• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Oktober 3, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa di SMAN 16 Palembang Sudah Berakhir Damai

Reporter Editor Sumsel
1 November 2022
Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa, SMAN 16 Palembang
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Kasus dugaan kekerasan yang dilakukan guru terhadap siswi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 16 Palembang yang sempat viral berakhir damai. Dugaan kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru terhadap murid yang bernama Anisa tak berujung ke jalur hukum setelah mediasi yang berlangsung antara orang tua murid, siswa dan pelaku berakhir dengan kesepakatan damai.

Kasi Peserta Didik Diknas Provinsi Sumsel Anang Purnomo mengatakan, setelah video dugaan kekerasan yang terjadi di SMAN 16 Paembang, pihaknya langsung bertindak cepat dengan cara mendatangi sekolah.

“Kita dari Diknas Sumsel bersama Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi dan Kota Palembang memverifikasi kejadian yang sempat viral dan hasil verifikasi sementara bahwa terjadi kesalahpahaman antara guru dengan siswi,” ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Selasa (1/11/2022).

Anang menuturka, kesalahpahaman itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Artinya kita tidak menelusuri lebih jauh. Dari video itu itu sebagian tidak bisa kita ambil kesimpulan kalau hanya cuplikan-cuplikan. Karena kejadian utuhnya kita harus melakukan verifikasi lagi, sementara kami kemarin sudah berdiskusi dengan guru-guru kemudian kami lanjutkan dengan anak-anak di kelas tersebut orang tua keduanya. Kita panggil orang tua siswa, beserta anak yang bersangkutan juga ikut hadir dan kami minta penyelesaian dan kami ajak untuk penyelesaian secara kekeluargaan,” bebernya.

“Sudah kita tidak bahas yang kemarin atau yang seterusnya yang penting sudah selesai damai kekeluargaan. Anisa hari ini harusnya sekolah lagi dan kita tidak memperpanjang urusan jadi stop sampai di sini,” tambah Anang.

“Kepala sekolah saya perintahkan karena saya mendapat tugas langsung dari bapak kepala dinas untuk melakukan verifikasi bersama ibu Eka Diani kasih PTK SMA. Jaadi kami berdua ke sekolah itu pagi-pagi setelah apel. Jangan sampai terjadi pembullyan terhadap siswi m, karena biasanya ada siswa yang bermasalah dengan guru akhirnya dia dibully, itu tidak boleh. Kami minta kepsek untuk turun tangan mengawasi. Dan ibu Ema selalu kepala sekolah menjamin hal tersebut dan kami terus melakukan evaluasi jika terjadi kejadian yang merugikan siswa maupun guru,” ucap Anang.

Lebih lanjut Anang menjelaskan, diduga ada kelakuan siswanya kurang pas dengan guru. “Dan guru yang bisa terpancing dan kami merasa semua masih batas wajar dan kita tidak melakukan verifikasi kebijakannya semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan sudah clear,” tuturnya.

Menanggapi ada statemen Waka Kesiswaan Pak Rudi, lebih lanjut Anang menuturka, itu mungkin hanya emosi sesaat.

“Pak Rusdi tidak mungkin mewakili institusi sekolah apalagi dinas. Karena tahapan pemberhentian harus melalui usulan kepala sekolah harus melalui diknas ke Kasi Serdik dan persetujuan Kabid dan Kepala Dinas. Jadi panjang urusannya dan itu tidak sederhana itu karena kewajiban pemerintah justru mencegah angka putus sekolah
Tidak mungkin ada pemberhentian hanya karena ini tentu kita harus bina dan pendekatan-pendekatan kita lakukan dengan cara yang baik,” katanya.

Menurutnya, siswa dalam guru salah. “Jadi kita melakukan pembinaan terhadap keduanya. Anak kita nasehati dan guru kita berikan teguran, dab kita bina kalau bicara jangan sampai melewati batas kewenangannya. Kita sudah menjelaskan kepsek kepala sekolah sudah minta maaf apabila terjadi miskomunikasi yang mengakibatkan anaknya jadi salah paham,” tandasnya.

Tags: Dugaan Kekerasankekerasan terhadap siswipembullyan terhadap siswi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Optimis Bisa Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Next Post

DPK Tulang Bawang Study Tiru Penerapan Aplikasi SRIKANDI ke DPK Muba

Editor Sumsel

Info Terkait

Terkait Pemberitaan di SDN 47, Dinas Pendidikan Kota Palembang Ungkap Tidak Ada Kekerasan Tapi Hanya Miss Komunikasi

Terkait Pemberitaan di SDN 47, Dinas Pendidikan Kota Palembang Ungkap Tidak Ada Kekerasan Tapi Hanya Miss Komunikasi

7 September 2024

Berita Terbaru

Konsolidasi Menuju 2029, Optimalisasi Peran Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Penguatan Konsolidasi Organisasi dan Pemenangan Pemilu

Organda Kota Palembang Mengeluarkan Surat Sesuai Dengan Peraturan Berlaku, Berikut Beberapa Disampaikan

Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lahir Batin melalui Sholat Istisqa di Tengah Kemarau

Rutan Kelas I Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Media melalui Coffee Morning

Afrizal Hady, Ketua Majelis Hakim PN Palembang Tolak Tunda Sidang dan Tolak Agenda Eksepsi, Advokat Irza Prasetya WO Lagi

Asap Karhutla Mencekik, Aliansi Rakyat Sumsel Menggugat Ajukan Tujuh Tuntutan

Dewan Pers Jadi Saksi Integritas, PWI Sumsel Pasang Badan Bela Jurnalis Senior dari Tudingan “Abal-Abal”

Klarifikasi Tak Temukan Titik Temu, Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Siapkan Langkah Hukum

Kuasa Hukum Irza Prasetya Walk Out, Persoalkan Dakwaan hingga Independensi Majelis Hakim

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In