Palembang, lamanqu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan memberlakukan Belajar Tatap Muka (BTM) di Provinsi Sumsel. Namun BTM akan dimulai jika vaksinasi sudah mencapai satu juta.
Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Hermam Deru saat diwawancarai, Jum’at (29/01/2021).
Herman Deru mengatakan, pihaknya akan memberlakukan BTM di Provinsi Sumsel jika vaksinasi di Sumsel sudah mencapai target yang ditetapkan pemerintah.
“Jika vaksinasi sudah mendekati satu juta orang, kami bersama forkopimda (forum komunikasi pempinan daerah) akan kembali membahas rencana sekolah offline,” katanya.
Herman Deru menuturkan, keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi hal utama yang harus dilakukan. Sehingga jika vaksinasi sudah berjalan sesuai dengan rencana atau target dari pemerintah tentunya akan membuka harapan baru pelaksanaan BTM di Provinsi Sumsel.
Herman Deru mengungkapkan, meskipun nantinya sudah dilakukan Vaksinasi Covid-19 dan BTM diberlakukan, pihaknya meminta peserta didik dan tenaga pendidik tetap mengutamakan Protokol Kesehatan (Prokes). “ Prokes tetap dilakukan dalam kegiatan BTM di masing-masing sekolah nantinya,” imbuhnya.
“Saya berharap agar masyarakat jangan sampai menolak vaksinasi Covid-19 ini,” ucap Herman Deru.
Sementara itu, Kasi Surveillans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Sumsel, Yusri mengatakan, pihaknya akan terus melihat perkembangan kasus penyebaran Covid-19 untuk membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Perlindungan masyarakat inikan dengan cara vaksinasi agar jangan sampai terpapar Covid-19 dengan cara menerapkan prokes. Untuk kasusnya mulai menurun dan zona-zona juga berubah, mudah-mudahan belajar tatap muka bisa dilakukan secepatnya,” pungkasnya.




