• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Februari 15, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Sebagai Tangga Kesuksesan

Reporter YN
14 Maret 2025
Sebagai Tangga Kesuksesan
Bagikan ke Whatsapp

Oleh: Aisyah Sekar Sari


Palembang, LamanQu.Com – Menjadi seorang guru tidak cukup hanya memposisikan diri sebagai pengajar atau mengajarkan anak didik, tetapi juga siap menjadi pelajar siap untuk belajar. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tugas pokok seorang guru adalah mengajar. Guru mengajar berarti ia mentransferkan ilmu yang sudah ia pelajari sebelumnya kepada para siswa. Mengajar tidak hanya mentransferkan ilmu saja, melainkan juga sikap dan perilaku terhadap siswa sehingga terciptanya pendidikan karakter dan bisa diteladani oleh para siswa. Di sini seorang guru harus menjadi role of model bagi para siswa.

Mengajar juga berarti mendidik, mengarahkan dan menuntun para siswa berjalan pada koridor yang sesuai dengan aturan yang sudah disepakati secara bersama. Tentu kita pernah mendengar komentar lepas bahwa guru adalah orang tua kedua dari para siswa di sekolah. Karena ia adalah orang tua, maka rasa kasih sayang harus dimainkan oleh seorang guru di lingkungan sekolah.

Guru mengajar tidak serta merta memposisikan diri sebagai tokoh yang otoriter. Menganggap diri yang paling benar dan sangat kaku bahkan harus enggan untuk menerima saran dari para siswa. Guru dalam tugasnya sebagai pengajar harus siap dan bersedia untuk menerima kritikan. Di sinilah letak kebijaksanaan seorang guru. Bahkan pada titik inilah konsep guru belajar diterapkan. Seorang guru memiliki sikap lapang dada dan kemauan kuat untuk belajar dari orang lain, khususnya dari para siswa. Tidakkah kita harus berpikir secara cermat bahwa profesi yang terjadi atau cita-cita generasi yang tercapai itu karena adanya seorang pengajar, adanya didikan dari seorang guru? Ya, fakta yang terjadi memanglah benar. Tidak ada profesi yang akan terjadi jika tidak di landasi oleh motivasi dan didikan. Guru adalah landasan terciptanya profesi generasi-generasi penerus bangsa.

Tidakkah seharusnya kita menghadiakan mereka dengan doa-doa kebajikan atas perjuangan, penilaian dan ketegasan mereka. Bukankah mereka yang selalu rela untuk menjadi tangga kesuksesan bagi para siswa. Beri mereka kebebasan untuk merasakan hasil dari perjuangan yang telah mereka lakukan. Bukan kebebasan untuk melepas kepenatan akan lingkungan sekolah, bukan juga bebas untuk melakukan tindakan tak patut, tapi beri mereka kebebasan dalam menikmati hasil dari perjuangan mereka yang tak terbayarkan besar jasanya.

“Guru indonesia yang tercinta, tugas anda adalah yang termulia dan yang tersulit. Anda di tugaskan untuk membentuk masa depan bangsa. Tetapi lebih sering diberi aturan daripada pertolongan. Anda ingin membantu murid yang tertinggal di kelas, tetapi waktu anda habis mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul potensi anak tidak bisa di ukur dari hasil ujian tapi terpaksa mengejar angka karena di desak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya tapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu pertualangan. Anda frustasi karena anda tahu, di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi yang akan menentukan kesuksesan anak. Bukan kemampuan menghafal. Anda tahu setiap anak punya kebutuhan yang berbeda. Namun keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi tapi anda tidak diberikan kepercayaan untuk berinovasi. Perubahan tidak bisa di mulai dari atas, semuanya berawal dan berakhir dengan guru,” Mendikbud Nadiem Makarim, 25 November 2019.

Terkadang sekelompok guru berorasi untuk menuntut keadilan, tetapi sulit diperdulikan. Mereka bukan meminta kebebasan untuk memperkecil tanggung jawab, melainkan mereka hanya menuntut untuk kesejahteraan agar terciptakan potensi dan semangat berprofesi. Percayalah mereka adalah tangga bagi kita untuk mencapai kesuksesan.

Tags: perilaku terhadap siswatugas pokok seorang guru
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ribuan Siswa SMA/SMK Negeri Se-Kota Palembang Mengikuti Pesantren Ramadhan di SMAN 5 Palembang, PLT Kadisdik Sumsel Sampaikan Ini

Next Post

Ahsanul Amali ST Kembalikan Formulir Balontum BPC HIPMI Palembang Periode 2025-2028

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung Bersama Warga Cipelah Cor Jalan

Kagama Sumsel Resmi Dikukuhkan, Joncik Muhammad Ajak Alumni Guyub Bangun Daerah

Nasrun Halim Pimpin PKB Sumsel, Optimistis Raih Kemenangan Politik

Program Unggulan KASAD, RTLH TMMD ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung Capai 70 Persen

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) Perkara Kur Mikro Pada Salah Satu Bank Pemerintah Kantor Cabang Pembantu Semendo

Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum, Kilang Pertamina Plaju Pererat Sinergi bersama Kejati Sumsel

Dukung Program Trans Tuntas (T2), Pemkab Muba Inventarisir Permasalahan Lahan Transmigrasi

Polda Sumsel Raih Juara 1 Nasional Bidang Assessment Center, Tegaskan Komitmen Penguatan SDM Polri

Dukung TMMD Ke-127, Kodim 0624/Kabupaten Bandung Perkuat Ketahanan Ideologi Desa Patengang

Berita Populer

Pelantikan Pengurus Masjid dan Baitul Maal IKAB Palembang 2025–2030, Siap Makmurkan Masjid dan Perangi Riba

Baitul Maal IKAB Palembang
Reporter YN
13 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Pelantikan Pengurus Masjid IKAB Darul Mukhlishin Periode 2025–2030 dengan tema “Insya Allah Pengurus Yang Dilantik Amanah Laksanakan...

Read more

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Layanan Anak Berkebutuhan Khusus
Reporter YN
11 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Komisi IV DPRD Kota Palembang menggelar rapat audiensi bersama Forum Keluarga Spesial Indonesia (FORKESI) Sumatera Selatan di...

Read more

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Forum Komite SMA/SMK Sumsel
Reporter YN
11 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Upaya memperkuat tata kelola pendidikan di Sumatera Selatan memasuki babak baru. Forum Komite SMA dan SMK Sumatera Selatan...

Read more

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

TGCL ke-30 di Unila
Reporter YN
12 Februari 2026

Lampung, LamanQu.Com - PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui peresmian The Gade Creative Lounge (TGCL)...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In