PALEMBANG,LamanQu.Com– Setiap hari, Marpensi hampir tak pernah absen melihat perkembangan rehab di halaman Mushola Baitul Magfurin. Tatapannya menyusuri satu per satu bagian bangunan yang kini tampak jauh berbeda dibanding beberapa pekan lalu. Suara ketukan palu, gesekan alat pemasang keramik, hingga sapuan pelamir di dinding menjadi irama yang setiap hari mengiringi harapannya.
Sebagai Ketua Mushola Baitul Magfurin, Marpensi menyaksikan sendiri bagaimana rumah ibadah yang selama bertahun-tahun menjadi tempat warga bersujud perlahan mengalami perubahan.
Memasuki hari ke-11 pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, rehabilitasi mushola telah memasuki tahap akhir. Para personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong menyelesaikan pemasangan keramik, pelamir dinding, penyempurnaan resplank, serta merapikan lingkungan di sekitar bangunan.
Bagi Marpensi, perubahan itu bukan sekadar soal bangunan yang menjadi lebih indah. Lebih dari itu, mushola merupakan ruang yang menyatukan warga dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur melihat progres pembangunan yang sudah sangat signifikan. Setiap hari kami melihat perubahan yang begitu nyata. Mudah-mudahan semua pekerjaan berjalan lancar sampai selesai tanpa kendala,” ujar Marpensi.
Ia mengaku selama proses rehabilitasi berlangsung, warga tetap berusaha menjaga semangat kebersamaan. Banyak di antara mereka yang ikut membantu pekerjaan sesuai kemampuan. Ada yang mengangkat material, membersihkan area kerja, hingga menyiapkan konsumsi bagi personel Satgas TMMD.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun selama proses pembangunan menjadi nilai yang tak kalah penting dibanding hasil fisik yang nantinya akan dinikmati masyarakat.
“Yang kami rasakan bukan hanya pembangunan mushola, tetapi juga semakin eratnya hubungan antara TNI dan warga. Semua bekerja bersama-sama dengan semangat gotong royong,” katanya.
Marpensi berharap setelah rehabilitasi selesai, Mushola Baitul Makfurin dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman bagi seluruh jamaah. Ia membayangkan anak-anak kembali belajar mengaji dengan lebih tenang, para orang tua melaksanakan salat berjamaah tanpa khawatir terhadap kondisi bangunan, serta berbagai kegiatan keagamaan dapat berlangsung lebih baik.
Harapan itu kini terasa semakin dekat. Sentuhan akhir yang dilakukan para personel Satgas menjadi pertanda bahwa bangunan tersebut segera kembali difungsikan secara optimal.
Komandan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo Budi Santoso, mengatakan pekerjaan rehabilitasi terus dipercepat tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.
“Pengerjaan rehab Mushola Baitul Magfurin kini memasuki tahap finishing. Kami terus memaksimalkan kualitas pekerjaan sehingga nantinya masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan aman. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan ini,” ujarnya.
Program TMMD, menurutnya, bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga menjadi ruang untuk saling mengenal, bekerja bersama, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan.
(Yanti)










