Kebumen, LamanQu.Com – Kamis (05/03/2026), pagi di Desa Somagede dibuka dengan langkah-langkah kecil yang penuh arti. Emak-emak dan bapak-bapak berjalan beriringan membawa ember berisi batu koral, membaur tanpa jarak bersama Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen. Di atas tanah yang kelak menjadi jalan rabat beton, mereka menanamkan tenaga dan harapan.
Ember-ember itu berpindah tangan, dari tumpukan koral menuju mesin molen yang terus berputar. Di sanalah batu, pasir, dan semen dipertemukan, diaduk menjadi satu adonan kokoh yang akan menguatkan akses desa. Di sela kesibukan, terdengar canda ringan. Seorang ibu tersenyum sambil menyeka keringatnya, “Biar anak-anak nanti jalannya halus, Pak.” Ucapan sederhana itu mengandung doa panjang tentang masa depan.
Tak ada sekat antara prajurit dan warga. Bapak-bapak mengangkat koral, prajurit menuang adonan, yang lain meratakan beton dengan teliti. Peluh jatuh bersama, menyatu dengan debu dan semangat yang tak surut. Gotong royong hari itu bukan hanya tentang membangun jalan, tetapi tentang meneguhkan rasa memiliki dan cinta pada desa sendiri.
Komandan Kodim Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi ruh utama dalam setiap pelaksanaan TMMD. “Kebersamaan inilah yang membuat pembangunan bukan sekadar proyek, melainkan gerakan hati,” ungkapnya.
Melalui TMMD Reguler ke-127, Tentara Nasional Indonesia kembali menunjukkan bahwa kekuatan terbesar bangsa ini terletak pada persatuan. Di Somagede, dari ember-ember kecil dan molen yang terus berputar, lahir jalan baru jalan yang dibangun bukan hanya dengan semen dan batu, tetapi dengan cinta dan kebersamaan.




