• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Juni 15, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Kisruh KONI Sumsel: Mosi Tidak Percaya Dibalas dengan Ancaman?

Reporter YN
13 Maret 2025
Kisruh KONI Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Polemik di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan semakin memanas. Beredar surat pernyataan dan undangan dari KONI Sumsel yang diduga mengancam cabang olahraga (cabor) untuk memberikan dukungan kepada kepengurusan KONI Sumsel periode 2023-2027.

Jika tidak, cabor tersebut terancam tidak dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV yang akan digelar di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun 2025.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan atlet dan pengurus cabor. Dunia olahraga Sumsel yang seharusnya menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi kini justru diduga menjadi sarana mempertahankan kekuasaan pengurus KONI Sumsel.

Lebih memprihatinkan lagi, sebelumnya muncul isu dugaan pungutan liar dalam perekrutan petugas keamanan (security) oleh oknum yang mengaku sebagai keluarga petinggi KONI Sumsel. Para pekerja yang telah membayar sejumlah uang tak kunjung dipekerjakan, sehingga semakin mencoreng nama baik organisasi olahraga tersebut.

Ancaman terhadap cabor yang tidak mendukung kepengurusan KONI Sumsel menuai gelombang protes. Beberapa pengurus cabor mengaku telah menerima surat panggilan dari KONI Sumsel, yang menegaskan bahwa jika mereka tidak memberikan dukungan, maka cabornya akan dicoret dari Porprov Muba 2025.

Ketua Forum Silaturahmi Cabang Olahraga (FORSICABOR) Sumsel, Lidayanto, menegaskan bahwa keputusan mengenai cabor yang dipertandingkan dalam Porprov harus melalui rapat anggota, bukan keputusan sepihak KONI Sumsel.

“KONI Sumsel tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Semua harus diputuskan melalui rapat anggota. Ada dua jenis Porprov, yaitu Porprov prestasi dan Porprov pembinaan. Syarat penyelenggaraannya pun harus mengacu pada aturan Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujar Lidayanto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (13/3/2025).

Lidayanto juga menjelaskan bahwa anggaran untuk Porprov berasal dari pemerintah, bukan dari KONI. “KONI hanya bersifat koordinatif. Anggaran harus diajukan melalui pemerintah dengan dasar keputusan yang sudah dibahas dalam rapat anggota. Tidak bisa KONI memutuskan sendiri cabor mana yang akan dipertandingkan tanpa melalui prosedur yang benar,” tambahnya.

Sementara itu, Cik Naya, Sekretaris FORSICABOR, mengungkapkan, Minimnya Legitimasi Kepengurusan Koni Sumsel th 2023-2027. Adanya indikasi cara – cara yang tidak etis dilakukan oleh pengurus KONI sumsel.

adanya dugaan permainan di balik keputusan KONI Sumsel. Menurutnya, KONI Sumsel telah melakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) pengurus tanpa koordinasi dengan Ketua Umum Pengprov Cabor yang bersangkutan.

“Beberapa pengurus cabor yang menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan KONI Sumsel tiba-tiba diganti dan dimasukkan ke dalam kepengurusan KONI Sumsel. Ini dilakukan tanpa koordinasi, hanya untuk mendapatkan legitimasi,” ungkap Cik Naya.

Lebih jauh, ia menyoroti adanya dugaan pemanfaatan Porprov XV Muba sebagai alat tawar-menawar politik. Beberapa cabor yang sebelumnya dipertandingkan dalam Porprov XIV di Lahat, kini dicoret dari Porprov XV Muba hanya karena mendukung mosi tidak percaya terhadap kepengurusan KONI Sumsel.

“Ada cabor beladiri yang awalnya dicoret, tapi bisa kembali dipertandingkan asalkan mereka membuat surat pernyataan mendukung kepengurusan KONI Sumsel. Ini sangat mencederai prinsip olahraga yang seharusnya bersih dari intervensi politik dan kepentingan pribadi,” tegasnya.

Selain masalah Porprov, FORSICABOR juga menyoroti dugaan kejanggalan dalam pengelolaan keuangan KONI Sumsel. Mereka menemukan indikasi adanya dua rekening berbeda dalam pengelolaan dana bantuan pihak ketiga.

“Kami menemukan adanya rekening pribadi staf KONI yang digunakan untuk mentransfer dana keberangkatan atlet PON dengan dana mandiri. Ini sangat mencurigakan dan harus segera diusut,” ujar Cik Naya.

Ia juga mempertanyakan mengapa banyak atlet Sumsel yang harus berangkat ke PON dengan biaya sendiri. “Jika pengelolaan KONI Sumsel baik-baik saja, seharusnya atlet-atlet kita tidak perlu mengeluarkan biaya sendiri untuk bertanding di PON,” tambahnya.

Situasi ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pengurus cabor dan atlet. Mereka berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Sumsel, Ketua DPRD Sumsel, dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengusut permasalahan ini.

“MOSI tidak percaya bukanlah suatu kejahatan, karena sudah diatur dalam anggaran dasar KONI. pada bagian ke 6 psl 29 ayat 3 th 2020. Namun, mengancam cabor yang tidak mendukung kepengurusan dengan cara mencoret mereka dari Porprov adalah tindakan tidak etis dan merupakan sebuah kejahatan kekuasaan dan melanggar aturan organisasi,” tegas Cik Naya.

Ia juga memperingatkan bahwa jika situasi ini dibiarkan, maka bukan tidak mungkin akan terjadi aksi protes besar-besaran dari cabor dan atlet Sumsel.

Tidak ada dasar aturan dalam anggaran dasar KONI tentang coret mencoret batal membatalkan Cabor dlm keadaan apapun ketika itu sudah manjadi sebuah keputusan dalam Rakerda.

Mungkin KONI Sumsel Khawatir jika RAKERPROV Dilaksanakan kembali maka akan terulang Peristiwa saat RAKERPROV KONI Sumsel tgl 6-7 di Emilia Hotel Desember 2024 lalu yang mana mereka tinggalkan tanpa Keputusan dan tanggung jawab sebagai Kepanitiaan.

“Jangan sampai ada boikot Porprov dari cabor-cabor yang merasa ditekan dan diintimidasi. Jika ini terjadi, dunia olahraga Sumsel akan semakin terpuruk dan akan Mencederai Marwahnya KONI sebagai simbol patriot olahraga,” pungkasnya.

Tags: Kisruh KONI Sumsel
ADVERTISEMENT
Previous Post

KONI Sumsel: Verifikasi Cabor di Porprov 2025 Berdasarkan Aturan, Bukan Ancaman

Next Post

Gunakan Barcode MyPertamina Isi Solar Subsidi Berulang, Dua Sopir Box Ditangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

Perkuat Keandalan Operasi di Era Digital, Kilang Plaju Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Borong 5 Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia

Polsri Gelar Ujian Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri 2026, Diikuti 2.362 Peserta

Bawa Segudang Prestasi, Ria Wilastri Siap Wujudkan Inovasi Pendidikan di SMAN 5 Palembang

Dilantik Jadi Kepala SMA Negeri 17 Palembang, Rozali Siap Jalankan Amanah Baru

NasDem Sumsel Luruskan Status Edison: Bukan Kader, Murni Birokrat yang Diusung Bersama PDIP dan Golkar

Berita Populer

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga
Reporter YN
31 Mei 2026

LAHAT,LamanQu.Com-Di balik gagah pakaian dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, sosok Cik Ujang kembali menampakkan kesederhanaannya saat pulang ke kampung halaman....

Read more

Ayu Nur Suri: Keselamatan Publik Harus Jadi Prioritas Utama Setiap Aktivitas Usaha

Ayu Nur Suri: Keselamatan Publik Harus Jadi Prioritas Utama Setiap Aktivitas Usaha
Reporter YN
1 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, Ayu Nur Suri, SE., MM,...

Read more

Sebanyak 22 Warga Binaan di Lapas dan Rutan Sumsel Dapat Remisi Khusus Waisak 2026

Sebanyak 22 Warga Binaan di Lapas dan Rutan Sumsel Dapat Remisi Khusus Waisak 2026
Reporter YN
31 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak Tahun 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan memberikan Remisi Khusus (RK)...

Read more

Pemuda ICMI Sumsel Sembelih 1 Sapi dan 2 Kambing, Daging Kurban Dibagikan ke Masyarakat

Pemuda ICMI Sumsel Sembelih 1 Sapi dan 2 Kambing, Daging Kurban Dibagikan ke Masyarakat
Reporter YN
29 Mei 2026

Palembang,LamanQu. Com-Idul Adha 1447 H / 2026 Ini di rayakan Dengan suka cita oleh masyarakat luas. Dalam momentum Idul Adha...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In