• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, April 8, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Peresmian Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Palembang, Sumatera Selatan: Upaya Tingkatkan Perlindungan Masyarakat dari Bahaya Dengue

Reporter YN
18 Februari 2026
Bahaya Dengue
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Melanjutkan pemantauan aktif vaksinasi dengue yang sebelumnya telah diresmikan di Jakarta (29/09), hari ini, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, bersama Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya meresmikan program yang sama di Kota Palembang.

Dr. H. Herman Deru, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, menyambut baik inisiatif vaksinasi dan pemantauan aktif sebagai bagian dari upaya pengendalian dengue di Sumatera Selatan, yang merupakan bagian dari visi jangka panjang pembangunan kesehatan di daerah. “Dengue bukan sekadar isu musiman, melainkan tantangan kesehatan yang harus kita hadapi secara berkelanjutan dan terencana. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki komitmen kuat untuk memperkuat upaya pencegahan dengue, sejalan dengan target nasional dan global menuju nol kematian akibat dengue pada 2030.

Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan langkah yang lebih proaktif, berbasis data, dan melibatkan kolaborasi lintas sektor. Upaya pengendalian vektor dan edukasi masyarakat tetap menjadi fondasi penting, namun perlu dilengkapi dengan inovasi kesehatan dan pendekatan pencegahan yang didukung bukti ilmiah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi akademik, dan mitra kesehatan dalam pemantauan aktif vaksinasi dengue di Palembang ini mencerminkan komitmen bersama untuk melindungi generasi muda dan memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat Sumatera Selatan ke depan, serta mencapai ‘nol kematian akibat dengue di Palembang pada tahun 2030.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOMC, mengingatkan masyarakat bahwa dengue bukanlah penyakit musiman. “Sepanjang tahun, masyarakat Palembang menghadapi ancaman dengue. Berdasarkan data Dengue Kabkota di Sumsel pada tahun 2025 per 31 Desember dilaporkan sebanyak 4.437 kasus dengan 22 kematian. Dengan kasus tertinggi dengue pada tahun 2025 yaitu Palembang sebanyak 968 kasus dan 3 kematian. Dari rekapitulasi laporan, dalam 5 tahun terakhir kasus dengue ditemukan paling banyak pada kelompok umur 15-44 tahun (42% dari total kasus) dan dalam 7 tahun terakhir kematian dengue ditemukan paling banyak pada kelompok umur 5-14 tahun (41% dari total kasus). Berdasarkan data tersebut, anak usia sekolah menjadi kelompok rentan terkena dengue.

Sebagai pemerintah provinsi, kami terus mendorong penguatan upaya pencegahan dengue secara berkelanjutan di seluruh kabupaten kota, melalui penerapan 3M Plus, edukasi masyarakat tentang kebersihan lingkungan, penguatan peran jumantik, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi seperti Ovitrap. Namun, kami menyadari bahwa tantangan dengue yang semakin kompleks memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif.

Oleh karena itu, kolaborasi Dinas Kesehatan Kota Palembang dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dalam pelaksanaan vaksinasi dengue serta pemantauan aktif pada anak-anak usia 6-10 tahun di Palembang menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan, khususnya bagi kelompok usia yang rentan. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi pembelajaran dan model bagi penguatan upaya pengendalian dengue di wilayah lain di Sumatera Selatan, melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.”

Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A (K)., M.Kes., menegaskan, “Dengue merupakan penyakit endemis di Indonesia yang sering kali dianggap ringan, padahal pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi berat dan berisiko menyebabkan kematian. Persepsi ini masih cukup umum di masyarakat kita, sehingga upaya pencegahan menjadi sangat penting. Pencegahan dengue perlu dilakukan secara konsisten melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) terutama dengan menerapkan 3M Plus secara konsisten.

Berbagai pendekatan yang telah berjalan, seperti Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik tetap menjadi bagian penting dari upaya pengendalian dengue. Metode inovatif, termasuk vaksinasi, hadir sebagai pelengkap untuk memperkuat upaya-upaya tersebut sehingga pencegahan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan rantai penularan dengue dapat ditekan secara berkelanjutan. Pemantauan aktif di Palembang menyasar 7.500 anak, di 60 Sekolah Dasar di wilayah kerja 10 Puskesmas dengan laporan kejadian tertinggi di Palembang, dengan 5.000 di antaranya mendapatkan vaksinasi. Kota Palembang sendiri dipilih dengan pertimbangan sebagai wilayah dengan angka kejadian dengue tertinggi di Sumatera Selatan. Vaksin yang digunakan dalam pemantauan aktif ini telah dipasarkan di Indonesia selama lebih dari 3 tahun dan telah direkomendasikan oleh asosiasi medis untuk digunakan bagi anak dan dewasa.

Palembang dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan pemantauan aktif tidak hanya karena tingginya kasus di kota ini, tetapi juga melihat kesiapannya, dan berdasarkan diskusi dengan para ahli, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan setempat.”

Prof. Dr. dr. Mgs. Irsan Saleh, M.Biomed, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, menyampaikan, “Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya secara konsisten mendukung dan menjalankan setiap upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Palembang secara khusus dan masyarakat Sumatera Selatan secara umum. Kami melakukan upaya ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni tiga pilar utama yang menjadi pedoman kami sebagai akademisi. Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue akan memperkuat pendidikan berbasis riset, menghasilkan bukti ilmiah yang dapat dijadikan dasar dalam pembuatan kebijakan kesehatan, dan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang terdampak dengue. Oleh karena itu, kami merasa terhormat dipercaya sebagai lead dari insiatif Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Palembang. Peran strategis ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung upaya pencegahan dengue berbasis data di tingkat daerah. Kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Jakarta, Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, serta Takeda menjadi elemen penting dalam memastikan inisiatif ini berjalan secara terkoordinasi, berbasis ilmiah, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan pencegahan dengue di wilayah Sumatera Selatan.”

Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), Penanggung Jawab Kegiatan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Nasional, menyatakan, “Pemantauan aktif ini bertujuan memperkuat upaya perlindungan terhadap dengue melalui pendekatan yang lebih menyeluruh dan berbasis pemantauan kesehatan jangka panjang. Kegiatan vaksinasi beserta pemantauannya yang diresmikan hari ini merupakan bagian dari Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue multinegara yang juga dilaksanakan di Thailand dan Malaysia. Di Indonesia, program pemantauan aktif ini berlangsung di tiga kota, yaitu Jakarta, Palembang, dan Banjarmasin, dalam periode tiga tahun.

Di Palembang, pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, dan puskesmas setempat, dengan melibatkan anak-anak yang divaksinasi maupun yang tidak divaksinasi, sesuai dengan kesediaan orang tua untuk berpartisipasi. Melalui pemantauan yang terstruktur, kami berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kesehatan anak-anak di wilayah dengan beban dengue yang tinggi, sekaligus memperkuat upaya pencegahan dengue ke depan secara berkelanjutan.”

Prof. Sri menambahkan bahwa di luar pemantauan aktif ini, vaksinasi dengue juga telah diberikan pada anak Sekolah Dasar di beberapa kota seperti Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Probolinggo dan Minahasa Utara, atas inisiatif Pemda setempat. Ia menegaskan bahwa vaksinasi merupakan salah satu inovasi di bidang kesehatan yang aman dan efektif dalam mencegah penyakit infeksi berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. “Orang tua menerima dengan baik dan vaksinasi yang diberikan pada anak-anak aman. Oleh karena itu hasil dari pemantauan aktif ini sangat dinantikan sebagai dasar pemberian vaksinasi dengue dalam program nasional untuk menyongsong “Zero dengue death” di tahun 2030, atau paling tidak kita dapat menurunkan 50% kematian dan 25% angka kejadian dengue,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Arif Abdillah, Head of Medical Affairs, PT Takeda Innovative Medicines, menyampaikan, “Sebagai mitra jangka panjang Indonesia, Takeda berkomitmen untuk mendukung upaya berkelanjutan dalam melindungi masyarakat dari dengue. Tantangan dengue tidak dapat diselesaikan melalui satu pendekatan saja, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor yang konsisten, berbasis sains, dan berorientasi pada dampak jangka panjang. Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dalam program pemantauan aktif ini, kami mendukung upaya penguatan perlindungan kesehatan anak-anak, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dan melindungi lebih banyak keluarga dari risiko penyakit seperti dengue. Inisiatif ini juga turut memberikan pemahaman yang lebih baik dalam pencegahan dengue ke depan dan sejalan dengan misi Takeda untuk berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.”

Sementara itu, Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel Ira.P. Ogatiyah mengatakan, di bulan Februari dan Maret menjaga prilaku hidup bersih dan sehat harus ditingkatkan dan menjaga lingkungan juga harus ditingkatkan.

“Pencegahan penyakit Dengue, kita laksanakan 3M plus, pemberantasan sarang nyamuk,” katanya.

“Hari ini kick off vaksin dangue, salah satu vaksin DBD yang efektif menekan kasus kematian DBD.Target vaksin untuk anak anak SD umur 6 tahun , dua dosis , suntik pertama kemudian 3 bulan suntik kedua, dan dipantau selama 3 tahun,” bebernya.

Dia menuturkan, kasus DBD tahun lalu di Sumsel sekitar 9.000 kasus.”Di Sumsel kasus DBD banyak menyerang anak anak. Harapannya setelah divaksin, penderita DBD menurun, kematian juga menurun. Anak anak di Sumsel , di Palembang terlebih dahulu yang diberikan vaksin. Diharapkan 16 kabupaten kota lainnya juga diberikan vaksin,” pungkasnya.

Tags: Bahaya DenguePerlindungan Masyarakat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reses DPRD Sumsel Dapil V Masa Sidang V Serap Aspirasi Warga: Bahas Terkait Jalan, Sekolah, Kesehatan dan Pertanian

Next Post

Polda Sumsel dan DPRD Sumsel Sepakat Pererat Komunikasi Demi Keamanan Daerah

YN

Info Terkait

Generasi Muda

Satpol PP Palembang Gelar Rapat Koordinasi Deteksi Dini: Libatkan Linmas dan Generasi Muda Jaga Ketertiban Kota

14 November 2025

Berita Terbaru

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Kompetensi Pekerja Baru Untuk Tingkatkan Keandalan Operasional

Unsri Umumkan Hasil SNBP 2026 Hari Ini, 23 Ribu Pendaftar Rebut 2.294 Kursi

Ungkap Kasus 4 Kg Sabu, Kapolrestabes Palembang dan Delapan Personel Satres Narkoba Polrestabes Palembang Raih Penghargaan DPRD Palembang

LKPJ Wali Kota Palembang 2025 , DPRD Tekankan Evaluasi Nyata untuk Masyarakat

Disdik Sumsel Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Dunia Pendidikan

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Sistem Keselamatan Operasional melalui Peningkatan Keandalan Fire Protection System

Polri Hadir di Tengah Bencana, Polda Sumsel Perkuat Bantuan dan Trauma Healing Korban Kebakaran

PLN UP3 Palembang Gencarkan Edukasi Keselamatan Listrik, Warga Diingatkan Waspada Risiko di Rumah

Diskusi Bukan Formalitas, Kuyung Sapran Ingatkan Mahasiswa Jangan Asal Demo Tanpa Kajian

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In