• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, September 26, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Peduli Ekosistem Gambut, 50 Peneliti Muda Sumsel Hasilkan 40 Kajian Ilmiah Lahan Gambut

Reporter Editor Sumsel
10 Maret 2021
Peneliti Muda Sumsel, Kajian Ilmiah Lahan Gambut
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Sebanyak 50 peneliti muda asal Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan penelitian terhadap lahan gambut. Dari penelitian tersebut menghasilkan 40 kajian ilmiah terkait lahan gambut Sumsel.

Kordinator Program Peat-IMPACTS Indonesia, Feri Johana mengatakan, penelitian tersebut dilakukan sebagai realisasi Peat-IMPACTS Indonesia yang dilaksanakan sejak ktober 2020 hingga Februari 2021 lalu.

“Tagline nya kita pakai #PahlawanGambut, kegiatan ini berjalan cukup lancar dan menghasilkan kader-kader muda Sumsel yang mencintai lahan gambut, dan siap ikut serta dalam pengelolaan lahan gambut berkelanjutan,” ungkapnya dalam kegiatan Seminar Lahan Gambut dari Perspektif Generasi Muda Sumsel, Catatan Kajian Lapangan Peneliti Muda Gambut yang dilakukan secara virtual, Rabu (10/3/21) sore.

penelitian lahan gambut

Dijelaskannya, program ini telah mengajak 25 wanita dan 25 pria lulusan muda dari perguruan tinggi di Sumsel untuk bekerja selama 3-4 bulan bersama peneliti-peneliti ICRAF, petani gambut, dan para penggiat gambut di Sumsel untuk mengungkap berbagai pengetahuan, pembelajaran dan opsi intervensi untuk pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan di Sumsel.

“Tujuan dari seminar ini adalah penyampaian tugas akhir Inkubator Peneliti Muda Gambut, dengan membagikan kumpulan pengalaman dan pembelajaran dalam menyajikan hasil penelitian, dan observasi lapangan dalam produk publikasi untuk masyarakat luas, dan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, ungkapnya, juga mengkompilasi pendapat, pengalaman dan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk pengambilan kebijakan terkait pengelolaan ekosistem gambut berkelanjutan di Sumsel.

Ditambahkannya, 40 Kajian Ilmiah yang akan dipaparkan tersebut terbagi dalam 7 kelompok diskusi, diantaranya Permasalahan Seputar Penggunaan Lahan di Ekosistem Gambut, Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Lahan Gambut, Komoditas Unggulan Lahan Gambut dan Permasalahannya, Kebutuhan Penguatas Institusi masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Gambut, Menuju Praktik Pertanian Terbaik di Lahan Gambut, Upaya Perbaikan Penghidupan Masyarakat di Lahan Gambut, dan yang terakhir mengenai Berbagai Pola Usaha Tani dalam Perspektif Ekonomi.

Sementara itu, Koordinator TRGD Sumsel Ir. H. Dharna Dahlan, M.M mengatakan, membeirkan apresiasi atas hasi kerja yang dilakukan para peneliti muda gambut Sumsel. Menurutnya, Sumsel sendiri memiliki luasan lahan gambut mencapai 1,2 juta hektar lebih yang tersebar di tujuh kebupaten seperti OKI, Banyuasin, Muba, Muratara, Pali dan Musi Rawas.

“Luasan ini yang ditangani TGR Pusat dan TRGD Sumsel, melalui pendekatan 3R. Seperti malakukan skat kananl sumur bor, melakukan penanaman kembali dan memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar lahan gambut,” terangnya.

Pihaknya juag memberikan apresiasi kegiatan seminar ini yang melibatkan peneliti muda. Para peneliti muda ini dinilai akan membantu dan memberikan solusi bagi permasalahn lahan gambut di Sumsel.

“Paling utama dalam penanganan gambut adalah kepedulian terlebih dahulu, setelah itu baru dilakukan dalam tindakan. Kegiatan ini bisa melibatkan TRGD Sumsel dalam upaya untuk merestorasi gambut. Kita sangat membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk para generasi muda Sumsel,” tegasnya.

Tags: kajian ilmiah terkait lahan gambutpeneliti muda asal Sumatera Selatanpermasalahn lahan gambut
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dugaan Pidana Perbankan PT Bosowa

Next Post

Bebas Pph, Dana Kelola Haji Hemat Rp 1, 49 Triliun per Tahun

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Bhayangkari Sumsel Hadirkan 4.000 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan bagi Warga Palembang

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Kinerja dan Keandalan Kilang Plaju

Dari Energi untuk Negeri hingga Kepedulian bagi Sesama, Kilang Plaju Hadirkan Harapan melalui Donor Darah

Mobil Listrik di Sumsel Tumbuh Dua Kali Lipat, PLN Perkuat Layanan melalui SPKLU Center Pertama di Sumsel

Kisruh Internal Universitas PGRI Palembang Memanas, Edi Harapan: Saya Diangkat Yayasan

Perkuat Kapasitas Politisi Perempuan, KPPI Sumsel Gelar Seminar Lintas Partai

FKS Sumsel Satukan Persepsi Komite dan Sekolah, Cegah Multitafsir Pengelolaan Anggaran

Pemprov Sumsel Percepat Pengembangan 3.258 Koperasi Desa Merah Putih

Bantuan Presiden untuk Karhutla Cair, Pemprov Sumsel Tekankan Kecepatan dan Akuntabilitas

Berita Populer

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In