Palembang,LamanQu.Com – Suara gemericik air yang mengalir dari kran di halaman Mushola Hidayatullah, RT 14 RW 06, Lorong Bersama, Kelurahan Talang Betutu, menjadi penanda bahwa harapan warga akan akses air bersih mulai terwujud.
Memasuki hari ke-11 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, Sabtu (25/7/2026), Satgas TMMD melakukan pengecekan debit dan kualitas air pada sumur bor yang telah selesai dibangun.
Pengecekan tersebut bukan sekadar tahapan teknis, melainkan bentuk komitmen agar setiap sasaran fisik TMMD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Air yang keluar dari sumur dipastikan memiliki debit yang memadai dan layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah personel Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang tampak memeriksa aliran air, memastikan pompa bekerja optimal, sekaligus menguji kualitas air sebelum sumur bor diserahkan kepada warga. Proses itu dilakukan secara teliti agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Komandan Kompi Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo BS, mengatakan bahwa pengecekan merupakan bagian penting dari setiap pembangunan infrastruktur yang dikerjakan melalui program TMMD.
“Kami memastikan air yang keluar dari sumur bor memiliki debit yang baik dan layak dimanfaatkan oleh warga. Harapannya, fasilitas ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan menjadi manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar,” kata Pringgo.
Menurut dia, pembangunan sumur bor tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga pada keberlanjutan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat setelah program TMMD berakhir. Karena itu, setiap fasilitas harus dipastikan berfungsi secara maksimal sebelum diserahkan kepada warga.
Bagi pengurus Mushola Hidayatullah, keberhasilan pengeboran sumur menjadi kabar yang telah lama dinantikan. Selama ini, kebutuhan air untuk keperluan ibadah maupun aktivitas di mushola masih bergantung pada pasokan dari luar, bahkan tidak jarang harus membeli air ketika persediaan menipis.
Pengurus Mushola Hidayatullah, Farida, mengaku bersyukur setelah melihat air bersih akhirnya mengalir dari sumur bor yang dibangun Satgas TMMD.
“Alhamdulillah air sudah mengalir. Kami sangat senang dengan adanya sumur bor ini. Kami tidak perlu lagi membeli air untuk kebutuhan mushola. Selain itu, warga yang mengalami kesulitan air bersih juga bisa mengambil air di sini,” ujarnya.
Bagi Farida, keberadaan sumur bor bukan hanya memudahkan aktivitas di mushola, tetapi juga menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat sekitar. Air bersih yang sebelumnya menjadi persoalan kini tersedia lebih dekat dan dapat dimanfaatkan kapan saja ketika dibutuhkan.
Program pembangunan sumur bor sendiri menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ketersediaan air bersih dinilai menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting, baik untuk keperluan ibadah, sanitasi, maupun kebutuhan rumah tangga.
Antusiasme warga terlihat saat proses pengecekan berlangsung. Mereka menyaksikan air mengalir dengan lancar dari instalasi yang baru selesai dikerjakan. Beberapa warga bahkan berharap fasilitas tersebut dapat menjadi solusi atas persoalan air bersih yang selama ini mereka hadapi, terutama saat musim kemarau.
Lebih dari sekadar membangun sarana fisik, TMMD kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat membawa dampak yang langsung dirasakan. Sumur bor di Mushola Hidayatullah menjadi simbol kolaborasi antara TNI dan warga dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan selesainya pengecekan debit dan kualitas air, warga kini menaruh harapan besar agar fasilitas tersebut dapat terus terawat dan dimanfaatkan bersama. Air yang mengalir dari sumur bor itu bukan hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya kepedulian, gotong royong, dan semangat kebersamaan yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD.
(Yanti)










