• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, April 1, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Menakar Keberanian Pemprov, Rekam Pencemaran PT. Pusri, Buka Gerbang Relokasi

Reporter Editor Sumsel
7 November 2018
Menakar Keberanian Pemprov, Rekam Pencemaran PT. Pusri, Buka Gerbang Relokasi
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – PT. Pupuk Sriwijaya (Pusri) berdiri sejak tahun 1961, merupakan salah satu Perusahaan Pupuk terbesar di Indonesia, tahun 1961 Perusahaan ini mulai beroperasi dengan dimulainya pembangunan Pabrik Pusri I, perusahaan yang memenuhi kebutuhan pupuk untuk petani. Semenjak tahun 1997 PT. Pusri ditunjuk sebagai induk perusahaan membawa 4 perusahaan BUMN yang bergerak dibidang pupuk dan petrokimia. yaitu PT. Petrokimia Gersik, PT. Pupuk Kujang Cikampek, PT. Pupuk Kaltim dan PT. Pupuk Iskandar Muda. Dengan demikian PT. Pusri mulai menjadi Perusahaan besar yang memastikan semua kebutuhan pupuk di Indonesia artinya kapasitas produksi mulai semakin meningkat, imbasnya Pabrik Pusri I, II, III, dan IV dipacu untuk memenuhi target tonase kebutuhan nasional.

Kronologis Pencemaran

Semenjak awal berdirinya Pabrik Pusri I, dampak pencemaran mulai dirasakan warga bau amonia pesing dan pencemaran lingkungan, hanya saja pada saat pemerintahan Soeharto masyarakat tidak berani menyuarakan, Pada tahun 1997 mulai dibangun Pabrik Pusri II, III, dan IV dampak aktivitas dari produksi pabrik mulai dirasakan oleh warga sekitar (ring I), yaitu kelurahan 1 Ilir, 2 Ilir, dan 3 Ilir, masyarakat mulai berani sejak runtuhnya Soeharto apalagi didukung dengan undang-undang kebebasan hak warga negara dan Hak asasi manusia.
Berdasarkan catatan media dan rekam WALHI Sumsel akibat aktivitas PT. Pusri hasil Pengaduan Warga baik soal bau amonia dan pencemaran sungai musi yang berdampak sosial tinggi dan memakan korban diantaranya ;

Tahun 2000, Buku Karya Elizabeth Fuller Collin, dengan judul Indonesia Dikhianati
Tahun 2001,  Dari Liputan6.com, dengan judul PT. Pusri Dituding Mencemari Lingkungan
April 2001, Dari Arsip Email Terraner.or.id
Tahun 2005, Dari Nasional Tempo, Dengan Judul Warga Tuntut Dana Kompensasi Pencermaran PT. Pusri
Agustus 2010, Dari Walhi Sumsel, Dengan Judul Siaran Pers Demi Keselamatan Rakyat
Juni 2012, Dari MNC Tri Jaya, Dengan Judul DPRD Panggil PT. Pusri
Tahun 2014, Dari Mongabay, Dengan Judul Berwisata Di Sungai Musi Bersama Amoniak Dan Debu Batubara
April 2016, Dari Sumsel News Online, Dengan Judul Cemari Lingkungan, PT Pusri Di Demo LSM
Juni 2018, Dari Jamaludin Di Journalist, Dengan Judul BLH Palembang Di Desak Tindaklanjut Keluhan Warga Terkait Pencemaran Amoniak PT. Pusri
November, 2018 Dari Pal TV, Dengan Judul PT. Pusri Dirikan Posko Berobat Geratis Bagi Warga 1 Ilir
Agustus, 2018 Dari Lamanqu, Dengan Judul Warga Tuntut PT. Pusri Bertanggung Jawab Terhadap Pencemaran Amoniak

Dari catatan tersebut diatas bahwa pencemaran yang dilakukan oleh PT. Pusri yang terjadi baru-baru ini tanggal 01 November 2018, yang mengakibatkan 27 orang mengalami mual, pusing dan muntah adalah sesuatu hal yang sudah diprediksi akan terjadi hanya soal waktu. Apa yang dilakukan oleh PT. Pusri dan pihak terkait pun tindakannya sama yaitu mengobati, pemulihan, kompensasi, perbaikan, audit dan lain sebagainya.
Menurut kami tindakan-tindakan ini sifatnya hanya reaksioner tanpa ada perencanaan yang matang untuk menyelesaikan akar persoalan. Karena sejatinya jauh sebelum PT. Pusri berdiri, masyarakat sekitar sudah mendiami dan beraktifitas sehari-hari tanpa ada gangguan pencemaran artinya PT. Pusrilah penyebab utama pencemaran. Apalagi semakin tahun daya produksi PT. Pusri semakin meningkat karena adanya permintaan demand export dan perkebunan-perkebunan skala besar.
Keberadaan PT. Pusri harus ditinjau ulang, apalagi dilihat dari luasan wilayah Sumatera Selatan dan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sumatera Selatan untuk menetapkan kawasan Industri yang jauh dari pemukiman penduduk di kawasan Tanjung Api-Api atau yang dikenal dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pemerintah Provinsi harus berani memanggil manajemen PT. Pusri untuk mengaudit internal, audit perizinan dan lingkungan serta segera mungkin mengintruksikan PT. Pusri untuk membuat langkah konkret dalam rangka relokasi Pabrik.
Karena pilihan yang tidak mungkin jika Pemerintah Provinsi merelokasi warga sekitar.

Penulis: Dolly Reza Fahlevi

Alumni WALHI Sumsel

Tags: Dolly Reza FahleviLingkunganPencemaran PT. PusriPT.PUSRI
ADVERTISEMENT
Previous Post

BAF Gelar Kompetisi Sains dan Sains Exspo

Next Post

ASN, TNI, dan Polri Bisa Miliki Rumah DP 0{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460} Cicilan Sampai Pensiun

Editor Sumsel

Info Terkait

Diduga Oknum Pegawai PT BBS Lecehkan Profesi Wartawan

Diduga Oknum Pegawai PT BBS Lecehkan Profesi Wartawan

29 Desember 2018
Masyarakat Adat Batin Sembilan Terancam, Paris Agreement Soal Emisi Terabaikan

Masyarakat Adat Batin Sembilan Terancam, Paris Agreement Soal Emisi Terabaikan

27 Desember 2018
Wawako Geram Soal Sampah, Pihak Terkait Diminta Serius

Wawako Geram Soal Sampah, Pihak Terkait Diminta Serius

26 Desember 2018
Miris, Irigasi Di Kecamatan Jayakerta Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Miris, Irigasi Di Kecamatan Jayakerta Jadi Tempat Pembuangan Sampah

15 November 2018
Benarkah Polusi Udara Bikin Otak Manusia Tumpul, Ini Studynya

Benarkah Polusi Udara Bikin Otak Manusia Tumpul, Ini Studynya

11 November 2018
Yayasan Madani Berkelanjutan Mencari Sang Presiden Yang Membela ‘Ingenious People” dan Lingkungan

Yayasan Madani Berkelanjutan Mencari Sang Presiden Yang Membela ‘Ingenious People” dan Lingkungan

7 Agustus 2018

Berita Terbaru

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Kompetensi Pekerja Baru Untuk Tingkatkan Keandalan Operasional

Unsri Umumkan Hasil SNBP 2026 Hari Ini, 23 Ribu Pendaftar Rebut 2.294 Kursi

Ungkap Kasus 4 Kg Sabu, Kapolrestabes Palembang dan Delapan Personel Satres Narkoba Polrestabes Palembang Raih Penghargaan DPRD Palembang

LKPJ Wali Kota Palembang 2025 , DPRD Tekankan Evaluasi Nyata untuk Masyarakat

Disdik Sumsel Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Dunia Pendidikan

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Sistem Keselamatan Operasional melalui Peningkatan Keandalan Fire Protection System

Polri Hadir di Tengah Bencana, Polda Sumsel Perkuat Bantuan dan Trauma Healing Korban Kebakaran

PLN UP3 Palembang Gencarkan Edukasi Keselamatan Listrik, Warga Diingatkan Waspada Risiko di Rumah

Diskusi Bukan Formalitas, Kuyung Sapran Ingatkan Mahasiswa Jangan Asal Demo Tanpa Kajian

Berita Populer

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Reporter YN
25 Maret 2026

OKU SELATAN. Lamanqu. Com Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan...

Read more

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP
Reporter YN
23 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Halal bi halal alumni Universitas Muhammadiyah Palembang digelar di kediaman Firdaus Hasbullah, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini mengusung...

Read more

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Reporter YN
24 Maret 2026

PALEMBANG. Lamanqu. Com Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan melaksanakan deteksi dan monitoring di lebih dari 80...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In