LamanQu.Com – Pemerintah berkomitmen memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui tiga pilar utama: penguatan UMKM, perluasan perlindungan sosial, dan percepatan pengentasan kemiskinan. Strategi ini dimatangkan dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (12/5/2026).
Dalam sektor ekonomi kerakyatan, Muhaimin mengungkapkan rencana penambahan anggaran khusus minimal sebesar Rp1 triliun untuk mendukung UMKM dan ekonomi kreatif. Selain itu, pemerintah menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian/Lembaga dan BUMN untuk memfasilitasi pemasaran produk UMKM dengan memanfaatkan aset-aset negara yang belum optimal.
“Bapak Presiden akan terus memberikan perhatian serius kepada UMKM… mendorong jajaran kementerian dan lembaga agar terus memfasilitasi UMKM kita untuk tumbuh,” ujar Muhaimin Iskandar dalam keterangannya.
Selanjutnya, dalam hal perlindungan sosial, alokasi dana APBN telah mencapai angka signifikan sebesar Rp508,2 triliun. Dana fantastis ini dialokasikan untuk bantuan tunai, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga bantuan iuran jaminan kesehatan nasional (JKN).
“Subsidi energi juga akan diarahkan supaya lebih tepat sasaran,” tegas Muhaimin mengenai efisiensi anggaran negara.
Untuk memastikan akurasi penyaluran, pemerintah kini mewajibkan penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini diambil agar tidak ada lagi tumpang tindih bantuan, terutama di 88 kabupaten/kota yang menjadi prioritas pengentasan kemiskinan.
Terlebih lagi, pemerintah menetapkan target yang sangat ambisius: penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2026. Sementara itu, angka kemiskinan umum ditargetkan turun drastis ke level lima persen pada tahun 2029.
Oleh karena itu, kemudahan akses kredit seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan terus diakselerasi sebagai motor penggerak ekonomi kecil. Akhirnya, dengan integrasi data yang solid dan komitmen anggaran yang kuat, pemerintah optimis kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara merata di seluruh pelosok negeri.










