• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Oktober 24, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Telaah atas fenomena kecerdasan buatan di dunia termasuk Indonesia

Reporter Editor Sumsel
19 Maret 2023
Bagikan ke Whatsapp

Penulis: Muhammad Ichsan Siregar dan Aryanto


Biodata 1

Muhammad Ichsan Siregar, SE., M.S.Ak., CSRS., CSP., CSRA

Dosen Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Sriwijaya dan Mahasiswa Doktor Ilmu Akuntansi Universitas Airlangga

Aryanto, SE., M.Ti., Ak., CA

Dosen Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Sriwijaya

Indonesia merupakan salah satu negara dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat. Penyebutan kecerdasan buatan pertama kali dilakukan pada tahun 1956 pada Konferensi Darthmouth di Amerika Serikat. Namun, ide tentang kecerdasan buatan sebenarnya telah berkembang sejak Charles Babbage menemukan kalkulator mekanik pertama, yang dikenal sebagai komputer analitik, pada abad ke-19. Kemudian, pada tahun 1937, John Atanasoff dan Clifford Berry menciptakan komputer Atanasoff-Berry, yang juga dikenal sebagai ABC. Seiring berkembangnya teknologi komputer pada tahun 1970-an, sistem kecerdasan buatan yang lebih canggih dapat diciptakan. Seiring dengan meningkatnya minat terhadap kecerdasan buatan, kecerdasan buatan semakin populer di tahun 1980-an, dan banyak perusahaan teknologi mulai berinvestasi dalam penelitian dan pengembangannya.
Pengenalan komputer dan teknologi informasi kepada masyarakat umum di Indonesia pada awal tahun 1990-an menandai dimulainya perkembangan kecerdasan buatan di Indonesia. Pada saat itu perkembangan pengembangan kecerdasan buatan masih terbatas pada beberapa perguruan tinggi dan organisasi penelitian di Indonesia. Di awal era milenium, sejumlah perusahaan digital mulai menunjukkan ketertarikannya pada AI seperti: Gojek, Traveloka,Tokopedia, dll telah memasukkan teknologi digital AI ke dalam chatbot dan sistem rekomendasi mereka. Perlahan penggunaan kecerdasan buatan mulai tumbuh dalam dunia pendidikan, kesehatan, maupun perbankan. Meskipun demikian, penerapan kecerdasan buatan di Indonesia masih cukup baru dan membutuhkan lebih banyak kemajuan.

AI merupakan kecerdasan buatan yang berbasis pada pengetahuan (knowledge) yang telah ada sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aplikasi e-commerce yang mampu menyajikan informasi tentang barang-barang yang biasanya diklik oleh akun tertentu atau pengguna. Pada saat pengguna tersebut login Kembali, aplikasi e-commerce mampu mem-push berbagai produk yang disukai oleh pengguna berdasarkan catatan kunjungan pengguna pada waktu sebelumnya. Terciptanya AI ini tidak lepas dari adanya siklus hidup manajemen pengetauan (knowledge Management life cycle/KMLC). KMLC secara garis besar digambar sebagai berikut:

Gambar Knowledge Managements Life Cycle (aryanto, 2010)

Pada gambar tersebut KMLC dimulai dari adanya data yang merupakan fakta yang dapat berupa number, text, mulmedia, skill dan lain-lain yang kemudian diproses secara manual atau pun dengan computer untuk menghasilkan informasi. Informasi yang ada menjadi hal yang diketahui oleh umat manusia hal ini lah yang disebut dengan pengetahuan (knowledgeI). Knowledge tersebut dapat memungkinkan (enables) pengguna informasi untuk membuat keputusan atau belajar sesuatu. Pengetahuan yang ada ini kemudian dikumpulkan dan didisain sedemikian rupa, yang kemudian ditanamkan / dimasukkan ke dalam komputer untuk membantu manusia dalam membuat keputusan. Di bidang kedokteran, AI dapat membantu seorang dokter dalam mengambil keputusan tentang pasien yang menderita suatu penyakit berdasarkan gejala-gejala yang telah diketahui sebelumnya. Bidang Akuntansi pun demikian, berdasarkan gejala-gejala yang ada pada prilaku transaksi yang mempengaruhi pos-pos atau akun dapat ditemukan adanya fraud (kecurangan) dalam laporan keuangan. KMLC dapat terjadi apa bila ditemukan suatu permasalahan yang belum pernah ada sebelumnya. Berbagai pengetahuan (Knowledge) yang telah didapat baik secara manual (People Thinking and skill) maupun melalui teknologi komputer dapat kembali menjadi bahan masukan (data) untuk menyelesaikan permasalahan baru tersebut. Dengan demikian proses Knowledge Management untuk menghasilkan AI yang semakin akurat tidak terlepas dari konsep sistem secara umum yaitu INPUT, PROSES dan OUTPUT dan mempunyai siklus hidup layaknya sebuah sistem.

Jika AI layaknya sebuah sistem yang memiliki siklus hidup, maka komponen sistem seperti hardware, software, brainware, data dan procedure juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan untuk pengembangan AI di masa mendatang. Kendala yang timbul biasanya disebabkan karena munculnya pengetahuan-pengetahuan baru yang belum tersimpan dalam AI. Kendala ini dapat dihadapi dengan menerapkan KMLC. KMLC atas AI menjadi penting agar AI selalu terupdate dengan berbagai pengetahuan baru yang dimiliki oleh manusia. AI yang selalu terupdate melalui KMLC diharapkan dapat memberikan informasi untuk pengambilan keputusan atau pun tindakan demi kemajuan umat manusia di masa-masa mendatang.

Tags: fenomena kecerdasan buatankemajuan umat manusia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah Nama – Nama BCAD DPR RI PKS Sumsel

Next Post

Pemkot Palembang Raih Penghargaan PPKM Award 2023

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

THE 1O1 Palembang Rajawali Gelar CSR “1O1 Cares – Little Lungs, Big Care” untuk Dukung Kesehatan Anak di Kawasan TPA Karya Jaya

Ribuan Masker Dibagikan Kepada Masyarakat, Berikut Disampaikan Ketua Astindo Sumsel

Kematian Jon Daus Dipertanyakan, Keluarga Desak Polda Sumsel Segera Ekshumasi Jenazah

Polda Sumsel Tangani 62 Perkara Karhutla, Kapolda Tegaskan Penegakan Hukum Berbasis Ilmiah

Akselarasi Investasi Sumsel Harus Berkolaborasi Seluruh Pemangku Kepentingan, Ini Beberapa Hal Diungkap Kadis

Chairul Matdiah: Jangan Beri Ampun Korporasi Pembakar Lahan

Jaga Kondusivitas Sumsel, Bagindo Togar Apresiasi Dirintelkam Polda Sumsel Kedepankan Dialog dan Kolaborasi

Herison Bidik Yongmoodo Sumsel Mandiri, Pembinaan Atlet Diperluas ke 17 Kabupaten/Kota

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In