• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Februari 6, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Polda Sumsel dan Pemkot Palembang Tanda Tangani Perjajian Kerjasama (PKS) Terkait Keamanan Parawisatawan

Reporter Editor Sumsel
13 Desember 2025
Polda Sumsel dan Pemkot Palembang Tanda Tangani Perjajian Kerjasama (PKS) Terkait Keamanan Parawisatawan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – “Jum’at 12 Desember 2025, Polda Sumsel dan Kota Palembang Dalam Hal ini Direktorat Pamovit telah Menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) terkait pengamanan Objek Vital Pariwisata di Kota Palembang, dengan di Lakukannya Kerjasama tersebut diharapkan wisatawan manca negara ataupun lokal dapat meningkat,” ujar AKBP Rahmat Sihotang SH,MH.

Pak Rahmat, panggilan Akrab Perwira Melati dua ini Selaku Penggagas inovasi Pariwisata ini mengatakan Komitmen Kepolisian RI dalam hal ini Polda sumsel menindak tegas pelaku premanisme dan Pungli di Objek Vital Pariwisata Kota Palembang.

Sebelum penandatanganan Perjajian Kerjasama ini Polda Sumsel dan Pemkot Palembang telah melakukan Pelatihan Yang bertempat di Ruang Prameswara Pemkot Palembang.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pelaku usaha pariwisata, Satpol PP, hingga Ditpamobvit Polda Sumsel.

Program inovasi ini ditargetkan menjadi pilot project keamanan pariwisata di Kota Palembang, pelaku perhotelan dan masyarakat peduli wisata dan lainnya.

Penguatan Keamanan Wisata Melalui Kolaborasi

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi strategis dari narasumber di antaranya:

  • Manajemen Strategi oleh Rektor Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama,
    Prof. Dr. H. Zainal Effendi, S.H., M.M., DBA
  • Public Private Partnership (PPP) oleh Anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Palembang Dr. Kemas Ari Panji, M.Si
  • Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Biro Hukum Polda Sumsel Kompol Dr. M. Ihsan, S.S., S.H., M.H.

Acara dibuka oleh Asisten III kota Palembang dan turut dihadiri Dirpamobvit Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho, S.I.K., Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, serta Kasat Pol PP Kota Palembang.

Adapun pilot project tahap awal akan difokuskan pada tiga destinasi utama:

  • Benteng Kuto Besak (BKB)
  • Jembatan Ampera
  • Pulau Kemaro

AKBP Rahmat juga memastikan komitmen kepolisian untuk menindak tegas praktik premanisme, pungli, dan aktivitas lain yang mengganggu kenyamanan wisatawan.

“Kalau kita bekerja bersama, saya yakin pariwisata Palembang akan menggeliat lagi pada 2026,” tambahnya.

Akademisi: Wisata Tak Bisa Maju Tanpa Rasa Aman

Akademisi UIN Raden Fatah sekaligus anggota TACB Palembang, Dr. Kemas Ari Panji, menilai sistem keamanan yang terintegrasi sudah sangat mendesak untuk diterapkan. Ia menegaskan bahwa rasa aman adalah fondasi kebangkitan pariwisata.

“Kita tidak bisa hanya membebankan keamanan kepada polisi, atau pemerintah, atau swasta. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia mengungkapkan masih adanya kejadian pemalakan, intimidasi, dan pungutan liar di kawasan wisata seperti Jembatan Ampera, BKB, dan Masjid Agung, yang dapat meninggalkan trauma bagi wisatawan.

“Hal kecil bisa berdampak besar. Ada teman saya yang bilang, Palembang itu tidak aman. Ketika dibagikan ke komunitasnya, citra kota langsung jatuh,” ujarnya.

Menurut Kemas, penanganan keamanan harus dilakukan berkelanjutan, bukan hanya ketika kasus sedang ramai.

“Sering terjadi: ketika kasus heboh, semua turun. Dua hari aman, minggu depannya pos sudah kosong. Ini tidak boleh terjadi.”

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi seperti CCTV, digital ticketing, dan sistem pelaporan terpadu agar pengawasan lebih akurat dan cepat.

Kemas mencontohkan keberhasilan kawasan wisata Kota Tua Jakarta dan Semarang yang dinilai berhasil karena penataan keamanan yang konsisten.

“Wisatawan datang bisa foto-foto tanpa diganggu. Kalau baru duduk sudah didatangi pengamen atau diminta uang, bagaimana wisata mau maju?” katanya.

Menurutnya, aparat tidak boleh hanya melihat nominal kerugian pada kasus tipiring, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap citra pariwisata.

“Semoga dengan terwujudnya Perjanjian Kerjasama Ini Pariwisata Kota Palembang Dapat meningkat dan menjadi Devisa meningkatkan Perekonomian Kota Palembang,” tutupnya.

Tags: Pariwisata di Kota PalembangSistem Keamanan Terintegrasi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muratara Gelar Evaluasi Pejabat Tinggi Pratama 2025, Tiga Jabatan Strategis Dinilai

Next Post

Rakorwil KAHMI Sumsel 2025 Dibuka, Fokus Kaderisasi, Politik, dan Kesejahteraan Masyarakat

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Sat Binmas Polres Muratara Dipimpin Kanit Binpolmas dan Kaur Bin Ops Penyuluhan Kampung Anti Narkoba

Sumsel Tiga Besar Peningkatan Produksi Padi, Herman Deru: Ini Berkat Semangat Petani

PPAM Indonesia: Tangkap Kembali Pelaku Pembacokan atau Rakyat Kehilangan Kepercayaan pada Polri

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Grand Good Housekeeping, Komitmen Kilang Pertamina Plaju Jaga Area Kerja Aman dan Tertib

Kepsek SMKN 2 Palembang Suparman: Silahkan Di ambil Kalau ijazah dan Raport nya ada di Sekolah

Haul dan Ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darussalam 1447 Hijriah, Diperkirakan Dihadiri Lebih Dari 20 Ribu Orang Dari Dalam Dan Luar Negeri

HDCU Cetak Sejarah, Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke Satu Digit

Berita Populer

Proyek Gudang PT Sriwijaya Ban Diduga Langgar Hak Pekerja, Karyawan Tanpa APD dan Tak Terdaftar BPJS

proyek pembangunan gudang
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com — Proyek pembangunan gudang dan bengkel milik PT Sriwijaya Ban diduga melanggar hak dasar pekerja terkait keselamatan dan...

Read more

SKABIGA SPARDHA 2026 Ditutup, Disdik Sumsel Apresiasi Pembinaan Karakter Siswa

SKABIGA SPARDHA
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Rangkaian lomba SKABIGA SPARDHA 2026 yang digelar SMK Bakti Ibu 3 Palembang resmi berakhir pada Sabtu (31/1/2026). Event...

Read more

Sumsel Health Tourism Diluncurkan, Pemprov Bidik Pasien Dalam dan Luar Negeri

Sumsel Health Tourism
Reporter YN
30 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi meluncurkan program Sumsel Health Tourism atau wisata kesehatan, sebuah langkah strategis...

Read more

Sekretariat Baru BPC HIPMI Palembang Diresmikan, Walikota Palembang Ratu Dewa Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda

BPC HIPMI Palembang
Reporter YN
4 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Walikota Palembang Ratu Dewa meresmikan Sekretariat Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang masa...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In