Palembang,LamanQu.Com-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Drs H Edward Candra, M.H dengan didampingi istri tercinta yang sekaligus Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumsel Hj Desi Edward Candra, melaksanakan sholat Idul Adha 1447 Hijriyah/2026 Masehi di halaman Griya Agung Palembang, Rabu (27/5/2026).
Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel Sumsel H Edward Candra bersama istri, Hj Desi Edward Candra, mengatakan bahwa dirinya bersama istri melaksanakan sholat idul Adha 1447 Hijriyah/2026 Masehi di halaman Griya Agung Palembang bersama dengan para Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Sumsel, dan lainnya.
Setelah melaksanakan sholat Idul Adha 1447 Hijriyah/2026 Masehi kami melanjutkan halal bihalal bersama Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.H di pendopoan Griya Agung Palembang untuk melakukan salam salaman.
“Setelah dari pendopoan Griya Agung, kami juga melanjutkan ke kediaman rumah dinas Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, S.H, untuk melakukan halal bihalal, dan salam bersalaman untuk saling memaafkan di hari yang baik ini,” ujarnya.
Kemudian, di tempat kediaman saya yakni di rumah dinas Sekda juga menggelar acara halal bihalal yang juga bersama dengan masyarakat, bukan hanya dari jajaran pemerintahan saja.
Di mana para kepala OPD yakni kepala dinas bersama jajaran stafnya melakukan salam bersalaman memohon maaf kepada saya dan dengan lainnya serta diisi juga dengan menyantap makanan yang telah saya siapkan.
“Dimana para tamu yang datang silih berganti ke rumah saya, untuk melakukan salam-salaman, makan bersama, serta berfoto bersama. Karena di momen-momen seperti inilah kita bisa bertemu dan saling bersilaturahmi antara satu dengan lainnya,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, usai melakukan kegiatan ramah tamah bersama masyarakat dan pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel, saya juga melakukan penyembelihan hewan kurban sapi di halaman belakang rumahnya.
Dimana pada tahun ini yakni tahun 2027, alhamdulillah saya diberikan oleh sang pencipta rezeki sedikit lebih, dan diberikan kesehatan, sehingga bisa melaksanakan kurban, dan untuk kurban tahun ini yakni 1 ekor sapi.
“Di mana hewan sapi ini dilakukan pemotongan oleh yang ahlinya di bidang penyembelihan hewan kurban. Pada kurban kali ini juga saya dibantu oleh lainnya selain saya ikut didalamnya,” katanya.
Masih dilanjutkannya, di mana mereka semua dengan senang hati dan semangat memisahkan daging hewan kurban itu dari tulang belulangnya. Mereka saling bergotong royong, dan masing-masing menjalankan tugasnya.
Ada yang memotong tulang, ada yang memisahkan dagingnya dengan tulangnya, ada yang bagian menimbang, ada bagian yang bungkusnya, dan ada juga bagian yang catat.
“Dimana setelah itu semua selesai, maka terkumpul ratusan bungkus daging hewan kurban. Di mana bungkusan ini sendiri kita bagikan untuk masyarakat dan juga lainnya,” ucapnya.
Masih disampaikannya, Hari Raya Idul Adha ini sendiri merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam khususnya untuk meneladani nilai keikhlasan, ketaatan, pengorbanan, dan kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Kepatuhan kepada Allah Swt merupakan bentuk tertinggi dari keimanan dari seorang hamba-Nya, dan oleh karena itu, ibadah kurban di hari Raya Idul Adha sendiri memiliki makna mendalam.
“Tidak hanya sebagai bentuk ketakwaan kepada Sang Khalik semata saja, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama umat di dunia ini,” imbuhnya.
(Yanti)










