• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Juli 2, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Wagub Mawardi Yahya Anjurkan Audit Swarna Dwipa

Reporter Editor Sumsel
10 November 2018
Wagub Mawardi Yahya Anjurkan Audit Swarna Dwipa
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Direktur baru PD. Perhotelan Swarna Dwipa, Rebo Iskandar melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya di ruang tamu Wakil Gubernur, Jumat (9/11). Moment ini dimanfaatkan Rebo dan rombongannya untuk curhat soal PR yang ditinggalkan direktur Swarna Dwipa sebelumnya.

Diakui Rebo, selama 19 hari dirinya menjabat di PD Swarna Dwipa, peninggalan lama uang real tak sampai dari Rp1 miliar. Menurutnya hal itu tidak masuk akal bila dievaluasi, karena aset Swarna Dwipa yang mencapai kurang lebih Rp1 triliun namun uang operasionalnya kurang dari Rp1 miliar.

“Jujur saya katakan, untuk bayar gaji pun kami kewalahan, saya khawatir kalo tidak dibayar ini akan jadi gejolak di karyawan. PBB dari hotel pun sampai sekarang belum terbayarkan karena uang operasionalnya kurang memadai, dan kami harus putar otak mengatasinya.” jelas Rebo.

Lebih jauh dijelaskan Rebo, sebenarnya dana bukan tidak ada, akan tetapi sudah terpakai untuk membayar uang muka (DP) pada pekerjaan besar yang dilaksanakan direksi sebelumnya.

“Menurut evaluasi internal kami, ada dana yg terpakai dengan pihak ke-3 oleh direksi lama. Bila dana ini tidak terpakai akan mudah untuk membayar 6 bulan ke depan,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Wagub meminta untuk semua memahami kondisi karena saat ini sedang masa transisi kepemimpinan. Ia juga tak ingin terburu-buru dan harus mempelajari hal ini lebih dalam, serta harus mengevaluasi dari berbagai aspek.

“Sebelum saya memberikan solusi, saya ingin semuanya memahami kondisi sumsel karena ada pergantian pimpinan. Tentunya untuk melangkah ke depan tidak akan mungkin melangkah sembarangan, apabila ceroboh tidak akan mungkin nanti smua masalah hasilnya akan baik.” jelasnya saat memimpin rapat.

Lebih jauh Mawardi Yahya juga sempat menanyakan kejelasan apa yang menjadi akar masalah, agar dapat disimpulkan dan menjadi hasil untuk kami bertindak.

“Tidak akan mungkin kepempinan baru akan melanjutkan program yang lama bila tidak tahu betul apa permasalahannya, siapa pun pimpinannya, siapapun orangnya. Kami ingin tau apa masalahnya apa kekurangannya, baru kita cari solusi.” tegasnya.

Seperti diketahui pemegang saham PD. Swarna Dwipa adalah Pemprov Sumsel. Hanya saja dalam beberapa waktu, Direksi lama melangkah dan mengikat kontrak pada pihak ke-3 tanpa sepengetahuan dan persetujuan pemegang saham.

“Bila tanpa sepengetahuan pemegang saham, berarti itu tanggung jawab full dari manajemen Swarna Dwipa. Contohnya saja, apabila anak kita berhutang tanpa sepengetahuan orang tua, yang wajib membayar tetap anak tersebut tetapi bila anak itu berhutang dengan persetujuan orang tua, berarti orang tua juga dapat bertanggung jawab atas itu.” Jelasnya.

Terkait hal itu Mawardi Yahya meminta kepada manajemen Swarna Dwipa untuk mengaudit secara keseluruhan dan bekerja sama dengan BPKP.

“Saya minta untuk manajemen Swarna Dwipa untuk menurunkan BPKP untuk melihat di lapangan, keseimbangan antara fisik dan pembayaran. Kami belum bisa melangkah lebih lanjut sebelum manajemen mengaudit segala kegiatan. Apabila sudah diaudit nanti kita bicarakan lagi, mau disetop atau dilanjutkan,” tuturnya.

Belajar dari hal ini, Mawardi berharap manajemen Swarna Dwipa yang baru mulai menggunakan manajemen terbuka agar Swarna Dwipa tidak menjadi beban prov Sumsel.

“Hati-hati dalam melangkah, tidak akan maju apabila manajemen tidak berani, tetapi tetap harus punya perhitungan. Selain itu juga berorientasi pada bisnis, harus pengeluaran seefisien mungkin dan pendapatan sebanyak mungkin, harus untung bukan rugi, intinya harus melihat selera konsumen.” ujarnya. (ril)

Tags: Direktur baru PD Perhotelan Swarna Dwipa Rebo IskandarMawardi YahyaSwarna DwipaTinggalkan Banyak PR
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sumsel Bakal Cetak 250 Ribu Hektar Sawah Baru

Next Post

25 Ribu Peserta Gowes Jadikan Bandung Lautan Sepeda

Editor Sumsel

Info Terkait

Mawardi Yakin KBPP Polri Lahirkan Generasi Berkepribadian Pancasila

Mawardi Yakin KBPP Polri Lahirkan Generasi Berkepribadian Pancasila

23 Agustus 2020

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Operasional Kilang Plaju guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Alfamart dan Nestlé Indonesia Perluas Jangkauan Program Sahabat Posyandu untuk Ribuan Ibu dan Anak

Pengusaha Muda Diminta Jadi Agen Perubahan, HIPMI Palembang Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

Menjaga Asa Tumbuh Kembang Anak, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Hadirkan Dukungan Nutrisi bagi Keluarga Berisiko Stunting

Sukses Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Scaffolding, Project Sumatra R&P, Kilang Plaju, dan Disnakertrans Sumsel Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Raih PROPER Emas Empat Kali Berturut-turut, Kilang Plaju Jadi Contoh Sukses Praktik Keberlanjutan Lingkungan di Sumsel

Massa Aksi Minta Semua Kasus Junaidi Alias Ajun Untuk Di Proses

Gencarkan Roadshow ke SKK Migas dan KKKS, Pemkab Muba Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Bersertifikasi dan Transparansi Lowongan Kerja

Berita Populer

PT Amen Mulia Beberkan Awal Mula Kasus Advokat BIY

PT Amen Mulia Beberkan Awal Mula Kasus Advokat BIY
Reporter YN
21 Mei 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Rabu (20/05/2026) Dihalaman Kantor Pengadilan Negeri Pelembang Kuasa hukum PT Amen Mulia, Akbar Tanjung SH bersama rekannya Isykamal SH,...

Read more

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Operasional Kilang Plaju guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Operasional Kilang Plaju guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Reporter YN
2 Juli 2026

Plaju, LamanQu.Com-Menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya bergantung pada keandalan operasi kilang dan distribusi energi, tetapi juga pada sinergi yang...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H
Reporter YN
2 Juli 2026

Plaju, LamanQu. Com-Memasuki momentum suci pergantian tahun baru Islam 1448 H, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (Kilang...

Read more

Mau Buka Tutup WhatsApp Kini Bisa Pakai Wajah dan Sidik Jari, Coba Disini Cara Setting nya

Mau Buka Tutup WhatsApp Kini Bisa Pakai Wajah dan Sidik Jari, Coba Disini Cara Setting nya
Reporter Editor Sumsel
5 Februari 2019

lamanqu.com - WhatsApp kian memahami penting nya privacy bagi penggunanya. Inovasi dikembangkan oleh flatform Massenger ini dengan adopsi Biometric sebagai...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In