Kebumen, LamanQu.Com – Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, menjadi saksi hangatnya kemanunggalan TNI dan rakyat saat menerima kunjungan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026, Kamis (5/3/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Brigjen TNI Andiek Prasetyo Awibowo, S.I.P., M.Si., bersama rombongan dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan program TMMD yang dilaksanakan Kodim 0709/Kebumen.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Somagede itu diikuti sekitar 30 orang dan dihadiri sejumlah pejabat TNI, Polri, serta unsur pemerintah daerah. Turut hadir Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., jajaran Korem 072/Pamungkas, perwakilan Polres Kebumen, serta Forkopimcam Sempor.
Kepala Desa Somagede, Samsi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kehadiran Tim Wasev di desanya. Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi kehormatan besar bagi masyarakat Somagede yang berada di wilayah perbatasan dan tergolong daerah terpencil.
Menurutnya, program TMMD telah membawa semangat baru bagi masyarakat dalam membangun desa. Pemerintah desa dan warga merasa terbantu dengan berbagai program pembangunan yang tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono menjelaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu TNI AD yang bertujuan membantu percepatan pembangunan daerah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan kaki palsu kepada 12 warga penerima manfaat sebagai wujud kepedulian sosial TNI kepada masyarakat.
Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Andiek Prasetyo Awibowo mengapresiasi pelaksanaan TMMD di Desa Somagede yang dinilai berjalan dengan baik. Ia berharap seluruh pembangunan yang dilakukan melalui program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta terus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Usai kegiatan penyerahan bantuan, rombongan Tim Wasev melanjutkan peninjauan ke lokasi penanaman pohon Indigofera dan Kaliandra sebanyak 1.000 pohon serta melihat langsung sasaran pembangunan TMMD di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa TMMD tidak hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga menumbuhkan harapan, kepedulian, dan masa depan bagi masyarakat.










