• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Natal Pemuda Kristen Sumsel: Iman Harus Hadir Membela Kebebasan Beragama

Reporter lian
30 Januari 2026
Pemuda Kristen Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Pemuda-Pemudi dan Mahasiswa/i Kristen se–Sumatera Selatan yang tergabung dalam Komisi Pemuda Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Sumatera Selatan dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memaknai Perayaan Natal bersama sebagai momentum refleksi iman atas persoalan kebebasan beragama dan beribadah yang masih dihadapi masyarakat di Sumatera Selatan.

Perayaan Natal ini tidak hanya dipahami sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai ruang kesadaran bersama bahwa iman Kristen memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan bersuara di tengah realitas ketidakadilan.

Ketua Panitia Perayaan Natal, Wilcan Siregar, menyampaikan bahwa perayaan Natal harus menjadi momentum bagi gereja dan pemuda Kristen untuk keluar dari sikap nyaman dan eksklusif.

“Perayaan Natal ini kami maknai sebagai panggilan untuk peduli. Sukacita Natal tidak boleh membuat kita menutup mata terhadap kenyataan bahwa masih ada saudara-saudari kita yang belum dapat beribadah dengan bebas dan aman,” ujarnya.

Ketua Komisi Pemuda PGI Sumatera Selatan, Risda Manullang, menegaskan bahwa iman Kristen tidak berhenti pada ritual keagamaan semata, melainkan memiliki dimensi sosial yang melekat pada perjuangan keadilan.

“Iman tidak berhenti pada ritual keagamaan. Ketika masih ada pelarangan rumah ibadah dan pembiaran terhadap tindakan intoleran, maka gereja dan pemuda Kristen memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara dan mengingatkan negara akan tugas konstitusionalnya,” tegasnya.

Sikap kritis juga disampaikan oleh Ketua GMKI Cabang Palembang, Christie Manurung, yang menyoroti kondisi kebebasan beragama di Sumatera Selatan.

“Dari banyaknya denominasi gereja, kita tidak boleh menutup mata terhadap saudara-saudari seiman yang hingga hari ini masih mengalami pembatasan dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Christie turut mengkritisi narasi pemerintah daerah yang kerap menyebut Sumatera Selatan sebagai wilayah dengan zero conflict.

“Narasi zero conflict tidak boleh menjadi klaim yang menutupi realitas. Selama masih ada pelarangan rumah ibadah dan pembatasan kebebasan beragama, maka konflik itu nyata dan sedang dialami oleh warga negara. Harmoni tidak dibangun dari slogan, tetapi dari keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah II Pengurus Pusat GMKI, Dwiki Simbolon, menekankan bahwa klaim zero conflict harus dibuktikan dengan kehadiran nyata pemerintah daerah.

“Data SETARA Institute yang dirilis pada Mei 2025 menempatkan Kota Pagar Alam dalam peringkat 10 daerah paling intoleran di Indonesia. Fakta ini menunjukkan bahwa persoalan intoleransi masih nyata dan membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Dwiki, persoalan intoleransi tidak bisa hanya diserahkan pada narasi negara secara umum, tetapi menuntut kesungguhan pemerintah daerah untuk benar-benar turun tangan.

“Pemerintah daerah tidak boleh berhenti pada klaim dan slogan. Dibutuhkan langkah konkret, kebijakan yang berpihak, serta keberanian untuk mencegah dan menindak praktik intoleransi jika Sumatera Selatan sungguh-sungguh ingin mewujudkan zero conflict,” tegasnya.

GMKI menegaskan bahwa kebebasan beragama dan beribadah merupakan hak konstitusional yang tidak dapat ditawar. Negara, termasuk pemerintah daerah, memiliki kewajiban untuk menjamin hak tersebut tanpa diskriminasi.

Melalui momentum Natal ini, Pemuda-Pemudi dan Mahasiswa/i Kristen se–Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan kebenaran, membangun solidaritas lintas denominasi, serta mengawal kebebasan beragama sebagai wujud iman yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan.

Tags: Pemuda Kristen SumselPerayaan NatalRitual Keagamaan
ADVERTISEMENT
Previous Post

PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jambi melalui PLN Mobile Smart Mobility Day

Next Post

Perkuat Disiplin Anggota, Bidpropam Polda Sumsel Gelar Gaktibplin Di Mapolda Sumsel

lian

Info Terkait

Pelaksanaan Ibadah Natal 2023

Kapolres Klungkung Cek Pelaksanaan Ibadah Natal 2023

25 Desember 2023
Bankamda

Amankan Perayaan Natal, Polres Klungkung Bersinergi Dengan Bankamda Ciptakan Situasi Nyaman

20 Desember 2023

Berita Terbaru

Satgas TMMD Dan Warga Mendorong Mobil Matrial Terjebak di Lumpur

Istimewa! Peringati Hari Pendidikan, SD Plumbungan IV, TNI jadi Irup

DPRD Kota Palembang Komisi IV Siap Kawal Seleksi Capim BAZNAS Kota Palembang Sampai Tuntas

Dukung Ketahanan Pangan Trenggalek, Proyek Bendungan Bagong Targetkan Selesai Tepat Waktu

Jamban Sehat TMMD Reg-128 Kodim Sragen Ciptakan Keluarga Mandiri dan Sehat

Percepat Reforma Agraria, DPR RI Segera Bentuk Command Center Penanganan Konflik

Siliwangi untuk Indonesiaku, Catat Tanggal Pameran dan Lelang Lukisan Karya Firdaus Alamhudi Maestro Lukis Bulu di Dunia

Ringankan Beban Pekerja, Bulog Salurkan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026

Hardiknas 2026: Disnakertrans Muba Perkuat Pendidikan Vokasi untuk Ciptakan SDM Unggul Sesuai Kebutuhan Industri

Berita Populer

Reses Dapil II DPRD Palembang: Mie Gacoan Dinilai Bantu Kurangi Pengangguran di Alang-Alang Lebar

Reses Dapil II DPRD Palembang: Mie Gacoan Dinilai Bantu Kurangi Pengangguran di Alang-Alang Lebar
Reporter YN
24 April 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, anggota DPRD Kota Palembang dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang...

Read more

Pasca-Kecelakaan di Bekasi, Kemenhub Prioritaskan 10 Titik Perlintasan Sebidang

penertiban perlintasan sebidang
Reporter lian
1 Mei 2026

LamanQu.Com - Kemenhub bersama PT KAI mempercepat penertiban perlintasan sebidang di seluruh wilayah. Selain itu, langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan...

Read more

Pacu Ekonomi Daerah, Wamendagri Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Anggaran Rasional

efisiensi anggaran
Reporter lian
29 April 2026

LamanQu.Com - Wamendagri Bima Arya menekankan efisiensi anggaran dan sinergi pusat-daerah. Selain itu, hal tersebut menjadi kunci utama ekonomi daerah....

Read more

Respons Kesimpangsiuran Informasi, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Jalan Diponegoro Tidak Ditutup

Jalan Diponegoro Tidak Ditutup
Reporter lian
30 April 2026

LamanQu.Com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan plang penutupan Jalan Diponegoro Bandung tidak sah. Selain itu, akses jalan tersebut...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In