• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Mei 25, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Sebagai Tangga Kesuksesan

Reporter YN
14 Maret 2025
Sebagai Tangga Kesuksesan
Bagikan ke Whatsapp

Oleh: Aisyah Sekar Sari


Palembang, LamanQu.Com – Menjadi seorang guru tidak cukup hanya memposisikan diri sebagai pengajar atau mengajarkan anak didik, tetapi juga siap menjadi pelajar siap untuk belajar. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tugas pokok seorang guru adalah mengajar. Guru mengajar berarti ia mentransferkan ilmu yang sudah ia pelajari sebelumnya kepada para siswa. Mengajar tidak hanya mentransferkan ilmu saja, melainkan juga sikap dan perilaku terhadap siswa sehingga terciptanya pendidikan karakter dan bisa diteladani oleh para siswa. Di sini seorang guru harus menjadi role of model bagi para siswa.

Mengajar juga berarti mendidik, mengarahkan dan menuntun para siswa berjalan pada koridor yang sesuai dengan aturan yang sudah disepakati secara bersama. Tentu kita pernah mendengar komentar lepas bahwa guru adalah orang tua kedua dari para siswa di sekolah. Karena ia adalah orang tua, maka rasa kasih sayang harus dimainkan oleh seorang guru di lingkungan sekolah.

Guru mengajar tidak serta merta memposisikan diri sebagai tokoh yang otoriter. Menganggap diri yang paling benar dan sangat kaku bahkan harus enggan untuk menerima saran dari para siswa. Guru dalam tugasnya sebagai pengajar harus siap dan bersedia untuk menerima kritikan. Di sinilah letak kebijaksanaan seorang guru. Bahkan pada titik inilah konsep guru belajar diterapkan. Seorang guru memiliki sikap lapang dada dan kemauan kuat untuk belajar dari orang lain, khususnya dari para siswa. Tidakkah kita harus berpikir secara cermat bahwa profesi yang terjadi atau cita-cita generasi yang tercapai itu karena adanya seorang pengajar, adanya didikan dari seorang guru? Ya, fakta yang terjadi memanglah benar. Tidak ada profesi yang akan terjadi jika tidak di landasi oleh motivasi dan didikan. Guru adalah landasan terciptanya profesi generasi-generasi penerus bangsa.

Tidakkah seharusnya kita menghadiakan mereka dengan doa-doa kebajikan atas perjuangan, penilaian dan ketegasan mereka. Bukankah mereka yang selalu rela untuk menjadi tangga kesuksesan bagi para siswa. Beri mereka kebebasan untuk merasakan hasil dari perjuangan yang telah mereka lakukan. Bukan kebebasan untuk melepas kepenatan akan lingkungan sekolah, bukan juga bebas untuk melakukan tindakan tak patut, tapi beri mereka kebebasan dalam menikmati hasil dari perjuangan mereka yang tak terbayarkan besar jasanya.

“Guru indonesia yang tercinta, tugas anda adalah yang termulia dan yang tersulit. Anda di tugaskan untuk membentuk masa depan bangsa. Tetapi lebih sering diberi aturan daripada pertolongan. Anda ingin membantu murid yang tertinggal di kelas, tetapi waktu anda habis mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul potensi anak tidak bisa di ukur dari hasil ujian tapi terpaksa mengejar angka karena di desak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya tapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu pertualangan. Anda frustasi karena anda tahu, di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi yang akan menentukan kesuksesan anak. Bukan kemampuan menghafal. Anda tahu setiap anak punya kebutuhan yang berbeda. Namun keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi tapi anda tidak diberikan kepercayaan untuk berinovasi. Perubahan tidak bisa di mulai dari atas, semuanya berawal dan berakhir dengan guru,” Mendikbud Nadiem Makarim, 25 November 2019.

Terkadang sekelompok guru berorasi untuk menuntut keadilan, tetapi sulit diperdulikan. Mereka bukan meminta kebebasan untuk memperkecil tanggung jawab, melainkan mereka hanya menuntut untuk kesejahteraan agar terciptakan potensi dan semangat berprofesi. Percayalah mereka adalah tangga bagi kita untuk mencapai kesuksesan.

Tags: perilaku terhadap siswatugas pokok seorang guru
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ribuan Siswa SMA/SMK Negeri Se-Kota Palembang Mengikuti Pesantren Ramadhan di SMAN 5 Palembang, PLT Kadisdik Sumsel Sampaikan Ini

Next Post

Ahsanul Amali ST Kembalikan Formulir Balontum BPC HIPMI Palembang Periode 2025-2028

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Titip Pesan Persatuan untuk AMKI Sumsel

PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra, Pulih bertahap, Lebih dari 8,3 juta Pelanggan Telah Menikmati Kembali Pasokan Listrik

Fakar Indonesia Dorong Pembentukan Akademik Khusus Cetak Guru Profesional

Targetkan Generasi Muda, Acara LIKE IT 2026 Resmi Diluncurkan di Yogyakarta

Laga Persib vs Persijap, KAI Bandung Imbau Penumpang Tak Pakai Atribut Bola

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Berita Populer

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang,LamanQu. Com-Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA Negeri 1...

Read more

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang, LamanQu.Com - Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA...

Read more

Gandeng Green Diplomacy Network, Wapres Gibran Pacu Kualitas SDM Muda di Kancah Global

Green Diplomacy Network
Reporter lian
21 Mei 2026

LamanQu.Com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Green Diplomacy Network (GDN) di Istana Wakil Presiden,...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In