• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, April 19, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Serba Serbi Discovery

Cara Unik Hilangkan Rindu Keluarga Karena Tidak Bisa Mudik

Reporter Editor Sumsel
9 Mei 2021
tidak bisa mudik, Pandemi Covid-19, momen membahagiakan, sosialisasi dengan orang lain
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Pembatasan dan penyekatan mudik tahun ini membuat banyak orang harus merelakan mimpi mereka merayakan Lebaran.

Pandemi Covid-19 tahun ini membuat Anda tak bisa pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga besar (lagi). Tak ada opor ayam buatan ibu di meja makan Anda. Tak ada antrean keponakan yang minta jatah THR. Rasanya hari Anda sepi dan sunyi, rasa rindu pun melanda.

Wajar ketika Anda merasakan rindu pada seseorang setelah lama tak berjumpa. Manusia juga pada dasarnya adalah makhluk sosial yang membutuhkan keintiman atau sosialisasi dengan orang lain.

Saat tak dapat bertemu secara fisik atau berbicara dengan seseorang yang Anda sayang, rasa sakit karena ketidakhadiran mereka dan kenangan-kenangan lama akan menghampiri.

Anda juga mungkin ingin bersama pasangan atau keluarga Anda, mengulang banyak momen membahagiakan bersama, tertawa bersama, dan saling berbagi cerita di ruang keluarga.

Terkadang orang bisa mengatasi kerinduan dengan menelepon atau berkunjung langsung. Namun di masa pandemi Covid-19 ini, kunjungan langsung harus dibatasi, sementara telepon rasanya sudah tak bisa mengobati rasa rindu.

Berikut berbagai cara untuk menahan dan menguatkan diri tak bisa mudik dan bertemu keluarga saat Lebaran.

Menangis

Rasa rindu berat pada kampung halaman mungkin membuat Anda menitikkan air mata. Tapi percayalah, menangis bisa jadi salah satu obat mujarab kerinduan.

Psikolog keluarga dari Indonesia Association for Counseling (IAC) Nuzulia Rahma Tristinarum mengatakan, mengatasi rasa rindu bisa dilakukan dengan mengatasi emosi atau perasaannya. Salah satu cara mengatasi emosi adalah mengeluarkan emosi tersebut dalam bentuk tangisan.

“Mengatasi emosi atau perasaan dapat dilakukan dengan melakukan beberapa hal, di antaranya dengan menangis sepuasnya,” kata Rahma.

Berdoa

Tak disangka, berdoa sedikitnya bisa mengobati rasa rindu. Berdoa juga menjadi salah satu cara mengeluarkan emosi dari dalam diri. Anda bisa mendoakan keluarga atau orang terkasih Anda agar tetap sehat dan bahagian meski jauh dari Anda.

Berdoa juga membawa manfaat ketenangan batin pada diri. Dan, berdoa dapat membawa kelegaan sekaligus melepaskan beban emosional. Hal ini disebabkan karena orang yang berdoa menyerahkan diri mereka pada Tuhan sehingga mereka yakin hal-hal baik akan hadir.

Bertukar kado

Anda bisa mencoba bertukar kado dengan sanak saudara yang berada di kampung. Minta mereka memberikan kado apa saja khas kampung halaman. Sebagai balasan, Anda bisa mengirimkan hampers kekinian pada mereka.

Meski tak biasa, bertukar hampers ternyata sering dilakukan oleh orang-orang. Selain senang mendapat hadiah, Anda mungkin bisa sedikit bernostalgia dengan barang khas dari kampung halaman.

Mengulang momen sendirian

Terdengarnya memang agak sedih, namun mengulang momen yang pernah Anda lakukan bersama dengan yang tercinta bisa mengurangi rasa kangen Anda.

Misalnya, Anda pernah makan siang bersama keluarga Anda di sebuah restoran keluarga. Maka Anda bisa datang sendiri ke sana dan mengulang momen yang serupa. Anda juga bisa menelepon keluarga Anda atau melakukan video call saat berada di restoran tersebut.

Jalan-jalan sendiri

Jangan sampai uring-uringan sendirian. Anda bisa pergi kemanapun kaki Anda melangkah, mencoba kafe teranyar di lingkungan kos Anda, atau jalan-jalan keliling kota.

Namun ingat, lakukan dengan cara aman dan taat protokol kesehatan. Lakukan banyak hal menyenangkan untuk menghabiskan waktu, sehingga Anda lupa sedang merindukan seseorang.

Tags: dampak Pandemi Covid-19momen membahagiakansosialisasi dengan orang lain
ADVERTISEMENT
Previous Post

Warga Palembang Ngotot Gelar Salat Idul Fitri, Pengurus Masjid Agung Tidak Bisa Menolak

Next Post

Lima Ide Dekorasi Rumah dengan Tanaman Hias

Editor Sumsel

Info Terkait

wabah penyakit menular, apresiasi dan penghargaan, bahaya Covid-19, dampak Pandemi Covid-19, pola tatanan kehidupan masyarakat, peningkatan disiplin

Raperda Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Dikaji Lebih Dalam

16 November 2020

Berita Terbaru

Pengurus IKARAFA Periode 2026 Dikukuhkan, Prof. Suyitno Ajak Semua Alumni Raden Fatah Bersatu di Kancah Global

Polisi Palembang Beri SIM D Gratis, Atlet Disabilitas Kini Lebih Mandiri

Mahasiswa Sudah Sejak Dini Harus Paham Apa Itu Artificial Intelligence, Ini Disampaikan Narasumber Internasional Conference

NasDem Sumsel Luncurkan Program “Remaja Bernegara”, Ajak Pelajar Pahami Demokrasi Sejak Dini

Muba Maju Lebih Cepat : Pekerja Rentan Muba Terlindungi

Aksi Humanis Polisi: Dit Intelkam Polda Sumsel Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Soal Mobil Dinas dan Pakaian Gubernur, Anggota DPRD Sumsel Chairul S Matdiah : Itu Masih Pagu, Publik Jangan Salah Paham

Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan & MengEMASkan Indonesia

Chairul S Matdiah: Fasilitas Gubernur Harus Proporsional, Jangan Disederhanakan Tanpa Pertimbangan Logis

Berita Populer

Gerak Cepat Ditreskrimum Polda Sumsel Selidiki Kasus Mutilasi Perempuan di Desa Karang Dalam

Gerak Cepat Ditreskrimum Polda Sumsel Selidiki Kasus Mutilasi Perempuan di Desa Karang Dalam
Reporter YN
8 April 2026

LAHAT. Lamanqu. Com Jajaran Polda Sumatera Selatan bergerak cepat menangani kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Desa Karang...

Read more

Muba Maju Lebih Cepat! Pemkab Muba & PPSDM Migas Siapkan Tenaga Kerja Migas Ber Sertifikasi Nasional

Muba Maju Lebih Cepat! Pemkab Muba & PPSDM Migas Siapkan Tenaga Kerja Migas Ber Sertifikasi Nasional
Reporter YN
7 April 2026

SOLO. Lamanqu. Com   Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mematangkan langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja profesional yang siap...

Read more

Berlindung di Balik Profesi, Oknum Guru PNS di Palembang Dilaporkan Tipu Korban Rp90,6 Juta

Berlindung di Balik Profesi, Oknum Guru PNS di Palembang Dilaporkan Tipu Korban Rp90,6 Juta
Reporter YN
7 April 2026

  PALEMBANG. Lamanqu. Com   Jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polrestabes Palembang menerima serahan terlapor dalam kasus dugaan tindak pidana...

Read more

Polda Sumsel Ungkap Kasus Mutilasi Sadis di Lahat, Pelaku Kesal Tak Diberi Uang Judi

Polda Sumsel Ungkap Kasus Mutilasi Sadis di Lahat, Pelaku Kesal Tak Diberi Uang Judi
Reporter YN
8 April 2026

LAHAT. Lamanqu. Com Jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polres Lahat bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi yang menimpa...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In