujuh jam dan lebih dari sebelas jam dalam satu hari.

Anak remaja yang tidak cukup tidur memiliki risiko obesitas, diabetes, cedera, kesehatan jiwa yang buruk, dan masalah dengan konsentrasi dan perilaku yang lebih tinggi.

Kenapa remaja membutuhkan waktu tidur lebih lama?

Jika dibandingkan dengan orang dewasa, anak remaja memang membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak. Umumnya orang dewasa membutuhkan tidur 6-9 jam per hari. Sementara anak remaja membutuhkan 9-11 jam per hari.

Anak remaja membutuhkan waktu tidur yang lebih lama untuk memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan untuk melakukan aktivitasnya di waktu terjaga.

Umumnya, anak remaja punya jadwal tidur yang tidak teratur setiap hari. Anak remaja cenderung tidur larut malam di akhir pekan sebagai cara untuk memulihkan diri dari hutang tidur di hari-hari sebelumnya.

Namun, tidur larut malam hanya akan membuat jam biologis mereka semakin kacau, sehingga kian sulit untuk bisa tertidur pada jam tidur yang normal selama seminggu. Jadi, bisa dibilang mereka berada dalam lingkaran pola tidur yang buruk. Selama hari sekolah, mereka harus terjaga setiap siang dan akhirnya menumpuk di akhir minggu.

Hal ini membuat remaja kelelahan di akhir pekan dan tidur sepanjang waktu. Jika sudah masuk awal minggu lagi alias hari Senin, remaja akan mengulang siklusnya tersebut.

Tidur cukup penting untuk remaja

Tidur sangat penting untuk kesehatan dan fungsi organ tubuh sehari-hari. Itu sama pentingnya dengan diet sehat dan aktivitas fisik. Pada semua tahap kehidupan, otak tetap aktif selama tidur, memproses ingatan dan emosi, menyegarkan sel-sel dan membersihkan sisa-sisa bahan limbah yang dapat memperlambat atau merusak fungsi otak.

Pada masa remaja, otak masih berkembang, dan tidur cukup sangat penting untuk perkembangan otak. Bagian korteks prefrontal pada otak adalah salah satu area terakhir otak yang mengalami perkembangan dan kematangan selama masa remaja. Bagian otak ini berperan dalam berpikir kompleks dan mengambil keputusan, serta pengaturan emosi. Bagian otak ini sangat sensitif terhadap efek kurang tidur.

Remaja yang memiliki waktu tidur yang pendek memiliki risiko untuk mengalami masalah intelektual, sosial, emosional, dan perilaku. Tidur yang tidak cukup pada remaja bisa berdampak pada:

Masalah kognitif

Masalah dengan ingatan, Fokus dan perhatian yang berkurang, Kesulitan belajar, Sulit mengambil keputusan, Sulit memecahkan masalah, Masalah perilaku dan sosial

Kecenderungan yang lebih besar untuk terlibat dalam perilaku berisiko, termasuk merokok dan penggunaan narkoba
Hiperaktif
Agresif, Menarik diri dari lingkungan, Sulit bergaul dengan orang lain, Masalah emosional, Iritabilitas dan gangguan suasana hati, Sering berpikir negatif, Sulit mengendalikan emosi, Meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan berpikir untuk bunuh diri.

Tags: Kurang tidurResiko kurang tidurTidur
ADVERTISEMENT
Previous Post

Alasan Kuat 25 November Hari Guru Nasional, Ini Ceritanya

Next Post

Cukup Rp 3 Jutaan Nikmati Fitur Menarik Oppo A7

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

DPW Pekat IB Sumsel Gelar Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Ini Beberapa Hal Disampaikan

Semarak HUT ke-81 RI, MBS Angkasa Golf Gelar Kompetisi Berhadiah Mobil

Nachung Tajudin, Aktivis 1998 Minta Komisi III DPR RI Panggil dan Periksa JPU Sigit Subiantoro SH dan Kajari Palembang serta Hakim Afrizal Hady

Mengenang Jasa Pahlawan, Menguatkan Solidaritas dan Kepedulian kepada Para Pejuang Nafkah di Jalan

9 Kecamatan Wilayah UPTB PPD Wilayah I OI Bapenda Sumsel, Ini Yang Disampaikan

Advokat Afdhal Azmi Jambak Serahkan Surat Laporan Dugaan Pelanggaran Etika dan Perilaku Majelis Hakim dan JPU Perkara Pengeroyokan dengan Terdakwa Junaidi alias Ajun ke Komisi III DPR RI, Jaksa Agung dan Ketua MA

Dengan Sigap Personel Lanud Smh Berhasil Kendalikan Api Akibat Kebakaran yang Terjadi di Dekat Pemukiman Warga

Advokat Afdhal Azmi Jambak Serahkan Surat Laporan Dugaan Pelanggaran Etika dan Perilaku Majelis Hakim dan JPU Perkara Pengeroyokan dengan Terdakwa Junaidi alias Ajun ke Komisi III DPR RI, Jaksa Agung dan Ketua MA

Pengacara Laporkan Ketua Majelis Hakim dan JPU Perkara Penganiayaan Ajun ke Lembaga Pengawas

Berita Populer

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif
Reporter YN
3 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com-Andie Dinialdie resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

Bahlil Buka Musda XI Golkar Sumsel, Targetkan Kenaikan Kursi dan Perkuat Konsolidasi Kader

Bahlil Buka Musda XI Golkar Sumsel, Targetkan Kenaikan Kursi dan Perkuat Konsolidasi Kader
Reporter YN
2 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Musyawarah...

Read more

Wakil Dansatgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Rehab RTLH TMMD Rampung Sesuai Standar

Wakil Dansatgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Rehab RTLH TMMD Rampung Sesuai Standar
Reporter YN
2 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com – Kasdim sekaligus Wakil Dansatgas TMMD 0418/Palembang, Letkol Inf. Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., meninjau langsung progres rehabilitasi Rumah...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In