Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu, air mineral, dan masker kepada warga masyarakat yang melintas di simpang lampu merah Charitas, Kota Palembang pada Rabu, (14/10/26).
Berdasarkan pantauan dilapangan, puluhan mahasiswa/i yang ikut serta dalam FOKAL IMM tersebut dengan antusias dan semangat membagikan bingkisan kepada masyarakat baik yang berjalan kaki maupun berkendara.
Aksi sosial yang dikomandoi oleh Ruspanda Karibullah, Anwar Sadat dan Amrah Muslimin ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi dan ucapan terima kasih dari warga masyarakat yang melintas.
Ruspanda Karibullah selaku Ketua FOKAL IMM Sumsel yang didampingi Anwar Sadat dan Amrah Muslimin, sesaat setelah kegiatannya mengatakan kepada awak media bahwa ini merupakan kegiatan sosial dan sebagai bentuk peduli terhadap bencana kabut asap yang dirasakan oleh masyarakat khususnya di Kota Palembang.
“Hari ini, pada jam 4 sore, kita bersama telah membagikan kepada masyarakat seribu bingkisan yang berisi vitamin, madu, air mineral, dan masker. Dan Alhamdulillah sudah terlaksana dengan lancar. Ini gerakan sosial, bergerak melawan asap adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap Ruspanda Karibullah yang juga Anggota DPRD Kota Palembang.
Ditempat yang sama, Amrah Muslimin sebagai Dewan Pakar dari FOKAL IMM Sumsel juga menyampaikan jika ini adalah aksi sosial yang dilakukan oleh FOKAL IMM Sumsel dan ini sebagai bentuk berbagi serta edukasi kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan disaat kabut asap ini seperti memakai masker.
“Kemudian kegiatan ini juga untuk memperkuat pemahaman dan memaksimalkan dari peran serta Pemerintah saat Karhutlah saat ini,” imbuhnya.
Selain itu, Anwar Sadat selaku Ketua Bidang Lingkungan Hidup FOKAL IMM Sumsel juga ikut mengatakan bahwa harus dimaksimalkan juga unit-unit kesehatan Pemerintah karena masyarakat juga tidak banyak mengetahui keberadaan unit kesehatan itu untuk penanganan Karhutlah.
“Seharusnya digencarkan secara maksimal unit-unit kesehatan yang disediakan oleh Pemerintah agar masyarakat bisa mengaksesnya,” kata Anwar Sadat.
Dan yang penting juga kesiap siagaan kita dalam menghadapi Karhutlah ini karena BMKG sudah memprediksikan Elnino di Sumatera Selatan sebagai Provinsi langganan kabut asap. Itu yang harusnya dipersiapkan sebagai deteksi dini dan terlihat ternyata Pemerintah kita belum siap.
Untuk kedepan FOKAL IMM akan mempersiapkan terkait mitigasi bencana yang akan disampaikan kepada pengambil kebijakan. Dan itu yang paling penting.
Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk memeriksakan diri ke unit-unit kesehatan terdekat untuk menjaga diri kira masing-masing dan keluarga disaat bencana Kabut Asap ini dan jangan sampai ada korban, ujarnya.
Kami juga mengharapkan kepada Gubernur, Walikota dan Bupati mari pro aktif, kerahkan segala daya upaya khususnya tenaga kesehatan untuk turun ke kampung-kampung, ke RT-RT dan ke rumah-rumah warga untuk melakukan cek kesehatan jikalau ada yang terkena ISPA sehingga bisa langsung direkomendasikan ke Rumah Sakit, harapnya.
“Sejalan dengan itu, semuanya harus bekerja sama, harus bekerja keras dalam upaya mendorong, menangani persoalan kabut asap ini dalam hal kesehatan dan keselamatan bagi masyarakat,” tutup Anwar Sadat.
(Yanti)










