• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, April 6, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Pendidikan

Dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih Raib Rp942 Juta, Dugaan  Kelalaian Sistem dan Akses Lama Diselidiki

Reporter YN
6 April 2026
Dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih Raib Rp942 Juta, Dugaan  Kelalaian Sistem dan Akses Lama Diselidiki
Bagikan ke Whatsapp

Caption foto : Ketua Lembaga Kajian Pembangunan Sumatera Selatan (LKPSS), Dr. H. Rahidin H. Anang

Prabumulih. Lamanqu. Com

Kasus pembobolan rekening Sistem Informasi BOS (SiBOS) di SMA Negeri 2 Prabumulih mulai mengarah pada dugaan serius yang tak sekadar kejahatan siber biasa. Dana BOS senilai lebih dari Rp942 juta dilaporkan terkuras, dengan indikasi kuat adanya celah pengamanan internal dan dugaan kelalaian pihak perbankan.

Kepala SMA Negeri 2 Prabumulih saat ini, Yusrianto, mengungkapkan bahwa pelaku terdiri dari empat orang—satu warga Tulung Selapan dan tiga lainnya dari Palembang. Modus yang disampaikan sementara adalah “tebak PIN”. Namun, penjelasan ini justru memunculkan lebih banyak pertanyaan dibanding jawaban.

“Setahu saya pelaku menggunakan IMEI HP kepala sekolah lama, itu bukan nomor HP, tapi IMEI. Jadi ada kemungkinan akses data dari situ,” ujar Yusrianto melalui sambungan telepon WhatsApp.

Pernyataan tersebut membuka dugaan bahwa kebocoran data bukan semata akibat serangan acak, melainkan ada potensi jejak digital yang tertinggal dari perangkat atau akses lama yang tidak diamankan dengan baik saat pergantian jabatan.

Kronologi Janggal: Dana Masih Ada, Lalu Lenyap

Yusrianto menjelaskan, saat dirinya pertama kali melakukan serah terima jabatan, saldo dana BOS masih tersisa sekitar Rp350 juta. Namun saat itu ia belum memiliki kewenangan penuh karena masih berstatus Pelaksana Harian (PLH).

“Seminggu kemudian saya jadi PLT dan mulai ganti specimen untuk penggunaan dana. Tapi saat akan digunakan, bendahara bilang ada kejanggalan. Kami langsung lapor ke Bank Sumsel Babel,” jelasnya.

Ironisnya, meskipun pihak sekolah telah mengajukan pemblokiran rekening serta melakukan penggantian nomor dan rekening, dana dari pusat disebut masih terus mengalir ke rekening lama yang seharusnya sudah tidak aktif.

“Kami sudah kirim surat ke bank, ke dinas, ke KPPN, ke BPK, inspektorat, bahkan ke Polda. Tapi kenapa rekening itu tidak diblokir? Ini yang jadi pertanyaan besar,” tegas Yusrianto dengan nada kesal.

Bank Sumsel Babel Disorot: Sistem Pengamanan Dipertanyakan
Dalam pernyataannya, Yusrianto secara terbuka menyebut bahwa kasus ini merupakan bentuk “phishing”, namun juga menuding adanya kegagalan sistem pengendalian internal di pihak perbankan.

“Ini murni phishing, tapi Bank Sumsel Babel juga kebobolan. Pengendalian internal mereka lemah, makanya tidak berani banyak bicara,” ujarnya.

Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa ada kelalaian serius dari pihak bank dalam merespons laporan nasabah serta mengamankan rekening yang telah diajukan untuk diblokir secara resmi.

 

Isu paling krusial dalam kasus ini adalah dugaan keterkaitan data atau akses dari kepala sekolah sebelumnya. Yusrianto menegaskan bahwa password dan akses lama diduga masih menjadi celah utama.

“Kalau dari internal sekarang, kami tidak berani main-main. Tapi yang jelas, ini terkait IMEI dan kemungkinan password lama kepala sekolah sebelumnya,” ungkapnya.

Pernyataan ini membuka ruang bagi aparat penegak hukum untuk mendalami kemungkinan kelalaian, atau bahkan potensi keterlibatan pihak lama dalam tidak mengamankan akses setelah pergantian jabatan.

Ketua Lembaga Kajian Pembangunan Sumatera Selatan (LKPSS), Dr. H. Rahidin H. Anang, menilai modus “tebak PIN” sebagai sesuatu yang tidak logis dalam sistem perbankan modern.

“Tidak masuk akal kalau pelaku hanya menebak PIN. Kalau semudah itu, semua rekening bisa dibobol. Ini harus diuji secara serius,” tegas Rahidin.

Ia mendesak Polda Sumatera Selatan, khususnya Kriminal Khusus (Krimsus), untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu, termasuk memeriksa kepala sekolah lama beserta tim pengelola dana BOS sebelumnya.

“Harus transparan. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Ini uang negara, harus jelas siapa yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Rahidin juga menyoroti lambannya respons perbankan dalam menangani laporan nasabah, yang dinilai memperparah kerugian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondya Boni, memilih irit komentar. Ia menyatakan bahwa kasus ini telah masuk ke ranah hukum dan sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Kasus ini sudah ditangani hukum, kita harap cepat tuntas,” ujarnya singkat.(Yanti)

 

ADVERTISEMENT
Previous Post

Rumah Jadi Tempat Transaksi, Pemuda 18 Tahun di Rambutan Dibekuk Polisi

Next Post

RUTAN KELAS I PALEMBANG LAKSANAKAN RAZIA SERENTAK, CIPTAKAN KONDISI AMAN DAN KONDUSIF

YN

Info Terkait

Rumah Jadi Tempat Transaksi, Pemuda 18 Tahun di Rambutan Dibekuk Polisi

Rumah Jadi Tempat Transaksi, Pemuda 18 Tahun di Rambutan Dibekuk Polisi

5 April 2026
Tiga Bulan Jalan Kaki dari Semarang, Keluarga Terlantar Diselamatkan Polres OKU

Tiga Bulan Jalan Kaki dari Semarang, Keluarga Terlantar Diselamatkan Polres OKU

5 April 2026
Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Rangkaian Ibadah Paskah 2026 di Gereja Santo Yoseph Palembang

Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Rangkaian Ibadah Paskah 2026 di Gereja Santo Yoseph Palembang

5 April 2026
Sapa Jemaat Gereja St. Yoseph, Kapolda Sumsel Ajak Gotong Royong Jaga Kamtibmas Bumi Sriwijaya

Sapa Jemaat Gereja St. Yoseph, Kapolda Sumsel Ajak Gotong Royong Jaga Kamtibmas Bumi Sriwijaya

5 April 2026
Gubernur Herman Deru Launching Sekolah Berasrama Berbasis Religi di OKU Timur

Gubernur Herman Deru Launching Sekolah Berasrama Berbasis Religi di OKU Timur

5 April 2026
Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu di Lintas Sumatera, Dua Kurir Dibekuk

Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu di Lintas Sumatera, Dua Kurir Dibekuk

5 April 2026

Berita Terbaru

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Kompetensi Pekerja Baru Untuk Tingkatkan Keandalan Operasional

Unsri Umumkan Hasil SNBP 2026 Hari Ini, 23 Ribu Pendaftar Rebut 2.294 Kursi

Ungkap Kasus 4 Kg Sabu, Kapolrestabes Palembang dan Delapan Personel Satres Narkoba Polrestabes Palembang Raih Penghargaan DPRD Palembang

LKPJ Wali Kota Palembang 2025 , DPRD Tekankan Evaluasi Nyata untuk Masyarakat

Disdik Sumsel Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Dunia Pendidikan

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Sistem Keselamatan Operasional melalui Peningkatan Keandalan Fire Protection System

Polri Hadir di Tengah Bencana, Polda Sumsel Perkuat Bantuan dan Trauma Healing Korban Kebakaran

PLN UP3 Palembang Gencarkan Edukasi Keselamatan Listrik, Warga Diingatkan Waspada Risiko di Rumah

Diskusi Bukan Formalitas, Kuyung Sapran Ingatkan Mahasiswa Jangan Asal Demo Tanpa Kajian

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In