• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Mei 29, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid

Reporter Editor Sumsel
23 Oktober 2018
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid
Bagikan ke Whatsapp

Garut, lamanqu.com — Polres Garut telah mengamankan tiga pelaku yang diduga melakukan aksi pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat tahuid saat perayaan Hari Santri Nasional, Senin 22 Oktober 2018 di Alun-alun kecamatan Limbangan.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, tiga pelaku yang diduga melakukan pembakaran bendera tauhid sudah diamankan tetapi statusnya masih sebagai saksi. Dia menuturkan, kepolisian akan mulai menyelidiki kasus yang menggemparkan dan mencoreng perayaan Hari Santri Nasional tersebut.

“Sifatnya baru sebatas klarifikasi, sejauh mana peristiwa itu terjadi, tapi akan didalami lagi. Bisa saja pembakaran (bendera) itu sifatnya spontanitas,” ujarnya di Limbangan seperti dilaporkan Galamedianews, Selasa 23 Oktober 2018.

Selain ketiga pelaku yang diamankan, Polres Garut masih mencari satu orang lagi yang diduga sebagai pembawa bendera tauhid.

“Terhadap pelaku pembakaran, kami akan coba proses secara ketentuan hukum yang berlaku. Untuk yang membawa bendera, ada satu yang coba didatangi. Kebetulan tak jauh dari sini (Limbangan) sekitar 15 km. Secepatnya akan kami sampaikan kalau sudah diamankan,” tuturnya.

Budi menuturkan, Polres Garut akan bergerak cepat dalam mengusut kasus pembakaran bendera tauhid tersebut. Dia menilai, jika kasus itu tidak segera ditangani, akan menimbulkan konflik sosial di masyarakat dan berujung pada perpecahan nantinya.

“Makanya supaya jelas, harus diketahui dulu motifnya seperti apa,” tuturnya.

Aksi pembakaran bendera tauhid yang terjadi di Limbangan menggegerkan masyarakat. Video yang memperlihatkan sejumlah orang melakukan aksi pembakaran bendera tauhid dalam perayaan Hari Santri Nasional viral di dunia maya.

Tetap tenang
Terkait kasus pembakaran bendera tauhid di Limbangan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, Sirodjul Munir meminta agar masyarat tetap tenang dan tidak terpancing emosi dalam menyikapi peristiwa tersebut.

“Kita harus tetap tenang jangan terpancing emosi, jangan menimbulkan persoalan baru. Ini sedang ditangani, bukan hanya MUI tapi bersama TNI-Polri dan juga Pemda Garut,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat agar tetap tenang dan menyikapi kasus pembakaran bendera tauhid dengan dingin.

Masyarakat diminta tetap menjaga persatuan dan kesatuan agar bisa menghindari konflik yang mungkin saja terjadi selepas terjadinya kasus pembakaran bendera tauhid dalam perayaan Hari Santri Nasional.

“Kami sepakat dan terima untuk diproses pihak kepolisian. Kapolres sigap tangani masalah ini,” ucapnya.

Meski demikian, Sirodjul Munir tidak memungkiri bahwa kasus pembakaran bendera tauhid memang menjadi viral dan meresahkan masyarakat.

Akan tetapi, ia meminta semua pihak agar bisa menahan diri dan tidak menciptakan suasana yang tidak kondusif dan menghindari tindakan-tindakan yang bersifat provokatif terhadap kasus ini.

“Kami harap umat Islam dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat bisa menahan diri. Jangan menimbulkan suasana yang keruh, dan jangan sampai menimbulkan masalah baru”, katanya.

Mengakui
Pembakaran bendera tauhid yang dianggap oleh sebagian kalangan sebagai lambang dari organisai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang secara resmi telah dibubarkan oleh pemerintah itu semakin menjadi sorotan setelah videonya viral di dunia maya.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas tidak mengelak ketika disinggung soal pelaku pembakaran bendera tauhid.

Dia memebenarkan bahwa aksi tersebut dilakukan anggotanya dengan maksud membakar bendera dari organisasi yang terlarang. Pernyataan Yaqut dibenarkan Ketua GP Ansor Jawa Barat, Deni Haedar.

Menurut Deni, hal tersebut dilakukan secara spontan karena melihat ada orang yang membawa bendera HTI, padahal HTI adalah organisasi terlarang dan sudah ada surat keputusannya.

“Persepsi teman-teman itu bendera HTI dan ada kalimah tauhidnya. Makanya untuk menjaga kesuciannya, daripada terinjak ya dibakar,” ujarnya. (PR)

Tags: BANSERBanser Bakar Bendera TauhidBendera HTIHTIKalimat TauhidPembakaran Bendera di Garut
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muara Enim Dukung Program Smart City

Next Post

Emang Kenapa Kalau Tanpa Facebook ?

Editor Sumsel

Info Terkait

Massa Aksi Bela Tauhid: Bubarkan Banser

Massa Aksi Bela Tauhid: Bubarkan Banser

26 Oktober 2018
Polda Jabar Gelar Pertemuan Bersama Gubernur, TNI, MUI Terkait Pembakaran Bendera di Garut

Polda Jabar Gelar Pertemuan Bersama Gubernur, TNI, MUI Terkait Pembakaran Bendera di Garut

24 Oktober 2018
Polisi Cari Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid

Polisi Cari Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid

24 Oktober 2018

Berita Terbaru

Raih Juara Umum II Pencak Silat di Piala Pangdam III Siliwangi, Dandim 0624/Kab.Bandung Apresiasi dan Bangga kepada Atlet Serta Pelatih

SAPI SIMENTAL KETUM DPP PARTAI GOLKAR CURI PERHATIAN DI DPD GOLKAR SUMSEL SAAT PEMOTONGAN HEWAN KURBAN

Dorong UMKM Lebih Cuan dan Terarah, PLN UID S2JB Gelar Pelatihan Financial Planning melalui Rumah BUMN Jambi

PLN UID S2JB Siaga Idul Adha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Momentum Iduladha 1447 H, Kilang Plaju Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kepedulian

Wagub Cik Ujang Kurban 6 Sapi di Idul Adha, Disebar ke Berbagai Wilayah di Sumsel

46 Peserta Seleksi Calon Petugas Keamanan (Security) di PT MBI Wilmar Group Rabu 3 Juni 2026 di BLK Disnaketran Muba

Bukan Sekadar Berbagi, Kilang Plaju Tebar Kebersamaan dan Kepedulian kepada Masyarakat Melalui Penyaluran Hewan Qurban

Panen Melon SAE, Rutan Kelas I Palembang Wujudkan Pembinaan Produktif dan Dukung Ketahanan Pangan

Berita Populer

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Rangkaian kegiatan Jambore Sumsel 2026 resmi ditutup melalui Closing Ceremony dan pemberian awarding kepada pelaku UMKM serta sponsor pendukung, Minggu...

Read more

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Ketua PWNU Sumatera Selatan, Ustadz Hendra Zainuddin bersama Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim, menggelar kegiatan mancing bersama sebagai ajang...

Read more

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang, LamanQu. Com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Chairul S Matdiah, meminta masyarakat untuk lebih jeli...

Read more

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In