• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Mei 17, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Memangnya Apa Hubungan Topi Dan Kebotakan?

Reporter Editor Sumsel
17 November 2018
Memangnya Apa Hubungan Topi Dan Kebotakan?
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Katanya, Sering Pakai Topi Bisa Bikin Pria Cepat Botak. Benarkah?
Sekarang ini topi bukan cuma dipakai untuk melindungi kepala dari kepanasan, tapi juga sering dijadikan pilihan untuk tampil modis, khususnya oleh kaum pria. Akan tetapi, keseringan pakai topi disebut-sebut juga menjadi salah satu penyebab kebotakan pada pria. Apa benar begitu?
Simak faktanya berikut ini. Anda mungkin punya teman yang sering bergaya dengan topi. Secara kebetulan, teman Anda tersebut memiliki rambut tipis atau bahkan cenderung botak. Kalau diperhatikan lagi, Anda mungkin juga pernah melihat beberapa tokoh film berambut botak yang kebetulan sering memakai topi dalam setiap adegannya.

Atas dasar inilah banyak orang berasumsi bahwa sering memakai topi memang menjadi salah satu penyebab kebotakan pada pria. Akan tetapi, apakah benar ada hubungannya?

Sejumlah peneliti asal Amerika Serikat, James Gatherwright dan timnya mencoba mengamati kebiasaan memakai topi pada pria dan wanita melalui dua penelitian yang berbeda. Penelitian yang diterbitkan pada jurnal Plastic and Reconstructive Surgeons ini melibatkan 92 pria kembar identik dan 98 wanita kembar identik.

Meski kedua penelitian ini dilakukan secara terpisah, proses pengambilan sampelnya tetap sama. Para ahli sama-sama mengukur lama pemakaian topi dan kadar hormon testosteron pada pria dan wanita.

Hormon testosteron ini memegang peran penting untuk pertumbuhan dan perkembangan seksual pria, sekaligus menentukan pertumbuhan rambut. Jika tubuh kekurangan hormon testosteron, maka hal ini dapat menyebabkan rambut botak atau rambut yang menipis seiring waktu.

Para ahli menemukan bahwa semakin lama pria memakai topi, mereka juga semakin cepat mengalami rambut rontok di bagian temporal alias kepala bagian samping. Di sisi lain, hal ini tidak terbukti dapat membuat rambut wanita jadi gampang rontok.

Beberapa pakar kesehatan lainnya, termasuk dr. Aman Samrao, seorang spesialis kulit di Harbor-UCLA Medical Center, Amerika Serikat justru mengungkapkan fakta sebaliknya. Menurut dr. Aman Samrao, penyebab kebotakan karena kebiasaan pakai topi hanyalah mitos belaka.

Memangnya apa hubungan topi dan kebotakan?
Perbedaan Kebotakan Pria dan Wanita
Kasus kebotakan pada pria dapat disebabkan oleh banyak faktor, artinya bukan hanya karena kebiasaan memakai topi semata. Salah satu penyebab yang paling umum adalah adanya hormon penyebab kebotakan yang disebut dengan dihidrotestosteron atau DHT. Hormon DHT ini bersifat genetik, artinya hanya pria yang punya hormon inilah yang akan mengalami kebotakan.

Namun, memang tidak menutup kemungkinan topi juga dapat menyebabkan rambut pria jadi gampang rontok dan cepat botak. Hal ini tergantung dari jenis topi dan seberapa lama Anda memakainya.

Rambut Anda bisa saja jadi botak atau menipis kalau Anda terbiasa memakai topi yang sangat ketat dan dalam jangka waktu yang lama. Pasalnya, rambut dan kulit kepala yang sering tertutup topi akan sulit bernapas karena kekurangan oksigen.

Topi yang terlalu ketat dapat menghalangi suhu panas keluar dari kepala. Akibatnya, aliran darah ke folikel rambut jadi terhambat dan memicu stres. Batang rambut pun lama-lama jadi melemah dan rontok satu per satu.

Kabar baiknya, rambut rontok atau tipis ini tidak akan selalu berakhir pada kebotakan, kok. Ya, kondisi ini umumnya hanya bersifat sementara. Rambut bisa kembali tumbuh subur dan menguat setelah Anda melepas topi dan membiarkan rambut bernapas lega.

Anda boleh saja pakai topi, asalkan
Sebetulnya, sah-sah saja kalau Anda ingin memakai topi saat pergi ke luar rumah. Apalagi kalau memang situasinya mengharuskan Anda memakai topi. Contohnya saat Anda harus kerja di lapangan, berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, cuaca di luar sedang panas, dan sebagainya.

Akan tetapi, perhatikan lagi jenis topi yang Anda pakai. Supaya rambut Anda tidak cepat rontok, sebaiknya gunakan topi yang agak longgar supaya rambut Anda tetap bisa bernapas.

Bila sudah tidak diperlukan, sebaiknya segera lepas topi Anda agar rambut bisa bernapas lega. Dengan begitu, aliran darah ke folikel rambut Anda jadi lebih lancar dan mencegah kerontokan.

Tags: Kebotakankerontokan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membangun Karier Bagi Fresh Graduate Kenapa Tidak, Ini Langkahnya

Next Post

Tugas Sekolah Pakai Brainly Dijawab Antar Sesama Pengguna

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari

Dihadiri Ribuan Warga, Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran Berakhir Meriah di Gedung Sate

Perubahan Dalam Isi KUHP Dan KUHAP Perlu Ada Pemahaman Didalamnya, Berikut Disampaikan Ketua STIHPADA Palembang

Jalan Cor TMMD Buka Harapan Baru, Pak Harto Kini Ingin Bangun Rumah Impian

Penyaluran LPG 3 Kg Ditambah, Warga Diimbau Tidak Melakukan Pembelian Berlebihan

Jalan Cor TMMD Permudah Panen Melon Pak Paryono

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kapolri Bangun 33 Satuan Pelayanan Gizi di Wilayah 3T

Pembangunan TMMD di Desa Puro Dongkrak Nilai Tanah dan Rumah Warga

Umbul-Umbul Merah Putih Warnai Desa Puro, Semangat Kebangsaan Hidup Bersama TMMD

Berita Populer

Terima ASITA Bali, Wapres Gibran Tegaskan Pariwisata Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Bali and Beyond Travel Fair
Reporter lian
14 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali di...

Read more

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In