• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa di SMAN 16 Palembang Sudah Berakhir Damai

Reporter Editor Sumsel
1 November 2022
Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa, SMAN 16 Palembang
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Kasus dugaan kekerasan yang dilakukan guru terhadap siswi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 16 Palembang yang sempat viral berakhir damai. Dugaan kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru terhadap murid yang bernama Anisa tak berujung ke jalur hukum setelah mediasi yang berlangsung antara orang tua murid, siswa dan pelaku berakhir dengan kesepakatan damai.

Kasi Peserta Didik Diknas Provinsi Sumsel Anang Purnomo mengatakan, setelah video dugaan kekerasan yang terjadi di SMAN 16 Paembang, pihaknya langsung bertindak cepat dengan cara mendatangi sekolah.

“Kita dari Diknas Sumsel bersama Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi dan Kota Palembang memverifikasi kejadian yang sempat viral dan hasil verifikasi sementara bahwa terjadi kesalahpahaman antara guru dengan siswi,” ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Selasa (1/11/2022).

Anang menuturka, kesalahpahaman itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Artinya kita tidak menelusuri lebih jauh. Dari video itu itu sebagian tidak bisa kita ambil kesimpulan kalau hanya cuplikan-cuplikan. Karena kejadian utuhnya kita harus melakukan verifikasi lagi, sementara kami kemarin sudah berdiskusi dengan guru-guru kemudian kami lanjutkan dengan anak-anak di kelas tersebut orang tua keduanya. Kita panggil orang tua siswa, beserta anak yang bersangkutan juga ikut hadir dan kami minta penyelesaian dan kami ajak untuk penyelesaian secara kekeluargaan,” bebernya.

“Sudah kita tidak bahas yang kemarin atau yang seterusnya yang penting sudah selesai damai kekeluargaan. Anisa hari ini harusnya sekolah lagi dan kita tidak memperpanjang urusan jadi stop sampai di sini,” tambah Anang.

“Kepala sekolah saya perintahkan karena saya mendapat tugas langsung dari bapak kepala dinas untuk melakukan verifikasi bersama ibu Eka Diani kasih PTK SMA. Jaadi kami berdua ke sekolah itu pagi-pagi setelah apel. Jangan sampai terjadi pembullyan terhadap siswi m, karena biasanya ada siswa yang bermasalah dengan guru akhirnya dia dibully, itu tidak boleh. Kami minta kepsek untuk turun tangan mengawasi. Dan ibu Ema selalu kepala sekolah menjamin hal tersebut dan kami terus melakukan evaluasi jika terjadi kejadian yang merugikan siswa maupun guru,” ucap Anang.

Lebih lanjut Anang menjelaskan, diduga ada kelakuan siswanya kurang pas dengan guru. “Dan guru yang bisa terpancing dan kami merasa semua masih batas wajar dan kita tidak melakukan verifikasi kebijakannya semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan sudah clear,” tuturnya.

Menanggapi ada statemen Waka Kesiswaan Pak Rudi, lebih lanjut Anang menuturka, itu mungkin hanya emosi sesaat.

“Pak Rusdi tidak mungkin mewakili institusi sekolah apalagi dinas. Karena tahapan pemberhentian harus melalui usulan kepala sekolah harus melalui diknas ke Kasi Serdik dan persetujuan Kabid dan Kepala Dinas. Jadi panjang urusannya dan itu tidak sederhana itu karena kewajiban pemerintah justru mencegah angka putus sekolah
Tidak mungkin ada pemberhentian hanya karena ini tentu kita harus bina dan pendekatan-pendekatan kita lakukan dengan cara yang baik,” katanya.

Menurutnya, siswa dalam guru salah. “Jadi kita melakukan pembinaan terhadap keduanya. Anak kita nasehati dan guru kita berikan teguran, dab kita bina kalau bicara jangan sampai melewati batas kewenangannya. Kita sudah menjelaskan kepsek kepala sekolah sudah minta maaf apabila terjadi miskomunikasi yang mengakibatkan anaknya jadi salah paham,” tandasnya.

Tags: Dugaan Kekerasankekerasan terhadap siswipembullyan terhadap siswi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Optimis Bisa Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Next Post

DPK Tulang Bawang Study Tiru Penerapan Aplikasi SRIKANDI ke DPK Muba

Editor Sumsel

Info Terkait

Terkait Pemberitaan di SDN 47, Dinas Pendidikan Kota Palembang Ungkap Tidak Ada Kekerasan Tapi Hanya Miss Komunikasi

Terkait Pemberitaan di SDN 47, Dinas Pendidikan Kota Palembang Ungkap Tidak Ada Kekerasan Tapi Hanya Miss Komunikasi

7 September 2024

Berita Terbaru

Ketua Harian APKASI Kang DS Salurkan Bantuan Bencana ke Situbondo

Workshop PSR dan Pekan Benih Sawit 2026 Dorong Produktivitas Petani Sumsel

Yayasan Bhakti Bela Negara Gelar Panen Raya Padi Organik PS-08

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In