Palembang,LamanQu.Com– Suara adukan semen dan gesekan cetok terdengar silih berganti di sebuah rumah sederhana di RT 20 RW 06, Jalan Pesantren Mahmud Badarudin II, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat. Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, rumah milik Ibu Suwarni yang sebelumnya masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini semakin menunjukkan perubahan yang menggembirakan.
Di balik kesibukan para prajurit TNI bersama warga, tersimpan harapan besar agar rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh keluarga Ibu Suwarni segera menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Pengerjaan pada sasaran fisik rehabilitasi RTLH hari ini difokuskan pada plester dapur serta pelamir dinding kamar. Tahapan tersebut merupakan bagian penting sebelum memasuki proses akhir atau finishing, sehingga hasil rehabilitasi tidak hanya kokoh secara konstruksi, tetapi juga lebih rapi dan layak dihuni.
Seperti hari-hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan apel pagi. Apel menjadi momentum untuk melakukan pengecekan personel, pembagian tugas, serta penyampaian arahan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana. Setelah itu, personel Satgas TMMD langsung menyebar ke titik pekerjaan dan bergotong royong bersama masyarakat sekitar.
Pemandangan kebersamaan terlihat begitu nyata. Prajurit TNI dan warga bekerja tanpa sekat, saling membantu menyelesaikan setiap bagian rumah. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD kembali hadir, membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.
Wakil Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han, mengatakan rehabilitasi rumah Ibu Suwarni terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Pengerjaan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dengan tetap mengedepankan kualitas dan ketepatan waktu. Setiap tahapan kami kerjakan secara maksimal agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi penerima bantuan,” ujarnya.
Menurut Dery, program TMMD tidak sekadar menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0418/Palembang terus berupaya menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat karena seluruh proses dikerjakan bersama-sama,” katanya.
Bagi Ibu Suwarni, perubahan yang terjadi di rumahnya bukan hanya soal dinding yang semakin rapi atau dapur yang mulai tertata. Rehabilitasi ini menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman setelah bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi yang memerlukan banyak perbaikan.
Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD Ke-129 menjadi salah satu sasaran fisik yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain memperbaiki kondisi tempat tinggal, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TMMD, progres pembangunan RTLH milik Ibu Suwarni terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan semangat gotong royong yang tetap terjaga, Satgas TMMD optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga rumah tersebut segera dapat ditempati dengan kondisi yang jauh lebih layak, aman, dan memberikan kenyamanan bagi penghuninya.
(Yanti)










