Palembang. Lamanqu. Com
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-125, PT Pegadaian melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali melaksanakan kegiatan Pegadaian Peduli Dhuafa Tahun 2026 dengan tema “125 Tahun Hadir MengEMASkan Harapan”.
Program ini merupakan kegiatan sosial berupa kunjungan dan pemberian bantuan kepada 125 (seratus dua puluh lima) panti asuhan dan panti sosial di berbagai wilayah Indonesia.
Khusus di wilayah kerja Kanwil III Palembang, Pegadaian menyalurkan bantuan dalam bentuk paket sembako untuk 10 panti dengan nilai Rp5.000.000,- untuk masing-masing panti.
Adapun panti asuhan di Area Palembang yang menerima bantuan, yaitu:
Panti Asuhan Baitul Ihwan
Panti Asuhan Al Fatih
Panti Asuhan Ar -Rauf
Panti Asuhan Miftahul Huda
Selain itu, bantuan juga disalurkan ke beberapa wilayah lain di Sumbagsel, antara lain:
Area Jambi
Yayasan Izzati Jannah
Yayasan Teratai Jaya Jambi
Yayasan Rumah Peduli Yatim
Area Lampung
Panti Sosial Jompo “Tresna Werdha”
Panti Asuhan Difabel SLB “Dharmasari”
Pondok Yatim, Dhuafa, Muallaf dan Penghafal Al-Qur’an “Al Faruq”
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penghuni panti serta memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan operasional panti.
Pemimpin Wilayah Sumbagsel PT Pegadaian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui program Pegadaian Peduli Dhuafa ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pegadaian tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kepedulian sosial. Momentum 125 tahun ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus ‘mengEMASkan harapan’, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Pemimpin Wilayah Sumbagsel.
Pegadaian berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, serta memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
###
Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.
Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.
Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).
Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.
Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id.
(Yanti/rilis)










