• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Komunitas

Kisah Pelukis Jalanan Kandas Asmara, Sketsa Wajah Bersikukuh Pada Jalurnya

Reporter Editor Sumsel
5 November 2018
Kisah Pelukis Jalanan Kandas Asmara, Sketsa Wajah Bersikukuh Pada Jalurnya
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com-Melukis sekedar menyalurkan hobby pada awalnya, namun akhirnya menemukan passion, dengan jalur sketsa wajah dari situ dia beranikan diri nongkrong di taman kebanggaan wong Palembang, Kambang Iwak, Minggu, 24/11/18.

Dengan mengandalkan alat lukis apa adanya, laki laki berperawakan jangkung kulit putih merupakan seorang mahasiswa semester 7 di salah satu PTN kota pempek ini.

Duduk dia bersahaja berdampingan dengan penjual bubur kacang ijo, Jasuke dan pedagang kaki lima lainya ikut ramaikan suasana cari peruntungan tak perduli dia jika sebutan Pelukis jalanan akan tersemat pada dirinya berbanding terbalik dengan sebutan seorang mahasiswa sebuah sandangan kaum intelektualitas bergelut dengan teori ilmu buku serta falsafah.

Bagi Anoy pengamatan objek luar ini lah kehidupan yang nyata itu. Manusia dengan segala persoalan hidupnya acap kali jadi bidikan objek karya nya. Pada bulir ujung pensil nya lah cerita goresan bahasa seni sket berbicara apa adanya.

lamanqu.com tak mau hilang kesempatan konsistensi talenta seni dengan jalur yang berbeda namun rasa kejujuran tetap ada nilai nya.

Mencari tau sisi lain seniman lukis geluti ditengah era yang serbah sophisticated (canggih) masih adakah tempat nya dimata selerah masyarakat untuk gunakan jasa lukis mereka.

Anoy menuturkan semasa kehidupan sekolah SD hinggah SMA dia habiskan di sebuah kampung di Musibanyuasin, ibu nya melarang dan megingatkan kegiatan dan karir lukis tak akan menjamin masa depan.

Dari perkataan sang ibu dia jadikan “warning” pada porsi yang berbeda, satu sisi dia tidak mau kecewakan sang ibu dengan merahasiakan bahwa dia tetap melakoni “gawean” melukis, sisi lain sang ibu sering menanyakan dia selain biaya kuliah dan rumah kos dia tidak pernah minta dikirim buat makan sehari dan keperluan lain.

Satu minggu dapat 2-3 orderan baginya lumayan buat cukupi gaya hidup anak kos.

Jika ditanya kunci jasa lukis wajah yang dia lakoni ini bebernya kepuasan pelanggan. “Maka tantangan yang paling utama adalah angle yang khas dari raut seseorang itu, hal sangat penting”, ucap nya.

” Nah jika mereka puas maka akan kembali ke kita”, tambah Anoy.

Lahir dari seorang ayah petani sawit dan ekonomi keluarga ditopang dengan dagang, untuk ukuran kampung pastinya diatas rata rata jika mampu mengirim sang anak lanjutkan pendidikan tinggi.

Tetap tak lupa daratan apa lagi salah asuhan bagi Anoy tegar mandiri tunjukan pada masa lalu nya di kampung bahwa target nya adalah tetap menggondol gelar sarjana.

Bercerita dia sewaktu SMA kelas 1 SMA kala itu bertepatan dengan hampir habis masa anak kelas 3 di sekolahnya yaitu masa masa UN. Nyali lelakinya tertantang dengan kehebohan anak anak cowok mulai kelas 1 hingga kelas 3 di sekolah nya akan sosok kembang sekolah.

Sebut saja namanya Ana, menjadi central perhatian serta sumber kehebohan sepanjang tahun itu.

Kelas 1 SMA secara seragam celana biru berganti celana abu abu, karakter lukisan ramai dengan tokoh kartun dan superhero Baru lah dia coba beranikan melukis sket wajah untuk pertama kali dengan objek sang bunga sekolah, dan itupun dia lakukan secara diam diam tanpa diketahui sang empunya nama.

Anoy lakukan itu dengan ajian nekat, sejenak dia dapat berhungan sekedar chat massenger dan FB. Bangga hatinya karya anak seusia bau kencur canda nya bisa disimpan oleh kakak kelas yang diperebutkan anak cowok satu sekolah.

Dari situ ketertarikan gambar sket wajah terlahir pada dari diri Anoy. Walaupun kisah kandas nya cinta monyet tetap samar saja tergores disini. (jl)

Tags: LukisanPelukis Palembangsket wajah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penegasan Soal Meninggalnya Pretty Asmara

Next Post

Mahasiswa Fisip Unsri Belajar ke Humas Kota Palembang 

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

Tiga Bis Rombongan Peserta Mengunjungi Destinasi Wisata, Berikut Disampaikan Ketua DPD Astindo Sumsel

Kreativitas Siswa SMKN 4 OKU, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Disdik Sumsel Buka Ruang Inovasi bagi Pelajar SMK, Karya Siswa Didorong Jadi Solusi

Bicara Soal Pendidikan, Diknas Dan Komisi IV DPRD Kota Serta KOSGORO 1957 Gelar Diskusi Lintas Lembaga

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Pelantikan KPSTI Sumsel 2026–2030, Imam Mustakim Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Bangsa

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In