• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 9, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Peduli Ekosistem Gambut, 50 Peneliti Muda Sumsel Hasilkan 40 Kajian Ilmiah Lahan Gambut

Reporter Editor Sumsel
10 Maret 2021
Peneliti Muda Sumsel, Kajian Ilmiah Lahan Gambut
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Sebanyak 50 peneliti muda asal Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan penelitian terhadap lahan gambut. Dari penelitian tersebut menghasilkan 40 kajian ilmiah terkait lahan gambut Sumsel.

Kordinator Program Peat-IMPACTS Indonesia, Feri Johana mengatakan, penelitian tersebut dilakukan sebagai realisasi Peat-IMPACTS Indonesia yang dilaksanakan sejak ktober 2020 hingga Februari 2021 lalu.

“Tagline nya kita pakai #PahlawanGambut, kegiatan ini berjalan cukup lancar dan menghasilkan kader-kader muda Sumsel yang mencintai lahan gambut, dan siap ikut serta dalam pengelolaan lahan gambut berkelanjutan,” ungkapnya dalam kegiatan Seminar Lahan Gambut dari Perspektif Generasi Muda Sumsel, Catatan Kajian Lapangan Peneliti Muda Gambut yang dilakukan secara virtual, Rabu (10/3/21) sore.

penelitian lahan gambut

Dijelaskannya, program ini telah mengajak 25 wanita dan 25 pria lulusan muda dari perguruan tinggi di Sumsel untuk bekerja selama 3-4 bulan bersama peneliti-peneliti ICRAF, petani gambut, dan para penggiat gambut di Sumsel untuk mengungkap berbagai pengetahuan, pembelajaran dan opsi intervensi untuk pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan di Sumsel.

“Tujuan dari seminar ini adalah penyampaian tugas akhir Inkubator Peneliti Muda Gambut, dengan membagikan kumpulan pengalaman dan pembelajaran dalam menyajikan hasil penelitian, dan observasi lapangan dalam produk publikasi untuk masyarakat luas, dan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, ungkapnya, juga mengkompilasi pendapat, pengalaman dan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk pengambilan kebijakan terkait pengelolaan ekosistem gambut berkelanjutan di Sumsel.

Ditambahkannya, 40 Kajian Ilmiah yang akan dipaparkan tersebut terbagi dalam 7 kelompok diskusi, diantaranya Permasalahan Seputar Penggunaan Lahan di Ekosistem Gambut, Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Lahan Gambut, Komoditas Unggulan Lahan Gambut dan Permasalahannya, Kebutuhan Penguatas Institusi masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Gambut, Menuju Praktik Pertanian Terbaik di Lahan Gambut, Upaya Perbaikan Penghidupan Masyarakat di Lahan Gambut, dan yang terakhir mengenai Berbagai Pola Usaha Tani dalam Perspektif Ekonomi.

Sementara itu, Koordinator TRGD Sumsel Ir. H. Dharna Dahlan, M.M mengatakan, membeirkan apresiasi atas hasi kerja yang dilakukan para peneliti muda gambut Sumsel. Menurutnya, Sumsel sendiri memiliki luasan lahan gambut mencapai 1,2 juta hektar lebih yang tersebar di tujuh kebupaten seperti OKI, Banyuasin, Muba, Muratara, Pali dan Musi Rawas.

“Luasan ini yang ditangani TGR Pusat dan TRGD Sumsel, melalui pendekatan 3R. Seperti malakukan skat kananl sumur bor, melakukan penanaman kembali dan memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar lahan gambut,” terangnya.

Pihaknya juag memberikan apresiasi kegiatan seminar ini yang melibatkan peneliti muda. Para peneliti muda ini dinilai akan membantu dan memberikan solusi bagi permasalahn lahan gambut di Sumsel.

“Paling utama dalam penanganan gambut adalah kepedulian terlebih dahulu, setelah itu baru dilakukan dalam tindakan. Kegiatan ini bisa melibatkan TRGD Sumsel dalam upaya untuk merestorasi gambut. Kita sangat membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk para generasi muda Sumsel,” tegasnya.

Tags: kajian ilmiah terkait lahan gambutpeneliti muda asal Sumatera Selatanpermasalahn lahan gambut
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dugaan Pidana Perbankan PT Bosowa

Next Post

Bebas Pph, Dana Kelola Haji Hemat Rp 1, 49 Triliun per Tahun

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Aksi Cepat Tim Kesehatan Klinik Pratama Kartika 25 Sragen Tangani Peserta Ketarunaan TMMD Reguler ke-128

Melalui Program SENYUM, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Terus Tebar Kepedulian untuk Masyarakat

Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tegaskan Razia Lapas Dilakukan Rutin

Air Kehidupan Mengalir dari TMMD, Wasev Tinjau Sumur Bor dan Tanam Harapan di Pelemgadung

Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel

Brigjen TNI Joni Pardede Tinjau RTLH Milik Janda Pencari Pasir dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen

Kadisdik Sumsel Bahas Sekolah Berkekhususan dalam SPMB 2026, Ada Syarat Nilai Tertentu

Tim Wasev Meninjau Secara Langsung Kegiatan Pemberian Paket Sembako dan Peduli Anak Stunting

Antusias Warga Sambut Jendral Bintang 1 dilokasi TMMD Reg Ke-128 Kodim 0725/Sragen

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Percepat Reforma Agraria, DPR RI Segera Bentuk Command Center Penanganan Konflik

Reforma Agraria
Reporter lian
2 Mei 2026

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa DPR RI akan membentuk pusat komando atau command center khusus. Selain...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In