• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 7, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Ekobis

Sistem Bioplok Pelabuhan Terakhir Boyang

Reporter Editor Sumsel
15 September 2021
Penyedia Bibit Nila
Bagikan ke Whatsapp

Niat Hati Penyedia Bibit Nila

lamanqu.com – Dalam pemeliharaan ikan nila sistem bioflok, yang perlu dijaga adalah kandungan oksigen yang larut dalam udara.

Hal itu, karena oksigen yang dibutuhkan ikan untuk pertumbuhan juga diperlukan oleh bakteri untuk menguraikan atau sisa metabolisme di udara. Pada ikan nila, kadar oksigen terlarut (DO) di dalam media sebaiknya dipertahankan minimal 3 mg/L.

pembudi daya ikan air tawar

“Juga harus diterapkan secara benar sesuai kaidah-kaidah cara budidaya ikan yang baik seperti benihnya harus unggul, pakannya harus sesuai standar SNI, parameter kualitas udara seperti oksigen juga harus tercukupi,” ujarnya.

Penerapan budidaya sistem bioflok belum banyak dilakukan oleh masyarakat. Diharapkan dengan budidaya sistem bioflok penggunaan pakan lebih efisien, produktifitas tinggi, hemat air dan ramah lingkungan.

Ikan Nila dipilih untuk dibudidayakan karena ikan ini mempunyai daya toleransi yang tinggi terhadap perubahan lingkungan dan merupakan ikan pemakan fitoplankton, zooplankton, dan detritus.

Bioflok sendiri berasal dari kata bios yang artinya “kehidupan” dan flok “gumpalan”. Jadi bioflok adalah kumpulan dari berbagai organisme (bakteri, jamur, algae, protozoa, cacing), yang tergabung dalam gumpalan (floc).

Bioflok dapat terbentuk jika ada empat komponen yaitu sumber karbon, bahan organik dari sisa pakan dan kotoran ikan, bakteri pengurai dan ketersediaan oksigen.

Terbentuknya bioflok terjadi melalui pengadukan bahan organik oleh aerasi supaya terlarut dalam kolom air untuk merangsang perkembangan bakteri heterotrof aerobik (kondisi cukup oksigen) menempel pada partikel organik, menguraikan bahan organik (mengambil C-organik), selanjutnya menyerap mineral seperti ammonia, fosfat dan nutrient lain dalam air.

Sehingga bakteri yang menguntungkan akan berkembang biak dengan baik. Bakteri-bakteri ini akan membentuk konsorsium dan terjadi pembentukan flok. Hasilnya kualitas air menjadi lebih baik dan bahan organik didaur ulang menjadi flok yang dapat dimakan oleh ikan.

Keunggulan lainnya sistem bioflok adalah Feed Conversion Ratio (FCR) atau perbandingan antara berat pakan dengan berat total (biomassa) ikan dalam satu siklus periode budidaya mencapai 1,03. Artinya 1,03 kg pakan menghasilkan 1 kilogram ikan nila.

“(Itu lebih efisien) jika dibandingkan dengan pemeliharaan di kolam biasa FCR-nya mencapai angka 1,5,” tutur Boyang yang sedari 2016 menjadi Tenaga Ahli di PT Hexa Indotech Consultants.

Masih ada empat keunggulan lainnya, yaitu padat tebar ikan mencapai volume 100-150 ekor/m3 atau 10-15 kali lipat dibandingkan dengan pemeliharaan di kolam biasa yang hanya 10 ekor/m3. Ikan nila sistem bioflok lebih gemuk karena hasil pencernaan makanan yang optimal.

Niat Boyang memanfaatkan budidaya ikan nila sudah bulat. Bahkan, saat ini ia sedang mencoba membudidayakan jenis ikan nila Nirwana. Jenis ikan nila unggul yang laju pertumbuhannya jauh lebih cepat, bentuk tubuhnya relatif lebih lebar, dan struktur dagingnya lebih tebal dibandingkan jenis-jenis nila yang telah ada.

Sejumlah keunggulan tersebut membuat nila ini menjadi incaran para pengusaha atau pembudi daya ikan air tawar karena biaya produksi dapat diimbangi dengan periode pemeliharaan yang lebih singkat dan bobot panenan yang lebih besar.

“Jujur, tantangan terbesar adalah kegelisahan dari budidaya pembesaran ke penyediaan bibit berkualitas. Saya masih yakin di Palembang belum banyak yang memproduksi bibit nila betul-betul berkualitas,” urainya.

Boyang mencoba untuk menghitung-hitung sisi bisnis dari usaha pembibitan ikan nila. Sekiranya pembudiaya ikan nila biasa menjual bibit ukuran 7/9 seharga Rp 2.000 per ekor, dan dibeli sebanyak 1.000 ekor maka bisa dipastikan belumlah terlalu maksimal.

“Basis saya kan konsultan. Sebelum ada bukti yang otentik, sulit bagi saya untuk percaya,” katanya.

Misalnya, bibit nila dijual seharga Rp 2.000 per ekor. Artinya, untuk biaya bibit saja Rp 2.000 x 1.000 ekor, butuh biaya Rp 2 juta. Belum lagi pakan untuk 1.000 bibit perlu pakan sebanyak 250 kilogram. Maka, 250 kilogram x Rp 11.000 per kilogram, totalnya Rp 2.750.000. Biaya bibit tambah biaya pakan berjumlah Rp 4.750.000. Nah, anggaplah 4 ekor per kilogram, maka ada 250 kilogram ikan siap jual. Artinya, 250 kilogram x Rp 25.000 per kilogram berjumlah Rp 6.250.000.

Total keuntungan Rp 6.250.000 – Rp 4.750.000 = Rp 1.500.000. Ini berarti sebulan hanya memeroleh Rp 750.000. Itu kalau tingkat kematiannya 0 persen.

“Intinya, saya mau bilang bahwa kebanyakan pembudidaya ikan mematok harga jual bibit tidak berdasarkan riset yang tepat,” tutup Boyang.

Tags: pembudi daya ikan air tawarpemeliharaan ikan nilaperkembangan bakteri heterotrof aerobik
ADVERTISEMENT
Previous Post

Boyang Juga Penjaga Ikan Nila Nirwana

Next Post

JPU Hadirkan Saksi Ahli Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Yang Menjerat Oknum ASN

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Kilang Plaju Sambut Kunjungan Kerja DPRD Lahat, Bangun Sinergi Edukasi Bijak Berenergi dan Optimalisasi Potensi Lokal

PT Syarifah Alawiyah Insyirah (SAI), Biro Perjalanan Umrah dan Haji

Dari Lingkaran Pertemanan Menuju Kesiapan Kerja

Pemkab PALI Digugat Warga, Polemik Tarif Kompensasi Seismik 3D Masuk Meja Hijau

Mengurangi Biaya Perawatan Mobil Tua Dilingkungan Biro Umum dan Perlengkapan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Upacara HUT TNI KE-81 Tahun,Pengabdian Tak Pernah Berhenti untuk Bangsa dan Negara

Hindari Bahaya Listrik, PDK Kosgoro 1957 Palembang Bantu Pemindahan Trafo di Masjid KH. Balqi, Banten

60 Tahun KAHMI, Ahmad Doli Dorong Alumni HMI Rangkul Potensi Umat dan Bangsa

Konsolidasi Diperkuat, PKB Sumsel Targetkan Struktur Partai Mengakar hingga RT

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In