• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, September 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Muhamad Nasir: Maestro Multidimensi Menuju Puncak Kepemimpinan DKP

Reporter YN
25 Oktober 2024
Menuju Puncak Kepemimpinan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Muhamad Nasir, sosok kelahiran Desa Beringin, Muaraenim, Sumatera Selatan, pada 16 Mei 1969, adalah figur multitalenta yang telah menorehkan lebih dari dua dekade pengabdian dalam bidang seni, sastra, pendidikan, dan jurnalisme. Keberagaman peran yang ia emban, mulai dari akademisi, jurnalis senior, hingga sastrawan, menjadikannya salah satu tokoh kebudayaan yang memiliki visi besar untuk mengembangkan kekayaan budaya di Palembang dan Sumatera Selatan. Nasir bukan hanya produktif, tetapi juga penuh dedikasi untuk menjaga dan memperkaya nilai-nilai seni dan literasi bagi masyarakat luas.

Nasir memulai perjalanan akademiknya di Tanjungkarang, Lampung, untuk pendidikan dasar dan menengah, sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di STKIP PGRI Palembang (kini Universitas PGRI Palembang). Di sana, ia berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1994. Semangatnya dalam memperdalam ilmu pengetahuan tidak berhenti sampai di situ; Nasir meraih gelar magister pada tahun 2011 dari universitas yang sama dan saat ini tengah menempuh studi doktoral di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Langkah ini menunjukkan dedikasinya yang kuat terhadap pendidikan, sebagai fondasi bagi upayanya untuk memajukan kebudayaan.

Di dunia akademik, Nasir telah memberikan kontribusi signifikan sebagai pengajar. Ia memulai karier sebagai dosen di Universitas PGRI Palembang, mengasuh mata kuliah Keterampilan Pers dan Jurnalistik. Pengabdiannya di dunia pendidikan juga meluas ke sejumlah institusi lain di Palembang, termasuk Universitas Tridinanti, Universitas IBA, STISIPOL Candradimuka, dan Universitas Tamansiswa. Melalui perannya sebagai dosen, Nasir tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membimbing mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kritis dan kreatif, terutama di bidang seni dan jurnalistik. Hal ini mencerminkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan mendalam terhadap seni, literasi, dan budaya.

Nasir juga memiliki reputasi cemerlang di dunia jurnalistik. Kariernya sebagai jurnalis senior telah terasah di berbagai media besar, seperti Sumatera Ekspres, Sinar Harapan, dan Harian Bisnis Indonesia. Pengalamannya selama bertahun-tahun sebagai jurnalis memberinya perspektif yang luas tentang isu-isu sosial, politik, dan budaya. Pandangan-pandangan tersebut kemudian ia tuangkan dalam sejumlah karya tulis yang telah dipublikasikan, baik dalam bentuk buku politik, cerpen, maupun kumpulan puisi. Karya-karyanya, seperti Jejak Politik Syahrial Oesman (2005), Kaya dengan Menulis Karya Sastra (2011), serta antologi puisi Suara Kemanusiaan (2022), tidak hanya menunjukkan produktivitasnya sebagai penulis, tetapi juga keseriusan Nasir dalam menyuarakan isu-isu kemanusiaan dan sosial melalui literasi.

Pengabdian Nasir di bidang seni semakin terlihat ketika ia mulai terlibat aktif dalam Dewan Kesenian Palembang (DKP). Sejak 2019, Nasir menjabat sebagai anggota Komite Sastra DKP untuk periode 2019-2024. Pada tahun 2024, ia kemudian diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DKP, peran yang memberinya tanggung jawab lebih besar dalam mengelola program dan kegiatan kebudayaan. Melalui posisinya di DKP, Nasir tidak hanya berperan sebagai penggerak kegiatan seni, tetapi juga sebagai sosok yang peka terhadap kebutuhan seniman lokal. Ia memahami dinamika dunia seni di Palembang dan Sumatera Selatan, serta berupaya menciptakan kolaborasi yang lebih kuat antar komunitas seni.

Selain aktif di dunia seni dan pendidikan, Nasir juga memiliki pengalaman dalam bidang manajemen media. Ia terlibat dalam pengelolaan media internal REI Sumsel serta beberapa media lokal lainnya. Kemampuan manajerialnya yang terasah dari pengalaman ini memberinya keunggulan dalam memimpin, terutama dalam hal komunikasi dan strategi. Pengalaman ini membuatnya mampu memadukan keahlian jurnalistik dan manajemen dengan visi kebudayaan yang luas.

Kini, dengan pengalaman dan wawasan yang begitu mendalam, Nasir bersiap untuk melangkah lebih jauh menuju kursi Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP). Sebagai calon pemimpin DKP, Nasir memiliki visi besar untuk memperkuat jaringan antar komunitas seni, memperluas akses masyarakat terhadap seni dan budaya, serta mendorong kreativitas berkelanjutan di Palembang. Nasir menyadari bahwa seni bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga bagian dari identitas budaya yang harus terus dikembangkan dan dilestarikan.

Nasir juga bertekad untuk membawa perubahan dalam pola pikir masyarakat terhadap seni, dengan menjadikan seni sebagai elemen penting dalam kehidupan sehari-hari. Ia percaya bahwa melalui pendidikan dan partisipasi aktif, seni dapat menjadi salah satu kekuatan yang menggerakkan transformasi sosial di Palembang dan Sumatera Selatan. Dalam hal ini, kepemimpinan Nasir diharapkan akan mampu menggerakkan DKP menjadi lebih inklusif, inovatif, dan progresif dalam mendukung ekosistem seni lokal.

Dengan pengalaman akademis, jurnalistik, serta pengelolaan seni yang luas, Nasir dipandang sebagai figur yang memiliki kemampuan unik untuk membawa inovasi sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal. Kepemimpinannya di DKP diharapkan akan membuka babak baru bagi dunia seni di Palembang, di mana kolaborasi antar komunitas seni dan partisipasi masyarakat dapat tumbuh lebih pesat. Muhamad Nasir adalah sosok yang tidak hanya memahami seni dari segi teori, tetapi juga sebagai ekspresi yang hidup dalam keseharian masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan.

Tags: Maestro MultidimensiMenuju Puncak Kepemimpinan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kuasa Hukum M.Ali Hanafiah dan M Yunus Tegaskan Para Tergugat Holijah dan Senny Senorita Tidak Bisa Menunjukkan Alas Hak Atas Tanah Hak Miliknya yaitu Sertipikat Nomor 195/R 8 Ulu Palembang

Next Post

Garuda Indonesia Travel Festival 2024 Resmi Digelar Di 6 Kota Besar Indonesia, Tawarkan Promo Cashback Hingga Rp 4,5 Juta

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Akses sungai Burung ditutup Tongkang PT BMH,Jadi Sorotan Tajam ! Pemerintah Dan APH Jangan Tutup Mata

Kelapa Merupakan Komoditas Banyak Manfaatnya, Ini Beberapa Diungkapkan PLT Kadisbun Sumsel

Rayakan World Tourism Day, THE 1O1 Palembang Rajawali Hadirkan Pengalaman Wisata Bernuansa Budaya Palembang

Bhayangkari Sumsel Hadirkan 4.000 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan bagi Warga Palembang

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Kinerja dan Keandalan Kilang Plaju

Dari Energi untuk Negeri hingga Kepedulian bagi Sesama, Kilang Plaju Hadirkan Harapan melalui Donor Darah

Mobil Listrik di Sumsel Tumbuh Dua Kali Lipat, PLN Perkuat Layanan melalui SPKLU Center Pertama di Sumsel

Kisruh Internal Universitas PGRI Palembang Memanas, Edi Harapan: Saya Diangkat Yayasan

Perkuat Kapasitas Politisi Perempuan, KPPI Sumsel Gelar Seminar Lintas Partai

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In