PALEMBANG,LamanQu.Com– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga menghadirkan fasilitas umum yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Memasuki hari ke-21 pelaksanaan TMMD, rehabilitasi mushola serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) telah memasuki tahap akhir dan segera dapat dimanfaatkan oleh warga.
Rehabilitasi mushola dilakukan untuk menciptakan tempat ibadah yang lebih nyaman, bersih, dan representatif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan lebih khusyuk.
Perbaikan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sarana ibadah, tetapi juga memperkuat fungsi mushola sebagai pusat pembinaan keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Di sisi lain, pembangunan Pos Kamling menjadi salah satu bentuk dukungan TMMD dalam memperkuat keamanan lingkungan. Pos tersebut nantinya akan menjadi pusat kegiatan ronda malam dan wadah koordinasi warga dalam menjaga ketertiban serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman.
Keberadaan kedua fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas TMMD untuk menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain membangun jalan, merehabilitasi rumah tidak layak huni, serta menyediakan akses air bersih, TMMD juga berupaya meningkatkan kualitas kehidupan sosial melalui penyediaan fasilitas umum yang bermanfaat dalam jangka panjang.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pembangunan fasilitas umum menjadi salah satu wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan bersama, dijaga, dan dirawat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD bukan hanya ditentukan oleh selesainya seluruh sasaran fisik, melainkan juga oleh tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan. Karena itu, keterlibatan warga dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat terus dirasakan.
Menurut Erik, TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah. Melalui semangat gotong royong, berbagai fasilitas yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dengan progres pekerjaan yang telah memasuki tahap penyelesaian, Satgas TMMD optimistis seluruh sasaran program dapat diselesaikan sesuai target. Kehadiran mushola yang lebih representatif dan Pos Kamling yang siap difungsikan diharapkan menjadi warisan pembangunan yang mampu meningkatkan kenyamanan beribadah, memperkuat keamanan lingkungan, serta mempererat kebersamaan masyarakat di Kelurahan Talang Jambe.
(Yanti)










